PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL (CERITA RAKYAT)

Yena Sumayana

Abstract


Folklore is one of the literary works that can specifically be used as teaching materials and help students to recognize local wisdom. In addition, folklore also serves as a medium of learning and entertainment and fostering emotional intelligence in students. Local wisdom owned by each region certainly has positive values for the development and character of children and can foster a love of regional culture. Folklore can also introduce the culture of the archipelago to students and can also take advice from the folklore as one of character education. This article seeks to provide ideas on the development of local wisdom in this folktale to be used as a source of literary learning materials so that folklore can be an alternative source of teaching materials by teachers during the learning process.

Keywords: literacy learning, local wisdom, folklore.

Full Text:

PDF

References


Djuanda, D. (2014). PEMBELAJARAN SASTRA DI SD DALAM GAMITAN KURIKULUM 2013. Mimbar Sekolah Dasar, 1(2), 191-200. doi:http://dx.doi.org/10.17509/mimbar-sd.v1i2.882

Danandjaja, J. (1984). Folklor indonesia: ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Grafiti Pers.

Danandjaja, J. (1997). Folklore jepang ( dilihat dari kacamata indonesia). Jakarta: Pustaka utama grafiti.

Ismail, T. (2000). “Tentang Cara Menjadi Bangsa Rabun Membaca dan Lumpuh Menulis Pula sehingga Jelas di Dunia Kita Pakar Terkemuka”, dalam Bahasa Indonesia dalam Era Globalisasi. Jakarta: Depdiknas.

Koentjaraningrat. (2002). Pengantar ilmu antropologi. PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Kristanto, M. (2014). PEMANFAATAN CERITA RAKYAT SEBAGAI PENANAMAN ETIKA UNTUK MEMBENTUK PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA. Mimbar Sekolah Dasar, 1(1), 59-64. doi:http://dx.doi.org/10.17509/mimbar-sd.v1i1.864.

Kuswara dan Sumayana. Y. (2016). Peran kearifan lokal dalam pendidikan karakter siswa sekolah dasar (Prosiding). SPs UPI.

Rahyono. F.X. (2009). Kearifan budaya dalam kata. Jakarta: Wedatama Widyasastra.

Sarumpaet, R. K. T. (2007). DENGAN SASTRA MENJADI MANUSIA. Susastra 5. Jurnal Ilmu Sastra dan Budaya. 3 (5).

Tripungkasingtyas, S. Y. (2016). pembelajaran sastra di sekolah dasar melalui karya sastra cerita rakyat sebagai salah satu bentuk pengenalan budaya nusantara. Konferensi Nasional Bahasa dan Sastra III Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret. hlam 518-521 [online] http://s3pbi.fkip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2016/01/Sri-Yuniarti.pdf

Widuroyekti, B. (2007). PEMANFAATAN CERITA ANAK SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SEKOLAH DASAR. Kependidikan Interaksi. (03).




DOI: http://dx.doi.org/10.23819/mimbar-sd.v4i1.5050

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Mimbar Sekolah Dasar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View MSD Stats Since 1 June 2017