ANALISIS PROFIL KEMAMPUAN MULTIREPRESENTASI SISWA BERDASARKAN HASIL TES URAIAN PADA MATERI BUNYI DI SMP

S. Nulhaq, S. Utari

Sari


Pemahaman konsep siswa dapat dilihat dari profil kemampuan multirepresentasi siswa dalam memecahkan masalah, karena siswa dituntut untuk mampu menginterpretasi suatu konsep pada berbagai representasi (multirepresentasi) dalam memecahkan masalah secara tepat. Profil kemampuan multirepresentasi siswa tersebut berdasarkan hasil tes pada dua bentuk soal uraian, yaitu soal uraian terbatas dan soal uraian terstruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis profil kemampuan multirepresentasi siswa dari hasil tes pada bentuk soal uraian terbatas dan soal uraian terstruktur. Selain itu, penelitian ini ditujukan untuk menganalisis profil kemampuan multirepresentasi pada setiap label konsep. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis yang didasarkan pada tafsiran persentase dari hasil tes yang dilakukan siswa. Pada desain penelitian hanya dilakukan post-test dan kelompok yang diperbandingkan ditentukan tidak secara random. Post-test dilakukan dua kali pada dua kelompok homogen yang terdiri dari 30 siswa SMP secara cross sectional, yaitu dilakukannya pertukaran uji tes pada pertemuan selanjutnya untuk menghindari bias. Materi yang diujikan baik pada post-test pertemuan pertama maupun post-test pertemuan kedua adalah materi bunyi SMP dengan menggunakan penilaian berdasarkan kriteria multiple ways. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil kemampuan multirepresentasi siswa dalam mengerjakan tes berbentuk soal uraian terstruktur lebih baik daripada dalam mengerjakan tes berbentuk soal uraian terbatas. Hal tersebut ditunjukan dengan jawaban siswa yang lebih lengkap dan rinci pada setiap kriteria multiple ways saat mengerjakan tes berbentuk uraian terstruktur. Oleh sebab itu, tes berbentuk soal uraian terstruktur lebih baik digunakan pada jenjang SMP yang masih berfikir abstrak.

The understanding of a concept of a student can be measured from their multi representation ability profile in solving the problems, because they are demanded to be able to interpret a concept in various representation (multi representation) to solve the problem accurately. The profile of students’ multirepresentation ability can be discovered from the result of two types of essay tests; they are restricted response items and structurized response items. The aims of this research was to analyze the profile of students’ multirepresentation ability in solving the restricted response items and structurized response items. Furthermore, this research was aimed to analyze the profile of students’ multirepresentation ability in each concept. The method used in the research was descriptive analisys method which was taken from the percentage commentary of the test result. In the research design, post-test was the only test taken. Two groups were taken to be compared in purposive way. The post-test was conducted twice in two homogeneous groups consisted 30 junior high school students in cross-sectional method, which meant that there was an exchange of the test in the next test to avoid a bias. The material given in both post-test was sound for junior high school. The evaluation was done by employing the seven criteria of multiple ways. The result of the test showed that the profile of students’ multirepresentation ability in solving structurized response items was better than in solving restricted response items. It was seen as the students answered more completely and more detail when they solved the structurized response items. Therefore, the structurized response items is better to be used in junior high school level where the students are still in a stage that cannot fully think in abstract way.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Angell, C, O. Guttersrud, dan E.K. Henriksen. 2007 “Multiple representations as a framework for a modeling approach to physics education”.

Creswell, John W. Research Design. Terjemahan.Yogyakarta :Pustaka Pelajar

Djaali, Mulyono. 200. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta : Pps UNJ

Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum. 2003. Kurikulum 2004 SMA Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Fisika. Jakarta: Depdiknas

Gronlund and Linn.( 1995). Meassurement and Assesment in Teaching. New Jersey : Prentice Hall

Goldin, G. A (2002).“Representation in Mathematical Learning and Problem Solving.”Dalam L. D English (Ed). Handbook of International Research in Mathematics Education (IRME). New Jersey : Lawrence Erlbaum Associates

Hopkin., Kenneth. (1981). Educational and Phsykoilgycal Measurement Evaluation. New Jersey : Prentice Hall

Izsak, A. and M.G. Sherin, 2003.“Exploring the Use of New Representation as a Resource for Theaching Learning.”Journal School Science and Mathematics.The University of Georgia and North Western University. 103,(1)

Kohl P, Rosengrant. D, and Finkelstein,N I. 2007. Comparing Explicit and Implicit Teaching of Multiple Representation Use in Physics Problem Solving. Physics Education Research

Lindenfeld, P., 2002. “Format and Content in Introductory Physics”.American Journal of Physics. 70,(1),12

Miller, Patrick W. 2008. Measurement and Teaching. United States of America: Library of Congress Contrl

Nitko, Anthony. 1996. Educational Assesment of Student. New Jersey : Prentice Hall

Popham, W. James.1995. What Teacher Need to Know. Los Angles :Allyn and Bacon

Reif, F. 1995.“Understanding and Teaching Important Scientific Thought Processe”.American Journal of Physics. 63, (1),17-32

S. E. Ainsworth. 2008. The educational value of multiple representations when learning complex scientific concepts.

S. E. Ainsworth. 2008. The educational value of multiple representations when learning complex scientific concepts. [Online] Tersedia: http://www.psychology.nottingham.ac.uk/staff/sea/Ainsworth_Gilbert.pdf

Silverius.1991. Evaluasi Hasil Belajar Umpan Balik. Jakarta : PT. Grasindo

Sudjono, A. 2009. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grasindo Persada

Sudjana, N. (1998). Penilaian Hasil Proses Belajar. Bandung: Remaja Rosda karya

Sudjono, 1998.Pengejaran Matematika untuk Sekolah Menengah.J akarta : P3G Depdikbud

Sugiyono 2010.Metode Penelitian Pendidikan. Bandung :Alfabeta

Sugiyono.2011. Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Ulfarina, L. (2011). Penggunaan pendekatan Multi Representasi pada Pembelajaran Konsep Gerak untuk Meningkatkkan Pemahaman Konsep dan Memperkecil Kuantitas Miskonsepsi Siswa SMP . [On Line]. [18 September 2011]

Waldrip, B dan Prain, V. (2006). “An Exploratory Study of Teachers’ and Students’ Use of Multi-modal Representations of Concepts in Primary Science” . International Journal of Science Education. 28, (15), 1843-1896

Walpole, R.E. (1992). Pengantar Statistika. Edisi 3.Jakarta : PT Gramedia Utama


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Free counters!

 

Jurnal Wahana Pendidikan Fisika (WaPFi) sudah diindeksasi oleh Google Scholar

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.