Penguatan pendidikan karakter melalui metode bercerita

Dety Amelia Karlina, Riana Irawati

Abstract


Pendidikan karakter menjadi sebuah unsur tak terpisahkan dari pembelajaran di sekolah. Guru sebagai pengajar berusaha untuk mengembangkan pendidikan karakter kepada anak didiknya. Seperti yang  diutarakan oleh Douglas (dalam Samani dan Hariyanto: 41) karakter itu merupakan sesuatu yang dikembangkan bukan sesuatu yang diturunkan. Oleh karena itu, pemerintah membuat program penguatan pendidikan karakter yang tercantum dalam Perpres No. 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter (PPK). Dalam PPK ada lima hal yang menjadi pokok bahasannya yaitu tentang religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Salah satu metode pembelajaran yang bisa digunakan dalam mengenalkan pendidikan karakter kepada siswa SD ini adalah metode bercerita. Dalam bercerita sebuah kisah akan memunculkan amanat yang terkandung didalamnya. Siswa bisa tahu karakter atau tokoh teladan yang ada di dalam cerita dan tahu tokoh yang tidak harus diikuti.

Full Text:

PDF

References


Cahyani, Isah & Hodijah. 2008. Kemampuan Berbahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Bandung: UPI Press.

Koesoema, Doni A. 2010. Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo

Majid, Abdul & Aziz Abdul 2008. Mendidik dengan Cerita, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Prawira, Adam. 2017. Contohkan Menteri Jepang Pengamat ini Sarankan Setnov Legowo. Sindonews.com. (Rabu 22 Nov 2017-17.40)

Samani, Muchlas & Hariyanto. 2012. Pendidikan Karakter. Surabaya: Rosda.

Solehudin, Imam. 2017. Inikah Pria yang menjemput Setya Novanto ketika KPK datang? Jawapos.com. (Jumat 17 Nov 2017-12.56)

Subyantoro, 2013. Pembelajaran Bercerita Modal Bercerita untuk Meningkatkan Kepekaan Emosi dalam Berapresiasi Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak

Suyatna, Amir. 2004. Menyimak dan Pengajaran. Bandung: UPI Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Current Research in Education: Conference Series Journal



Publisher: Universitas Pendidikan Indonesia