PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA DUCTING TERHADAP HASIL BELAJAR MENAFSIRKAN GAMBAR DAN INSTALASI CEROBONG UDARA

Ratu Y Dewi, Kamin Sumardi, Ega T. Berman

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada kompetensi dasar menafsirkan gambar dan instalasi cerobong udara setelah menggunakan media alat peraga. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitan tindakan kelas yang dilaksanakan ke dalam tiga siklus. Langkah penelitian antara lain: perencanaan, pelaksanaan tindakan/treatment, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII TPTU B program keahlian teknik pendinginan dan tata udara di SMK Negeri 1 Cimahi yang sedang mengikuti mata pelajaran Sistem dan Instalasi Tata Udara sebanyak 33 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes, adan observasi. Hasil penelitian diperoleh nilai hasil belajar pada setiap siklus mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi sebelum menggunakan alat peraga. Peningkatan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 73,6%, siklus II sebesar 88%, dan siklus III sebesar 80%. Indeks peningkatan hasil tes diperoleh pada siklus I sebesar 0,57, siklus II sebesar 0,76 dan pada siklus III sebesar 0,65. Peningkatan proses pembelajaran dengan menggunakan alat peraga ducting yaitu: siklus I sebesar 74,75%, siklus II sebesar 91,6% dan pada siklus III sebesar 95,8%. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa penggunaan alat peraga ducting meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran menafsirkan gambar dan instalasi cerobong udara.


Keywords


alat peraga; ducting; instalasi tata udara; hasil belajar

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2016). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Asyhar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi Jakarta.

Dahniar, Nyoman, I. M., dan Sukayasa. (2014). Penggunaan Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siwa Kelas 1 SD Negeri 6 Tolitoli dalam Menyelesaikan Soal Cerita Tentang Penjumlahan dan Pengurangan. Jurnal Kreatif Tadulako Online. 4(3),165- 177.

Damayanti, A.K., dan Pratitis, N. T. (2012). Gaya Belajar Ditinjau dari Tipe Kepribadian dan Jenis Kelamin. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia. 1(2), 88-98.

Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Fuada, S. (2015). Pengujian Validitas Alat Peraga Pembangkit Sinyal (Oscillator) untuk Pembelajaran Workshop Instrumentasi Industri. Prosiding SENTIA 2014-Politeknik Negeri Malang. A32-A36.

Hamalik, O. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurbudiyani, I. (2013). Pelaksanaan Pengukuran Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotor Pada Mata Pelajaran IPS Kelas III Sd Muhammadiyah Palangkaraya. Pedagogik Jurnal Pendidikan, 8(2), 14-20.

Nurhidayati, A. dan Sunarsih, E. S. (2013). Peningkatan Hasil Belajar Ranah Afektif melalui Pembelajaran Model Motivasional. JIPTEK, 4(2), 112-116.

Saputro, S. (2005). Strategi Pembelajaran. Malang: UM Press.

Sardiman. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Setyowati, N., Susilo, B. E., dan Masrukan. (2016). Penggunaan Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Mata Diklat Matematika Materi Peluang Di Kelas X AP B Semester 2 SMK N 1 Bawen. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif. 7(1), 24-30.

Subadi. (2013). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Alat Peraga Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Metode Stad pada Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar. Jurnal Pendidikan Ekonomi. 1(1), 11-18.

Sudjana, N. (2009). Berbagai Media Gambar sebagai Alat Peraga. Jakarta: Pustaka.

Suwardi, Firmiana, M. E., dan Rohayati. (2014). Pengaruh Penggunaan Alat Peraga terhadap Hasil Pembelajaran Matematika pada Anak Usia Dini. Jurnal Al Azhar Indonesia. 2(4), 297-304.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/jmee.v6i1.18247

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

ISSN: 2356-4997