Desain Didaktis Jaring-Jaring Kubus dan Balok untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa

July Lestari, Oyon Haki Pranata, Dindin Abdul Muiz Lidinillah

Abstract


Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti berkenaan dengan hambatan belajar siswa pada materi jaring-jaring kubus dan balok. Pemahaman siswa tidak dimiliki secara utuh karena adanya hambatan belajar terkait keterbatasan konteks. Hal tersebut berakibat pada kurangnya kreativitas yang dimiliki siswa, padahal berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan yang menjadi kompetensi pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Dengan munculnya hambatan belajar, maka harus diantisipasi melalui proses pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Peneliti merancang sebuah desain didaktis jaring-jaring kubus dan balok yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, meliputi analisis situasi didaktis; analisis metapedadidaktik; dan analisis retrospektif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi (observasi, wawancara, dan studi dokumen). Proses pengembangan desain didaktis ini dilaksanakan di kelas VA dan VB SD Negeri 1 Kalangsari. Desain didaktis dikembangkan dalam bahan ajar berupa Lembar Aktivitas Siswa yang dirancang berdasarkan hypothetical learning trajectory. Kegiatan yang dilakukan berupa bongkar pasang jaring-jaring yang dapat memfasilitasi siswa untuk aktif membangun sendiri pemahamannya sejalan dengan pendekatan kontruktivisme yang digunakan. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar siswa pada materi jaring-jaring kubus dan balok, desain didaktis yang dapat mengatasi hambatan belajar siswa pada materi jaring kubus dan balok, dan implementasi desain didaktis jaring kubus dan balok untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam proses pembelajaran.


Keywords


Desain Didaktis, Didactical Design Research, Jaring-Jaring Kubus dan Balok, Hambatan Belajar, Kontruktivisme, Hypothetical Learning Trajectory, Antisipasi Didaktis Pedagogis

Full Text:

PDF

References


Alejandre, S. & Running, M. (2004). Dr. Math Introduces Mathematics Geometry. Hoboken, New Jersey: John Willey & Sons Inc.

Aprianti, D.A., dkk. (2016). Desain Didaktis Pengelompokan Bangun Datar untuk Mengembangkan Komunikasi Matematis Siswa Kelas II Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar: 3 (1), hal. 150-158

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Undang-Undang No. 21 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Jakarta: Depdikbud

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Undang-Undang No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Isi. Jakarta: Depdikbud

Erna, Suwangsih & Tiurlina. (2010). Model Pembelajaran Matematika. Bandung: UPI PRESS

Jannah, R.R., dkk., (2017). Didactical Design Material Units of Distance Speed to Developed Mathematical Connection in Elementary School. Jurnal Material Science and Enginering: 180 (1), hal. 1-8

Mahmudi, Ali. (2010). Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis. (Makalah pada Konferensi Nasional Matematika XV). Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Yogyakarta.

Musa, LAD. (2016). Level Berpikir Geometri Manurut Teori Van Hiele Berdasarkan Kemampuan Geometri dan Perbedaan Gender Siswa Kelas VII SMPN 8 Pare-pare. Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: 4 (2), hal. 103-116.

Serra, Michael. (2008). Discovering Geometry an Investigative Approach. United States of America: Key Curriculum Press


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu