MENINGKATAKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA YANG MEMILIKI KECENDERUNGAN ADIKSI SITUS JEJARING SOSIAL.

Vivit Puspita Dewi

Abstract


Abstract:. The purpose of the research is to find out and prove empirically about the effectiveness of sosiodrama techniques to improve interpersonal communication skills in students. The main problem of the research was "what is the interpersonal communication skills of students who have a tendency of social networking adiksi can be upgraded through the technique of sosiodrama?", to see the effectiveness will be conducted by uses comparing students with groups of students who have low skills and has a tendency adiksi social networking with students who have only a low skills but don't have the tendency of adiksi social networking. The method of research used quasi experimental design i.e. nonequivalent (Pre test and Post test) Control-Group Design (pre test and post test on two groups), a group of experiments (groups A1 and A2) and control group (group B1 and B2). Sample research consist of 24 students based on the standards of the ideal group with the number of members in each group of 5 members. The sosiodrama technique to be tested had a good influence, that generate a significant increase in overall score changes no students who decline to interpersonal and communication skills to score adiksi the social networking trend decline. Research recommendations are indicated to the supervising teacher (1); and (2) researchers.

 

Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengetahui dan membuktikan secara  empiris tentang efektivitas teknik sosiodrama untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa.  Masalah utama penelitian adalah “Apakah keterampilan komunikasi interpersonal siswa yang memiliki kecenderungan adiksi jejaring sosial dapat ditingkatkan melalui teknik sosiodrama?”, untuk melihat keefektifan akan dilakukan dengan cara membandingkan siswa dengan kelompok siswa yang memiliki keterampilan rendah dan memiliki kecenderungan adiksi jejaring sosial dengan siswa yang hanya memiliki keterampilan rendah tetapi tidak memiliki kecenderungan adiksi jejaring sosial. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent (Pre-test and Post-test) Control-Group Design (pre-test dan post-test pada dua kelompok), yaitu kelompok eksperimen (kelompok A1 dan kelompok A2) dan kelompok kontrol (kelompok B1 dan kelomoik B2). Sampel penelitian sebanyak 24 siswa berdasarkan standar kelompok ideal dengan jumlah anggota pada setiap kelompok 5 anggota. Teknik sosiodrama yang diujikan memiliki daya pengaruh baik, yaitu menghasilkan peningkatan yang signifikan perubahan skor secara keseluruhan tidak ada siswa yang mengalami penurunan untuk keterampilan komunikasi interpersonal dan untuk skor kecenderungan adiksi jejaring sosial mengalami penurunan. Rekomendasi penelitian ditunjukkan kepada (1) guru pembimbing; dan (2) peneliti selanjutnya.


Keywords


teknik sosiodrama; keterampilan komunikasi interpersonal; siswa.

Full Text:

PDF

References


Aelani, L. (2011). Mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Skripsi:PPB FIP UPI Bandung. Tidak diterbitkan.

Barrett, Deborah J. (2006). Strong communication skills a must for today's leaders, handbook of business strategy. Emerald, pp: 385-390

Devito, J. Alih bahasa Agus Maulana MSM. (2011). Komunikasi antar manusia. Jakarta. Professional Books.

Cam, E dan Isbulan, O (2012). A new adiction for teacher candidafest network. TOJET The Turkish Online Journal of Educational Technology. 11, (3), 14-19.

Dillard JP, Solomon DH, Palmer MT (1999). Structuring the concept of relational communication. Journal Commun. Monogr., 66: 49-65.

Drussell, John. (2012). Social networking and interpersonal communication and conflict resolution skills among college fr. Master of social work clinical. Research Papers. Paper 21.http://sophia.stkate.edu/msw_papers/21

Griffiths MD. (2013). Social networking addiction: emerging themes and issues. J Addict Res Ther 4: e118. doi: 10.4172/2155-6105.1000e11.

Enjang. (2009). Komunikasi konseling. Bandung. Nuansa.

Hurlock, E.B. Alih Bahasa oleh Dra. Istiwidayanti dan Soedjarwo, M.Sc. (1980). Psikologi perkembangan “suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan”. Jakarta:Erlangga.

Hartley, P (2001). Interpersonal comuunication. London and New York. Rountledge.

Kellermen, Peter Felix. (2007). Sociodrama and Collective Trauma. London: Jessica Kingsley Publishers.

Kellermen, Peter Felix. (2007). Sociodrama and collective trauma. Jurnal of personality and social psychology. London . Jessica Kingsley Publishers.

Majorsy, dkk. (2013). Hubungan Antara Ketrampilan Sosial dan Kecanduan Situs Jejaring Sosial pada Masa Dewasa Awal. Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil) Vol. 5 Oktober 2013. Bandung, ISSN: 1858-2559

Natawidjaja, R. (1987). Pendekatan – Pendekatan dalam Penyuluhan Kelompok. Bandung. CV Diponegoro

Segrin, C., & Flora, F. J. (2005). Family communication. Mahwah, NJ: Erlbaum.

Setyoningtyas, R. (2014). Persepsi guru bk tentang kompetensi konselor di sekolah dasar swasta kota semarang. Skripsi. UNNES

Suranto.(2011). Komunikasi interpersonal. Bandung. Remaja Rosdakarya

Tubbs, S. L., Moss, S., & Papastefanou, N. (2008). Human communication: Principles and contexts. McGraw-Hill Higher Education.

Winkel, W S. (2012). Bimbingan dan konseling di insituisi pendidikan. Yogyakarta:Media Abadi.

Wisnuwardhani dan Mashoedi. (2012). Hubungan Interpersonal. Jakarta. Salemba Humanika




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/eh.v10i2.10873

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




    

EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar is published by PGSD UPI Kampus Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.

Creative Commons Attribution ShareAlike license icon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats