Dukungan Orang Tua dalam Membangun Literasi Anak

Indah Wijaya Antasari

Abstract


Abstrak. Penelitian ini membahas tentang dukungan orangtua dalam membangun literasi anak, dengan mengambil kasus siswa kelas 3 dan 4 MI Muhammadiyah Gandatapa, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Literasi yang secara sederhana diartikan keberaksaraan atau melek, yang mana kemampuan literasi ini sangat penting untuk dikuasai anak. Kementerian pendidikan dan kebudayaan telah meluncurkan program gerakan literasi sekolah pada tahun 2015 yang lalu, tak lain untuk menumbuhkan minat baca anak-anak Indonesia. Pelibatan publik/masyarakat sangat diperlukan untuk mensukseskan program ini. Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana dukungan orang tua dalam membangun literasi anak di MI Muhammadiyah Gandatapa? Dari penelitian ini diketahui bahwa: mayoritas anak-anak menyukai cerita/dongeng, jenis cerita yang disukai adalah legenda, fabel, siroh nabawi dan IPTEK. Semua anak mengetahui kalau membaca itu penting. Sebagian orang tua memberikan cerita/ dongeng dan menyediakan buku bacaan dirumah, semua orang tua memberikan dukungan dengan menyuruh anaknya membaca dan sebagian orang tua mendampingi anaknya membaca. Semua orang tua pernah memberikan hadiah kepada anak, dan sebagian besar belum pernah memberikan hadiah berupa buku bacaan.

 

Kata kunci: Literasi, Membaca, Cerita, Dukungan orang tua.

 

Abstract. This paper discuss about parental support on building child literacy, based on case study of students year 3 & 4 MI Gandatapa, Sumbang Districk, Banyumas Regency. Literacy, simply put as ability to write and read, is vital to be mastered. The Ministry of Education and Culture had realeased school literacy movement program in 2015, aimed to boost Indonesian children reading interest. Public involvement is required to success this program. This research uses descriptive quantitative approach. The problem in question is how is parents support in building studenys literacy in MI Muh Gandatapa. The research discover that students were interested in story, i.e. legends, fable, Siroh Nabawi (Prophets biography), and science & technology. All students understood the importance of reading. Some parents told stories and provided reading material in home, all parents gave support by ordering them to read and some accompanied the activity. All parents had given gift to the student, and more than half have not given reading books.

 

Keywords: Literacy, Reading, Storytelling, Support Parents


Keywords


Literasi, Membaca, Cerita, Dukungan orang tua.

Full Text:

PDF

References


Antasari, Indah Wijaya. (2016). Peran pendidik dalam membentuk budaya baca anak. Dalam Moch. Mursyid(Ed.). Membumikan gerakan literasi di sekolah. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata bekerjasama dengan Pustaka Nun & Azyan Publishing.

Arba’i, Jazimatul Husna. (2016). Menciptakan lingkungan literasi di rumah dan sekolah yang menyenangkan. Dalam Moch. Mursyid(Ed.). Membumikan gerakan literasi di sekolah. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata bekerjasama dengan Pustaka Nun & Azyan Publishing.

Faizah, Dewi Utami dkk. (2016). Panduan gerakan literasi sekolah di sekolah dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud RI.

Hernowo.(2003). Quantum Reading: cara cepat nan bermanfaat untuk merangsang munculnya potensi membaca. Bandung: Mizan Learning Center.

Maulipaksi, Desliana. (2015). Mendikbud luncurkan gerakan literasi sekolah.

Pradana, Yanuar Yoga. (2014). Penerapan Metode Cerita pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MI Ma’arif NU Jatisaba Tahun ajaran 2013/2014. SKRIPSI. Purwokerto: IAIN Purwokerto.

Prasetyo, Joko. (2016).Keterampilan Literasi Informasi: strategi penelusuran dan evaluasi sumber informasi. Makalah disampaikan pada kegiatan Pendidikan Pemakai Perpustakaan IAIN Purwokertotanggal 31 Agustus 2016.

Rahim, Farida. (2011). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Setiawan, Rossie. (2016). Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Satgas Gerakan Literasi Sekolah Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud RI. Disampaikan pada kegiatan workshop Literasi Informasi di Sekolah tanggal 10 Agustus 2016 di Perpustakaan Kemdikbud RI Jakarta.

Sinaga, Dian. (2007). Mengelola perpustakaan sekolah. Bandung: Kiblat Buku Utama.

http://litbang.kemdikbud.go.id/index.php/index-berita-bulanan/2015/berita-bulan-agustus-2015/1297-mendikbud-luncurkan-gerakan-literasi-sekolah (diakses 28 Oktober 2016)

Septiani.repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/41772/4/Chapter%20II(diunduh tgl 30 Oktober 2016)




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/edulib.v6i2.5025

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.17509/edulib.v6i2.5025.g3573

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Edulib



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.