REGULASI DIRI (PENGATURAN DIRI) SEBAGAI DETERMINAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Octheria Friskilia, Hendri Winata

Abstract


The purpose of this study was to analyze the level of students’ learning outcomes was still below average. Self-regulation is one factor that is thought to have an important role as supporting the success of student in acvheing good performance in learning. This study used an explanation survey method and questionnaires with likert scale model between 1 until 3 spanned. Respondents of this research  were students in Vocational School at Cimahi, west Java. Data were analyzed by using regression analysis. Based on the result of regression analysis showed that self-regulation has a positive and significant impact either on simultaneous or partially on students’ learning outcomes. Therefore learning outcomes can beefed by self-regulation increased.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regulasi diri terhadap hasil belajar siswa. Regulasi diri merupakan salah satu faktor yang diduga memiliki peran penting sebagai penunjang keberhasilan siswa dalam meraih hasil belajar yang baik. Penelitian ini menggunakan metode survey eksplanasi dan teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skor yang terentang antara 1 sampai 3 model rating scale,. Responden adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Cimahi, Jawa Barat. Teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian diperoleh bahwa reguasi diri memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, baik secara parsial maupun simultan. Oleh karena itu, hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui peningkatan kemampuan regulasi diri (pengaturan diri) siswa.


Keywords


regulasi diri (pengaturan diri), hasil belajar

Full Text:

PDF

References


Djamarah. (2008). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2009). Psikologi Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Morrisona, F., Ponitz, C., & McClelland, M. (2009). A Structured Observation of Behavioral Self-Regulation and Its Contribution to Kindetgarten Outcomes. Journal Develpoment Psychology, 45, 605-619.

Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Novauli, F. (2015). Kompetensi Guru dalam Peningkatan Hasil belajar pada SMP Negeri Dalam Kota Banda Aceh. Jurnal Administrasi Pendidikan, III(1), 45-67.

Priansa, D. J. (2014). Kinerja dan Profesionalisme Guru. Bandung: Alfabeta.

Purwanto, N. (2006). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ramadhan, R. P., & Winata, H. (2016). Prokrastinasi Akademik Menurunkan Hasil belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, I(1), 163-169.

Sudjana, N. (2009). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Suryabrata, S. (2005). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Susanto, H. (2006). mengembangkan kemampuan self regulation untuk meningkatkan keberhasilan akademik siswa. jurnal Pendidikan Penabur, 5(07).

Syah, M. (2008). Psikologi Belajar. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Taylor, S., Peplau, L., & Sears, D. (2012). Psikologi Sosial. Jakarta: Kencana.

Woolfolk, A. (2004). Educational Psychology. USA: Pearson.

Zimmerman, & Schunk. (2002). Self Regulated Learning and Academic Achievment. Mahwah, New Jersey: Erlbaum.

Zimmerman, B. (2002). Becoming a Self-regulated Learner: An Overview, Theory Into Practice.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/jpm.v3i1.9454

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Universitas Pendidikan Indonesia


Indexed by:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats