Determinan Perubahan Anggaran Belanja Modal

Chanif Rizqiyati, Halim Dedy Perdana, Doddy Setiawan

Abstract


Abstract. This study aims at examining the determinants of capital spending rebudgeting in Indonesia local government. There are four independent variables in the study: local revenue (PAD), the remaining balance in the budget (SiLPA), the region size, and economic growth. Sample of the study consists of district/cities in Indonesia. There are 326 district/cities for 2 years (2012-2013) observations. Method? The result of the study shows that four independent variables: local revenue (PAD), the remaining balance in the budget (SiLPA), the region size, and economic growth positively affect capital spending rebudgeting in Indonesia local government. Therefore, the higher local revenue, the higher the remaining balance in the budget (SiLPA), the bigger size of local government and the higher economic growth will likely increase the capital spending rebudgeting.

 

 

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perubahan anggaran belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Terdapat empat variabel independen dalam penelitian ini: pendapatan asli daerah (PAD), sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), luas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi. Sampel penelitian ini terdiri dari kabupaten/kota di Indonesia. Ada 326 kabupaten/kota dari 2 tahun (2012-2013) pengamatan. Methodologi penelitian? Hasil penelitian menunjukan bahwa empat variabel independen: pendapatan asli daerah (PAD), sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), luas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap perubahan anggaran belanja modal. Oleh karena itu semakin tinggi pendapatan asli daerah, semakin tinggi sisa lebih perhitungan anggaran, semakin luas wilayah pemerintah daerah dan semakin tinggi pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan meningkatkan perubahan anggaran belanja modal.

 

Kata kunci :Belanja Modal; Pertumbuhan Ekonomi; PAD; Luas Wilayah; SiLPA.



Keywords


Keywords. Capital Expenditure; Economic Growth; PAD; Region; SiLPA

Full Text:

PDF

References


Abdullah, S. (2013). Perubahan APBD. September 11 2015, https://syukriy.wordpress.com/

Abdullah, S., & Junita, A. (2015). Bukti Empiris Tentang Pengauh Budget Ratcheting Terhadap Hubungan Antara Pendapatan Sendiri Dan Belanja Daerah Pada Kabupaten/Kota Di Aceh. In Asia Pacific Confrence On Accounting and Finance.

Abdullah, S., & Rona, R. (2015). Pengaruh Sisa Anggaran Pendapatan Sendiri dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal: Studi atas Perubahan Anggaran Kabupaten/Kota di Indonesia. In Konfrensi Regional Akuntansi II Malang (pp. 1–23).

Annesi, P. E., Sicilia, M., & Steccolini, I. (2012). Budgeting and Rebudgeting in Local Government-Siamese Twins. Public Administration Review, 72(6), 875–884.

Arwati, D., & Hadiati, N. (2013). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. In Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan Semarang (pp. 498–507).

Asmara, J. A. (2010). Analisis perubahan alokasi belanja dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBA) Provinsi Naggroe Aceh Darussalam. Jurnal Telaah & Riset Akuntansi, 3(2), 155–172.

Darwanto, & Yustikasari, Y. (2007). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal. In Simposium Nasional Akuntansi X Makassar (pp. 1–25).

Jaya, I. P. N. P. K., & Dwirandra, A. A. N. . (2014). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah pada Belanja Modal dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Variabel Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 7(1), 79–92.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.

Kumorotomo, W. (2010). Akuntabilitas Anggaran Publik: Isu Politik, Prioritas Belanja dan SILPA dalam Alokasi APBD di Beberapa Daerah. In Konferensi Administrasi Negara ke-3 Bandung (pp. 1–22).

Kusnandar, & Suswantoro, D. (2012). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran dan Luas Wilayah Terhadap Belanja Modal. Universitas Indonesia.

Latan, H. (2014). Aplikasi Analis Data Statistik Untuk Ilmu Sosial Sains dengan IBM SPSS. Bandung: Alfabeta.

Lin, J. Y., & Liu, Z. (2000). Fiscal Decentralization and Economic Growth in China. Economic Development and Cultural Change, 49(1), 1–21.

Mardiasmo. (2005). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Maryadi. (2014). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran dan Luas Wilayah Terhadap Belanja Modal Pada Kabupaten dan Kota di Indonesia Tahun 2012. Jurnal Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, 1–26.

Mayasari, L. P. R., Sinarwati, N. K., & Yuniarta, G. A. (2014). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal Pada Pemerintah Kabupaten Buleleng. E-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 2(1).

Peraturan Menteri Dalam Negeri. (2006). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara.

Peraturan Pemerintah. (2010). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Republik Indonesia. (2004a). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

Republik Indonesia. (2004b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2013). Research Method for Business: A Skill Building Approach. United Kingdom: John Wiley & Sons Ltd.

Tuasikal, A. (2008). Pengaruh DAU, DAK, PAD dan PDRB Terhadap Belanja Modal Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Telaah & Riset Akuntansi, 1(2), 142–154.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/jrak.v7i1.15140

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats