PENGARUH PEMBELAJARAN AKTIVITAS RITMIK TERHADAP PERKEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA

Odilia Lasrina, yunyun Yudiana, Surdiniaty Ugelta

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran aktivitas ritmik dalam pembelajaran pendidikan jasmani dapat meningkatkan perkembangan motorik siswa di SD Katolik Santa Ursula. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen dengan menggunakan desain penelitian The One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Katolik Santa Ursula. Teknik sampling yang digunakan cluster random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 34 orang. Hasil penelitiannya yaitu pembelajaran aktivitas ritmik berpengaruh signifikan terhadap perkembangan keterampilan motorik siswa

Keywords


pembelajaran aktivitas ritmik, keterampilan motorik

Full Text:

PDF

References


Aip Syarifuddin dan Muhadi. (1992). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Depdikbud Ditjen Dikti.

Anwar, M. H. (2005). Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Sebagai Wahana Kompensasi Gerak Anak. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, Vol. 3, No. 1, Hal. 45 – 53.

Bakhtiar et.al. (2010). Effects of Selected Exercises on Elementary School Third Grade girl Students’ Motor Development. Asian Journal of Sports Medicine. 2, (1), 52-56

Chow, B.C and Chan Lily.(2011). Gross Motor Skills of Hong Kong Preschool Children.Asian Journal of Physical Education & Recreation.

Fraenkel, Jack R dan Wallen, Norman E. 2012. How to Design and Evaluate Research in Education (sixth edition). New York: McGraw-Hill Companies.

Gallahue, David L. (1996). Developmental Physical Education for Today’s Children (third edition). USA: Brown&Benchmark Publisher

Gallahue, D.J danOzmun, J.C. (1998).Understanding Motor Development.

Singapore.Hill Company

Garaigordobil, M &Berrueco, L. (2011). Effects of a Play Program on Creative Thinking of Preschool Children The Spanish. Journal of Psychology. 14, (2), 608-618.

Giriwijoyo dan Dikdik. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung : Alfabeta.

Harsono, (1988).Coaching dan aspek-aspek psikologis dalam coaching. Jakarta.

Haywood, Katlhen M. (1993). Life Span Motor Development (second edition). USA: Human Kinetics.

Loviani,S. (2015). Pengaruh Model PermainanTaktis Dan Pembelajaran Kooperatif dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Terhadap Perkembangan Motorik Siswa SD Temasek International School.(Tesis).Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Lutan, Rusli.(2001). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Dikbud.

Mahendra, Agus (2008). Permainan Anak dan Aktivitas Ritmik. Jakarta: Universitas

Terbuka.

Mahendra, Agus (2015). Dasar Pengembangan Aktivitas ritmik Di Sekolah Dasar.Bandung :CV.Bintang Warli Artika.

Mutohir, T. Ch. dan Maksum, A. (2007). Sport Development Index: Konsep, Metodologi, dan Aplikasi. Jakarta: PT. Indeks.

Pang, A. W. Y. (2009).Fundamental Motor Skill Proficiency of Hong Kong Children Aged 6–9 Years. Journal of Research in Sports Medicine. 17, (2) :125–144.

Payne, V.G. and Issacs, Larry D., (2012) Human Motor Development a Lifespan Approach. (8th Eds.) New York : McGraw-Hill

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah.

Raudsepp, L. And Pall, P. (2006) yang berjudul :The Relationship Between Fundamental Motor Skills And Outside School Physical Activity Of Elementary School Children. Pediatric.18,426-435.

Saputra, Yudha M. (2010). Pertumbuhan dan Perkembangan Motorik Anak. Bandung: FPOK UPI.

Schmidt, Richard A. (2000). Motor Learning & Performance (second edition). USA: Human Kinetics.

Shala, Merita. (2009). Assesing gross motor skill of kosovar preschool children. Journal of early child development and care. 179, (7), 969-976

Sork, S,. And sanders S. W. (2008). Physical education in early childhood. The elementary school journal. 108, (3), 197-206

Sugiyono, (2010).Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung :Alfabeta

Suharjana, F. (2010). Aktivitas Ritmik Dalam Pendidikan JasmaniDi Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sukamti. (2010). Perkembangan motorik kasar anak usia dini sebagai dasar menuju prestasi olahraga [Online]. Tersedia www.fik.uny.edu/Perkembangan0Motorik0Kasar0994877324.html [12 Januari 2013]

Sukintaka, (1992), TeoriBermain, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Sumarlis, V. (2005). Kontribusi aspek motorik, persepsi dan Bahasa Terhadap resiko belajar (identifikasi dini yang dilakukan ditingkat prasekolah). Tesis tidak diterbitkan. Depok: universitas Indonesia

Toho Cholik M. dan Rusli Lutan. (1997). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta:Depdikbud Ditjen Dikti.

Ugelta, Surdiniaty (2012). Pengaruh Model Pembelajaran Aktivitas Ritmik Dalam Konteks Pendidikan Jasmani Terhadap Derajat Sehat Dinamis Dan Persepsi Estetika Murid Sekolah Dasar. Disertasi Tidak Diterbitkan. Bandung:Universitas Pendidikan Indonesia

Venetsanou dan kambas. (2010). Enviromental Factor Affecting Preschoolers Motor Development. Journal of early childhood education. 37, 319-327

Wong, K. Y. A. dan Cheung, S. Y. (2010).Confirmatory Factor Analisys of Test of Gross Motor Development-2. Journal of Measurement in Physical Education and Exercise Science, 14, 202-209.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License