ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENGGUNAKAN VERBA FURU, KUDARU, ORIRU DAN SAGARU SEBAGAI SINONIM

Ayuningtyas Novitasari, Melia Dewi Judiasri, Dedi Sutedi

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian mengenai analisis kesalahan penggunaan verba furu, kudaru, oriru dan sagaru sebagai sinonim pada mahasiswa tingkat III tahun akademik 2015/2016 Departemen Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terjadi pada pembelajar bahasa Jepang dalam menggunakan verba furu, kudaru, oriru dan sagaru sebagai sinonim, mencari penyebab terjadinya kesalahan tersebut, dan upaya untuk mengurangi terjadinya kesalahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Objek penelitian ini adalah mahasiswa tingkat III tahun akademik 2015/2016 Departemen Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Pengambilan data dilakukan dengan teknik one shoot model. Pengumpulan data dilakukan melalui cara tes dan angket. Berdasarkan hasil analisis, kesalahan terhadap penggunaan verba furu adalah 26,67%, kesalahan terhadap penggunaan verba kudaru adalah 68,55%, kesalahan terhadap penggunaan verba oriru adalah 58,52%, dan kesalahan terhadap penggunaan verba sagaru adalah 59,99%. Faktor – faktor penyebab terjadinya kesalahan penggunaan verba furu, kudaru, oriru dan sagaru adalah kurangnya pemahaman mengenai penggunaan verba furu, kudaru, oriru dan sagaru dengan tepat, kurangnya pengetahuan mengenai fungsi verba furu, kudaru, oriru dan sagaru, dan kurangnya pemahaman mengenai persamaan dan perbedaan verba furu, kudaru, oriru dan sagaru.

  

Kata Kunci : Sinonim, Furu, Kudaru, Oriru, Sagaru, kesalahan, analisis kesalahan

 

 

ABSTRACT

This study is about the analysis of error regarding the use of Japanese synonym furu, kudaru, oriru, and sagaru by third years students of DPBJ FPBS UPI 2015/2016. The purpose of this study was to determine any errors that occur when using synonym furu, kudaru, oriru, and sagaru in on Japanese Language learner. The method used in this research is descriptive type of survey with the instrument in the form of objective test and questionnaire. Data collection was done by using one shoot models. The sample of this study is the third years students of DPBJ FPBS UPI 2015/2016, with a sample of 60 people. The result of this research shows, the error of use of furu verb are 26,67%, the error of use of kudaru verb are 68,55%, the error of use of oriru verb are 58,52%, and the error of use of sagaru verb are 59,99%. The cause of error on the use of Japanese synonym furu, kudaru, oriru, and sagaru are the lack of understanding of the use, lack of understanding of the differences, a lack of meaning and function of Japanese synonym furu, kudaru, oriru, and sagaru.

 

Key word : Synonym Furu,Kudaru,Oriru, Sagaru, error, error analysis


Full Text:

PDF

References


Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Sutedi, Dedi. (2011). Penelitian Pendidikan Bahasa Jepang. Bandung : Humaniora.

__________.(2004). Turun Dalam Bahasa Jepang.[Online]. Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang di Indonesia. Program Pendidikan Bahasa Jepang UPI. 1 (3), hlm. 35.

Haruhiko, Kindaichi. Dkk. (1995). The Great Japanese Dictionary. Tokyo : Koudansha.

Hirose, M.&Shoji, K. (1994). Effective Japanese Usage Guide. Tokyo : Koudansha.




DOI: https://doi.org/10.17509/japanedu.v1i1.2649

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:
Department of Japanese Language Education, Faculty of Language and Literature Education  
Universitas Pendidikan Indonesia
Online ISSN:
2528-5548
 

 

JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang (e-ISSN:2528-5548) lisenced under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0)