Perbedaan Keterampilan Proses Sains pada Tiga Sekolah Dasar melalui Penggunaan Model Pembelajaran Latihan Penelitian

Noneng Fadilah, E Kosasih, Ghullam Hamdu

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian perbedaan keterampilan proses sains siswa pada tiga sekolah dasar dengan menggunakan model pembelajaran latihan penelitian.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai keterampilan proses sains di tiga sekolah kategori tinggi, sedang dan rendah di Kota Tasikmalaya dengan menggunakan model pembelajaran latihan penelitian; dan mendeskripsikan perbedaan nilai keterampilan proses sains di tiga sekolah kategori tinggi, sedang dan rendah di Kota Tasikmalaya dengan menggunakan model pembelajaran latihan penelitian. Subjek penilitian ini adalah tiga sekolah dasar yaitu SDN Citapen, SDN Galunggung, dan SDN Bojongsari. Alat pengumpulan  data adalah rubrik kinerja untuk menilai keterampilan proses sains siswa. Hasil penilaian keterampilan proses sains menunjukkan bahwa nilai keterampilan proses sains di tiga sekolah rata-ratanya kecil hal ini disebabkan nilai pada keterampilan proses sains individu dengan keterampilan proses sains kelompok hasilnya berbeda. Nilai keterampilan proses sains individu nilainya lebih kecil daripada nilai keterampilan proses sains kelompok.  Dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran latihan penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan nilai keterampilan proses sains di tiga sekolah dasar yang ditunjukkan dengan nilai signifikan uji kruskal wallis yaitu 0,32. Perbedaan tersebut setelah diuji statistik sekolah yang terdapat perbedaan adalah perbedaan antara SDN Galunggung dengan SDN Bojongsari. Hasil yang diperoleh secara keseluruhan dalam penelitian ini bahwa perbedaan keterampilan proses sains pada tiga sekolah dasar beragam.


Keywords


keterampilan proses sains; model pembelajaran latihan penelitian.

Full Text:

PDF

References


Bundu, Patta. (2006). Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains SD. Jakarta: Depdiknas.

Hardiyanti, Dini. (2015). Penerapan Assesment Kinerja untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Palimanan Pada Konsep Pencemaran Lingkungan. (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon. Tidak diterbitkan.

Ismawati, Nita. (2016). Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja pada Pembelajaran dengan Model Latihan Penelitian di Sekolah Dasar. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya. Tidak diterbitkan.

Joyce, Bruce. dkk. (2009). Model of Teaching Model-model Pengajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kunandar. (2015). Penilaian autentik (penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan kurikulum 2013). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Rahman, IO, dkk. “Analisis Keterampilan Proses Sains Siswa SD melalui Penerapan Skenario Pembelajaran Berbasis PCK tentang Gaya Gravitasi”. Journal Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Rivo, P.Y. “Pengembangan Instrumen Assesmen Otentik Unjuk Kerja Materi Bangun Ruang di Sekolah Dasar”. Journal of Education Research and Evaluation.

Rustaman, N.Y. (2007). Keterampilan Proses Sains. Bandung: Sekolah Pasca Sarjana UPI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu