KONTRIBUSI BAHASA SUNDA TERHADAP PEMERKAYAAN BAHASA INDONESIA

Nandang R. Pamungkas

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kontribusi bahasa Sunda terhadap pemerkayaan bahasa Indonesia serta menggali dan menginventarisasi beberapa kosakata bahasa Sunda yang dapat diserap ke dalam bahasa Indonesia. Salah satu upaya untuk memperkaya kosakata bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan cara penyerapan. Adapun dalam kaidah penyerapan bahasa Indonesia dinyatakan bahwa bahasa daerah merupakan prioritas kedua sebagai sumber penyerapan setelah bahasa Melayu. Sementara itu, bahasa asing menjadi alternatif terakhir. Dengan demikian, kekayaan bahasa daerah yang kita miliki dapat dijadikan modal untuk memerkaya kosakata bahasa Indonesia. Salah satu bahasa daerah itu adalah bahasa Sunda. Penyerapan kosakata bahasa Sunda ke dalam bahasa Indonesia perlu dilakukan, selain sebagai upaya pengembangan bahasa Indonesia juga sebagai upaya pelestarian dan perevitalisasian Bahasa daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak kosakata bahasa Sunda yang berpeluang menjadi kosakata bahasa Indonesia, terutama kosakata yang memiliki konsep, ide, atau gagasan yang tidak dimiliki bahasa Indonesia.


Keywords


kontribusi; kosakata; bahasa sunda; pemerkayaan.

References


Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2013. Kumpulan Makalah Kongres Bahasa Indonesia X . Jakarta: Kemendikbud.

Chaer, Abdul. 2007. Leksikografi dan Leksikologi Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Djajasudarma, T. Fatimah. 1993. Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: Eresco.

Khak, Abdul dkk. (Ed.). 2012. Teroka Bahasa: Untaian Artikel Kebahasaan di Media Massa. Bandung: Balai Bahasa Jawa Barat.

Kulsum, Umi. 2014. Menyelisik kosakata bahasa Sunda dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi IV. Dalam Jurnal Metalingua Vol. 12, No. 2, Desember 2014. Bandung: Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat.

Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia. 2007. Pedoman Pembentukan Istilah. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Pateda, Mansoer. 2010. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Pusat Bahasa. 2014. Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Samsudin, Dindin. 2015. Peran Media dalam Pemasyarakatan Istilah Bahasa Indonesia. Dalam Jurnal Metalingua Vol. 13, No. 2, Desember 2015. Bandung: Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat.

Samsudin, Dindin. 2016. Leksikon Bahasa Daerah sebagai Pemerkaya Bahasa Indonesia. Dalam Prosiding Seminar Nasional Bahasa Ibu, Denpasar, 26-27 Februari 2016. Bali: Universitas Udayana.

Sugiyono. 2008. Pengembangan Kosakata dan Istilah Indonesia. Dalam Seminar Bahasa dan Sastra Mabbim-Mastra. Jakarta: Pusat Bahasa.

Sugono, Dendy (Ed.). 2003. Pengindonesiaan Kata dan Ungkapan Asing. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Sulastri, Hari. 2013. Peran Media Massa dalam Perkamusan. [Daring]. Diakses dari http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/artikel/1408. Diakses 4 Januari 2016, pukul 10.00 WIB.

Syamsuri, Andi Sukri. 2013. Bahasa Indonesia sebagai Penghela Ilmu Pengetahuan dan Wahana Iptek: Pembentukan Istilah sebagai Salah Satu Usaha Mewujudkannya. Makalah dalam Kongres X Bahasa Indonesia, hlm. 14. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Tamsyah, Budi Rahayu dkk. 2008). Kamus Lengkap Sunda-Indonesia, Indonesia- Sunda, Sunda-Sunda. Bandung: Pustaka Setia.

Unud. 2016. Prosiding Seminar Nasional Bahasa Ibu IX: Strategi Kepunahan Bahasa-bahasa Lokal sebagai Warisan Budaya Bangsa. Bali: Universitas Udayana.




DOI: https://doi.org/10.17509/rb.v3i1.11526

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.17509/rb.v3i1.11526.g7449

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 site
stats View My Stats