Hubungan Kesiapan Keluarga Dengan Kondisi Demensia Lansia

Santa Theresia Handayani Sembiring, Elizabeth Ari Setyarini

Abstract


ABSTRAK

Indonesia adalah negara yang termasuk era penduduk berstruktur lansia karena jumlah penduduk yang berusia 60 tahun keatas sekitar 7,18%. Meningkatnya populasi lanjut usia ini menimbulkan berbagai perubahan yang berdampak pada masalah kesehatan, salah satunya adalah fungsi kognitif yaitu demensia. Penurunan fungsi kognitif ini menyebabkan lansia membutuhkan bantuan orang lain dalam aktivitasnya. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam perawatan lansia demensia yang tinggal di rumah. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi hubungan kesiapan keluarga dengan kondisi demensia lansia di Posbindu. Penelitian dengan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dan total sampling yangdilaksanakan pada Bulan Mei - Juni 2017. Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value = 0,896, hal ini berarti bahwa Ha ditolak sehingga tidak ada hubungan kesiapan keluarga dengan kondisi demensia lansia. Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan kesiapan keluarga dengan kondisi demensia lansia di Posbindu RW 06 Cimareme. Rekomendasi penelitian adalah pentingnya kesiapan dan pendampingan keluarga dalam memberikan rasa nyaman dan aman pada lansia dalam keluarga.

 

ABSTRACT
 Indonesia is a country which includes an era of Aging Structured Populationbecause the population aged 60 years and above is around 7.18%. The increase in the elderly population raises various changes that have an impact on health problems, one of which is cognitive function namely dementia. This decline in cognitive function causes the elderly to need help from others in their activities. Families have a very important role in the care of elderly dementiawho live at home. The purpose of this study was to identify the relations between family readiness with dementia conditions of the elderly at Subdistrict Center Health Care. The research with quantitative method with cross sectional and total sampling design was carried out from May to June 2017. The Chi-Square test results obtained p-value = 0.896, this means that Ha was rejected so there was no the relations between the relations between family readiness with dementia conditions of the elderly. The conclusion of the study was that there was no the relations between the relations between family readiness with dementia conditions of elderly at Subdistrict Center Health Care. Research recommendations are the importance of family readiness and assistance in providing a sense of comfort and safety to the elderly in the family.

 


Keywords


elderly; dementia; family preparedness

Full Text:

PDF

References


Argarini, Diah. (2011). Pengaruh Perencanaan Pemulangan (Discharge Planning) Terhadap Kesiapan Keluarga Pasien Menghadapi Pemulangan pada Pasien Stroke di RSD d. Soeban di Jember.

Artinawati, Sri. (2014). Asuhan Keperawatan Gerontik. Bogor : In Media.

Aspiani, RenyYuli. 2014. Buku Ajar Asuhan KeperawatanGerontik. Jakarta: CV.Trans Info Media.

Azizah, Lilik Ma’fifatul. 2011. Keperawatan LanjutUsia. Yogyakarta: GrahaIlmu.

Badan Pusat Statistik. (2010). Statistik Penduduk Lanjut Usia. Jakarta: Salemba Medika

Chaplin, J.P. (2006). Kamus lengkap Psikologi.(Penerj. Kartini Kartono).Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Data Badan Pusat Statistik Jawa Barat. 2013. 5 April 2017. http://jabar.bps.go.id/linkTabelStatis/viiew/id/75.

Data Dinas Kesehatan Jawa Barat. 2014. Profil Kesehatan Tahun 2014. 5 April 2017. http://www.diskes.jabarprov.go.id

Friedman, Family Nursing: Research, Theory, and Practice, 5th Edition. The University of Arizona

Manlea, Edita MB.(2016). Hubungan Karakteristik Lansia dengan Pemenuhan Aktivitas Sehari-hari Lansia di Posbindu Desa Kertamulya Wilayah Kerja Puskesmas Padalarang.

Maryam, dkk (2012) Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Activity Daily Living Dengan Demensia Pada Lanjut Usia Di Panti Werdha.

Mujahidullah. (2012) Keperawatan Geriatrik: Merawat Lansia Dengan Cinta dan Kasih Sayang. Penerbit : Pustaka Jaya. Jogjakarta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Rakhmawati. Vera. (2012). Dukungan keluarga pada lansia yang mengalami demensia. http://lib.ui.ac.id/naskahringkas/2015-08/S46565-vera%20rakhmawati%20nugraheni

Ramadian. (2012). Gambaran Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Tiga Yayasan Manula Di Kecamatan Kawangkoan.

Rini Suharni (2010). Tingkat pengetahuan keluarga dalam merawat lansia dan Kesiapan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Menderita Stroke Di Desa Kebakkramat Karanganyar.

Robbins, Stephen P. & Timothy A. Judge. (2008). Perilaku Organisasi Edisi ke-12, Jakarta: Salemba Empat.http://www.sciepub.com/reference/151297

Setiati.(2013). Konsep dan Praktik Penulisan riset Keperawatan.Edisi kedua. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sunaryo, dkk .(2016). Asuhan Keperawatan Gerontik.Yogyakarta :Andi.

Wiyono, Joko dkk. Pengalaman Keluarga Merawat Lansia Dengan Tingkat Ketergantungan Tinggi Di Rumah, Kota Malang, Jawa Timur: Studi Fenomenologi.

Zwanswijk (2013). Informal Caregiver Of People With Dementia : Problems, Needs, And Support In The Initial Stage And In Subsequent Stage Of Dementia: A Quetionnaire Survey. The Open Nursing Journal.2013. 7, 6-13.




DOI: https://doi.org/10.17509/jpki.v5i1.15722

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia(JPKI). diterbitkan oleh Prodi DIII Keperawatan FPOK UPI disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Berdasarkan ciptaan pada http://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI/index
StatCounter - Free Web Tracker and Counter
View My Stats

Alamat :
Kantor Prodi DIII Keperawatan FPOK UPI Lantai 2
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154
Jawa Barat, Indonesia
E-mail : jpki@upi.edu