PENGARUH LATIHAN DENGAN POSISI NET BERUBAH TERHADAP HASIL SHORT SERVIS BACKHAND DALAM BULUTANGKIS

Fahmi Abdul Fatah, Respaty Mulyanto, Rana Gustian Nugraha

Abstract


Bulutangkis adalah cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat, tidak terkecuali Indonesia. Salah satu teknik dasar bulutangkis yang menentukan awal permainan adalah servis. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh dan manakah yang lebih baik antara latihan dengan posisi net berubah dan net tetap. Populasi dalam penelitian ini ekstrakulikuler bulutangkis yang berada se kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang. Sampel penelitian ini adalah ekstrakulikuler bulutangkis sekolah dasar  kecamatan Cisitu. Desain yang digunakan penelitian ini adalah “the nonequivalent control group design”. Teknik analisis penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil perhitungan diketahui dengan taraf 95%. N sebesar 20, diperoleh untuk posisi net berubah P-value Sig sebesar 0,020<0,05 dengan peningkatan 15,14%. Sedangkan latihan dengan posisi net tetap P-value sebesar 0,001<0,05 dengan peningkatan 13,19%. Dari data tersebut terdapat pengaruh signifikan latihan dengan posisi net berubah dan net tetap terhadap hasil short servis backhand. Dengaan persentase peningkatan lebih besar latihan dengan posisi net berubah.


Full Text:

PDF

References


Bahagia, Y. (2000). prinsip-prinsip pengembangan dan modifikasi cabang olahraga. jakarta: depdikbud.

Harsono. (2001). Coaching dan aspek-aspek pisikologi dalam coaching. jakarta: Tambak Kusuma.

Hetti. (2010). Sejarah Olahraga Bulutangkis. Bogor: Quardra.

Juliantine, t., Yudiana, Y., & Subarjah, H. (2007). Teori Latihan. Bandung: Modul Pembelajaran UPI.

Maulana. (2009). Memahami hakikat, variabel dan instrumen penelitian pendidikan dengan benar. Bandung: Learn2live,n Live2laern.

Nurhasanah, & Hasanudin. (2014). Tes dan pengukuran keolahragaan. Bandung: Modul pembelajaran Universitas Pendidikan Indonesia.

Poole, J. (2011). Belajar Bulutangkis. Bandung: Pionar Jaya.

Qalbi. (2017). Hubungan kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan servis pendek pada atlet UKM Bulutangkis Unsyiah. Jurnal ilmiah mahaiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi , 49-60.

Saripin. (2015). Meningkatkan gerak dasar short servis backhand melalui model peer teaching pada permainan bulutangkis. mimbar pendidikan dasar , 47-52.

Subarjah, H. (2011). Permainan Bulutangkis. Bandung: Bintang Warliartika.

Sugiyono. (2016). metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suherman, A. (2011). Penelitian Pendidikan. Sumedang: ArjunaIndra.

Suherman, A. (2013). Penelitian Pendidikan. Cimahi: ArjunaIndra.

Tohar. (1992). Olahraga Pilihan Bulutangkis. Jakarta: Depdikbud.

Yene, S. (2016). Peningkatan servis panjang bulutangkis melalui model problem based learning. Jurnal pendidikan olahraga , 165-174.

Aeni, A. N., & Muhtar, T. (2017). Nilai-Nilai Kesholehan Sosial pada Mata Kuliah Pembelajaran dan Aktivitas Senam Ritmik II dan Implikasinya terhadap Pendidikan Jasmani di SD. Indonesian Journal of Primary Education, 1(2), 1-12.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

eISSN 2597-9205