KAJIAN ARKEPTIPAL DAN NILAI KEARIFAN LOKAL LEGENDA DI KOTA PURWOREJO SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR MATA KULIAH KAJIAN PROSA

Nurul Setyorini, Suci Riskiana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kajian arkeptipal legenda di Purworejo; (2) nilai kearifan lokal legenda di Kota Purworejo ,dan (3) relevansi kajian arkeptipal dan nilai kearifan lokal di Kota Purworejo sebagai bahan ajar dalam mata kuliah Kajian Prosa Fiksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukakan di beberapa desa wilayah Kabupaten Purworejo yang memiliki cerita legenda. Objek kajian penelitian ini terdiri dari dua, yaitu objek formal dan objek material. Adapun objek formalnya adalah kajian arkeptipal, nilai kearifan lokal, dan relevansinya sebagai bahan ajar, sedangkan objek materialnya adalah legenda di Kota Purworejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara., sedangkan teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini di antaranya pertama perihal kajian arkeptipal, kajian arkeptipal dalam legenda di Purworejo yang membahas legenda Dewi, Candi Ngasinan, Banyuurip, dan Brengkelan; kedua perihal kerifan lokal, kearifan lokal yang ada dalam legenda berupa upacara adat, bahasa, dan mata pencaharian; ketiga perihal relevansi sebagai bahan ajar, penelitian ini relevan sebagai bahan ajar dalam mata kuliah pengkajian sastra baik materi psikologi sastra maupun antropologi sastra. Bahan ajar tersebut bisa berwujud contoh pengkajian maupun bahan pengkajian

 

This research is aimed to describe: (1) archeptypal review of legends in Purworejo; (2) values of local wisdoms contained in legends in Purworejo, and (3) the relevance of archetypal review and values of the local wisdoms as instructional materials of the course Fiction Prose Review. The research methods used were qualitative descriptive methods. This research was conducted in some villages in Purworejo Regency which had legends. The research objects were of two types: formal and material objects. The formal object was comprised of archetypal review, values of local wisdoms and their relevance as instructional materials. Meanwhile, the material object was comprised of the legends existing in Purworejo. The data collection technique used was interview, whereas the data analysis technique used was content analysis. The analysis pointed to several aspects: first, the archetypal review of the legends in Purworejo, which covered four legends, namely the legends of Dewi, Candi Ngasinan (Ngasinan Temple), Banyuurip and Brengkelan. The second aspect dealt with the local wisdoms, which were in the forms of traditional ceremonies, language and livelihood. The third was the relevance of these local wisdoms as instructional materials, which can be used in the course of literary review, either literary psychology or literary anthropology. The instructional materials can be in the forms of review examples or review materials.


Keywords


Archetypal study; legends; instructional material

References


Ayat, R. (1986). Kepribadian budaya bangsa (local genius). Jakarta: Pustaka Jaya.

Bacom, W.R. (1984). Four function of folklor. In Alan Dundes (ed).(1984). The study of folklore. Engelwood Clifis: N. J. Pretice Hall.

Griffith, Jr., K. (1982). A writing essays about literature. New York: Har-court Brace Jovanovich, Inc.

Nurgiyantoro, B. (2010). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Prastowo, A. (2012). Panduan kreatif membaca bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Sangidu. (2004). Metode penelitian sastra, pendekatan teori, metode dan kiat. Yogyakarta: UGM.

Setyorini, N. (2014). Aspek-aspek stilistika novel “Lalita” karya Ayu Utami. Jurnal Bahtera, 1 (2), 21-33.

--------------.(2015). Aspek-aspek diksi novel “Mataraisa” karya Abidah El Khaileqy dan novel “Larung” Karya Ayu Utami (kajian komparatif)”. Seminar Nasional dan Lounching Adobsi, Surakarta, 6 Februari 2015.

Saryono, D. (2009). Dasar apresiasi sastra. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Sumardjo, J., & Saini, K. M. (1997). Apresiasi kesastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Waluyo, H.J. (2011). Pengkajian dan apresiasi prosa fiksi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Wiyatmi. (2010). “Konstruksi gender dalam novel “Geni Jora” karya Abidah El Khaileqy”. Humaniora, 22 (2),196-206.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v17i2.9659

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra



   Lisensi Creative Commons
          p-ISSN                       e-ISSN

JPBS is published by:

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (Faculty of Language and Literature Education), Universitas Pendidikan Indonesia,

with

TEFLIN, and APPBIPA



View My Stats