MIMBAR PENDIDIKAN

MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan (Indonesian Journal for Educational Studies)

This journal was first published on March 11, 2016, and it is issued every March and September. MIMBAR PENDIDIKAN  is a new version of the old journal with the similar name that was published from 1995 to 2005. This journal is dedicated not only for Indonesian scholars who are concerned with educational studies, but also for scholars of Southeast Asian countries and around the world who care and want to share thoughts and ideas related to educational studies in general. 

MIMBAR PENDIDIKAN journal is organized by the Lecturers of UPI (Universitas Pendidikan Indonesia's Journal Developer Team); and is published by UPI Press,Bandung, West Java, Indonesia. The articles published in MIMBAR PENDIDIKAN can be in English, Indonesian or Malay language.

MIMBAR PENDIDIKAN journal is devoted, but not limited to, primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field of education. The scope of our journal includes: (1) Language and literature education; (2) Social sciences and humanities education; (3) Sports and health education; (4) Economy and business education; (5) Math and natural science education; (6) Vocational and engineering education; and (7) Visual arts, dance, music, and design education.

Conventional e-mail address for sending the articles is: journal.mimbardik@upi.edu and suwirta.sahaja@upi.edu   


KATA PENGANTAR untuk
MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan,
Volume 3(1), Maret 2018.
 
 

Prof. Dr. H.R. Asep Kadarohman
Pelindung Jurnal MIMBAR PENDIDIKAN dan Rektor UPI di Bandung.   

Dua tahun sudah, jurnal MIMBAR PENDIDIKAN secara berkala berhasil menemui para pembaca. Selama dua tahun itu pula, jurnal milik UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) ini menyajikan dan mewacanakan berbagai pemikiran dan hasil penelitian tentang pendidikan dari berbagai segi. Apa yang menarik adalah bahwa kajian-kajian tentang pendidikan, dengan berbagai seginya itu, tidak hanya datang dari para penulis Indonesia, tetapi juga dari negara-negara lain. Ini adalah sebuah pertanda yang baik, bahwa jurnal MIMBAR PENDIDIKAN mulai mendapatkan kepercayaan dari para akademisi di tingkat regional Asia Tenggara, dan bahkan dunia.

Sebagaimana kita ketahui bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan semakin berat dan kompleks. Bahkan sering saya katakan bahwa saat ini, kita sedang hidup pada zaman globalisasi, yang berdampak ganda: positif dan negatif. Efek globalisasi yang positif dan menguntungkan dalam dunia pendidikan, misalnya, adalah begitu mudah akses peserta didik untuk belajar. Akses untuk belajar pada abad ke-21 menjadi lebih mudah, cepat, dan murah. Saat ini, internet dapat diakses di seluruh belahan dunia, yang memungkinkan semua orang berbagi informasi yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Hasil-hasil penelitian, teori-teori pembelajaran, “best practice” belajar, dan segi-segi pembelajaran lainnya dapat dengan mudah diserap, dimodifikasi, dan diimplementasikan di berbagai negara.

Di sisi lain, globalisasi juga memberikan dampak negatif dan kurang menguntungkan, yang mengharuskan setiap orang untuk meningkatkan kualitas dirinya, jika tidak mau kalah bersaing pada abad ke-21. Globalisasi bisa membawa kehidupan sebuah negara-bangsa mengalami degradasi. Arus orang, barang, dan pemikiran yang demikian cepat, jika tidak difilter dengan hati-hati dan baik, bisa membawa dampak kepada perubahan sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang destruktif. Pemikiran tentang radikalisme atau maraknya penggunaan NARKOBA (Narkotika dan Obat/Bahan Berbahaya), misalnya, merupakan sisi lain dari dampak globalisasi, yang perlu peran dan kontribusi nyata dari para pendidik, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Pada abad ke-21, yang ditandai oleh arus globalisasi, peran pendidikan menjadi semakin penting dalam mempersiapkan generasi penerus, yang memiliki kemampuan belajar dan berinovasi, keterampilan menggunakan teknologi dan media informasi, serta dapat bekerja sama dan bersaing sekaligus agar bisa bertahan, dengan menggunakan keterampilan untuk hidup atau “life skills”. Oleh sebab itu, para pendidik perlu memahami bagaimana cara mendidik di era globalisasi agar mampu membekalkan keterampilan abad ke-21 kepada peserta didik. Dengan kata lain, seiring perkembangan zaman yang semakin pesat, bidang pendidikan dewasa ini memikul tugas yang cukup berat. Tugas tersebut adalah mempersiapkan generasi penerus bangsa Indonesia yang mampu bersaing menghadapi tantangan abad ke-21. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membekalkan keterampilan-keterampilan abad ke-21 kepada peserta didik melalui proses belajar-mengajar yang mereka dapatkan di bangku sekolah.

Kedudukan dan peran para pendidik juga semakin penting di era globalisasi. Oleh sebab itu, para pendidik perlu memahami bagaimana cara mendidik di abad ke-21 agar mampu membekalkan keterampilan abad milenia kepada peserta didik. Mendidik bukan untuk kepentingan sekarang, tapi dirancang untuk mempersiapkan kehidupan di masa depan yang lebih maju lagi daripada kehidupan di zaman sekarang. Seorang pendidik, dengan demikian, harus visioner dan punya wawasan ke depan. Tanpa visi dan misi yang berwawasan ke depan, seorang pendidik akan ketinggalan zaman.

Memang, sangat disayangkan, jika di era globalisasi ini masih banyak para pendidik yang menggunakan cara-cara pembelajaran tradisional dan belum mampu mengakomodasi keterampilan-keterampilan abad ke-21. Pembelajaran yang dapat melatih keterampilan abad ke-21 harus merupakan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, kerjasama tim, serta berkaitan dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik. “Problem based learning” dan “project based learning”, misalnya, merupakan model pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme dan telah diujicobakan di berbagai negara, yang mampu membekali keterampilan abad ke-21 kepada peserta didik.

Tema-tema krusial tentang pendidikan sekarang, dan dalam kaitannya dengan masa depan, telah menjadi kajian dan akan terus diwacanakan dalam jurnal MIMBAR PENDIDIKAN. Ini semakin memperkuat keyakinan kita bahwa pendidikan adalah modal sosial utama untuk menjadikan sebuah negara-bangsa itu maju, sejahtera, modern, berkeadilan, dan berkeadaban. Di sini pula pentingnya kedudukan dan peran LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di Indonesia dalam ikut-serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selamat membaca artikel-artikel dalam jurnal MIMBAR PENDIDIKAN. Semoga ada manfaatnya. 

Bandung, Indonesia: 30 Maret 2018.

Journal Cover, Issue of March 2018:

Organized and Published by: 

The Lecturers of UPI (Indonesia University of Education)’s Journals Developer Team; and UPI Press in Bandung, West Java, Indonesia.

Full address (for correspondence): 
Room of Timbang Jurnal UPI, UC (University Center) Building, 5th Floor, Campus of UPI, Jalan Dr. Setiabudhi No.229 Bandung 40154, West Java, Indonesia.   

Announcements

 
No announcements have been published.
 
More Announcements...

Vol 3, No 1 (2018)

Table of Contents

Articles

Jose M Ocampo, Jr., Laura V Ocampo
10.17509/mimbardik.v3i1.10634    Abstract views: 48       PDF downloads: 64
PDF
1-10
Nisa Rizkiah, Andi Suwirta, Encep Supriatna
10.17509/mimbardik.v3i1.10635    Abstract views: 63       PDF downloads: 51
PDF
11-30
Citra Nurmalita, Moh Ari Wibowo
10.17509/mimbardik.v3i1.10636    Abstract views: 109       PDF downloads: 73
PDF
31-44
Sherly Agustina
10.17509/mimbardik.v3i1.10637    Abstract views: 101       PDF downloads: 48
PDF
45-56
Muhammad Adi Saputra, Rinaldo Adi Pratama
10.17509/mimbardik.v3i1.10638    Abstract views: 93       PDF downloads: 53
PDF
57-70
Suci Noor Anisa Putri Rahayudianti, Andoyo Sastromiharjo, Yulianeta Yulianeta
10.17509/mimbardik.v3i1.10640    Abstract views: 174       PDF downloads: 92
PDF
71-82
Susanti Susanti
10.17509/mimbardik.v3i1.10641    Abstract views: 80       PDF downloads: 59
PDF
83-94