PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN KELAS VIRTUAL TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMA NEGERI 2 KOTA TANGERANG SELATAN

Nen Nurhemah

Abstract


 

Penelitian dilatar belakangi belum terlaksananya pembelajaran dengan maksimal. Belum maksimalnya pembelajaran tersebut karena masih terbatasnya kemampuan pendidik mengelola waktu dan sumber belajar yang hanya tarbatas dari buku pelajaran, terbatasnya media ataupun sumber belajar untuk peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan media alternatif dalam meningkatkan pemahaman pengetahuan konseptual dan kemandirian Belajar siswa. Penelitian menggunakan Bentuk desain yang dipilih adalah Quasi Experimental Design. Bentuk design Quasi Experimental yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dimana setiap perlakuan yang diberikan berbeda untuk mengetahui seberapa besar manfaat dalam penggunaan smartphone dialam pembelajaran. Tahapan pelaksanaannya meliputi 1) melakukan pendahuluan yang dituangkan dalam proposal yang terdiri dari menentukan latar belakang sebagai masalah dari penelitian kemudian merumuskan masalah, menentukan hipotesis, dan mengumpulkan literatur yang relevan 2) menyusun perangkat pembelajaran, membuat kisi-kisi instrumen, dan instrumen penelitian berupa soal pengetahuan konseptual dan instrumen berupa angket Kemandirian Belajar siswa. Faktor yang diteliti yaitu perbedaan yang mendasar tentang penggunaan media smartphone dan prbedaan gender terhadap pengetahuan konseptual dan kemandirian belajar siswa. melihat hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (independent-Samples T Test) menggunakan SPSS Windows 24 dengan hasil thitung4,832 dan Ftabel2,120 signifikan pada α 0,05, nilai rata – rata model pembelajaran yang menggunakan media smartphone sebesar 60,56 dan model pembelajaran Ekspositori sebesar 46,39 dan uji t (independent-Samples T Test) menggunakan SPSS Windows 24 dengan hasil thitung3,297 dan Ftabel2,120 signifikan pada α 0,05, nilai rata – rata kemandirian belajar yang menggunakan media smartphone sebesar 65,28 dan model pembelajaran Ekspositori sebesar 54,94 Hal ini berarti terdapat perbedaan terhadap penggunaan media smartphone dan kelas virtual terhadap pengetahuan konseptual dan kemandirian belajar di SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan.

 

Background research has not implemented maximal learning. The lack of learning is due to the limited ability of educators to manage time and learning resources that are only tarbatas from textbooks, limited media or learning resources for learners. The purpose of this study is to provide alternative media in improving the understanding of conceptual knowledge and independence of student learning. The research using the selected design form is Quasi Experimental Design. Quasi Experimental design form used is Nonequivalent Control Group Design where each given treatment is different to know how much benefit in the use of smartphones in the learning. Implementation stages include 1) preliminary as outlined in the proposal which consists of determining the background as the problem of the research then formulating the problem, determining the hypothesis, and collecting relevant literature 2) composing learning tools, making the instrument gratings, and research instruments in the form of questions conceptual knowledge and instruments in the form of questionnaire Student Learning Independence. Factors studied are the fundamental differences regarding the use of smartphone media and gender differences to the conceptual knowledge and student learning independence. see the results of hypothesis testing using t-test (independent-Samples T Test) using SPSS Windows 24 with thitung4,832 and Ftabel2,120 significant at α 0.05, the average value of learning models using smartphone media of 60.56 and Expository learning model of 46.39 and t-test (independent-Samples T Test) using SPSS Windows 24 with thitung3.297 and Ftable2,120 significant at α 0.05, the average value of learning independence using smartphone media of 65, 28 and Expository learning model of 54.94 This means that there is a difference to the use of smartphone media and virtual classroom to the conceptual knowledge and learning independence in SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan


Keywords


Smartphone; Smartphone; Virtual; Conceptual Knowledge; Learning Independence;Virtual; Pengetahuan konseptual; Kemandirian Belajar;

References


Anderson, L. W., Krathwohl, D. R., Airasian, P. W., Cruikshank, K. A., Mayer, R. E., Pintrich, P. R., … Wittrock, M. C. (2010). Kerangka Landasan Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Revisi Taksonomi Pendidikan Bloom. (L. W. Anderson, D. R. Krathwohl, P. W. Airasian, K. A. Cruikshank, R. E. Mayer, P. R. Pintrich, … M. C. Wittrock, Eds.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Brook field, Stephen. (2000). Understanding and Facilitating Adult Learning. Josey Bass Publisher: SanFransisco

Chuzaimah, Mabruroh & Fereshti, N.D (2010). Smartphone: Antara Kebutuhan Dan E-Lifestyle. UPNYK Journal of Informatika, 1(2), No 5

Herlinawati, Ferry (2010). Fenomene Gaya Hidup Penggunaan Blackberry Smartphone Di Kalangan Mahasiswa Kota Bandung. Skripsi Jurusan Komunikasi Unikom Bandung

Gagne, R. M., & Briggs, L. J. (1979). Principles of Instructional Design (second). United State of America: Holt, Rinehart and Winston

Geary, D. C., Sault, S. J., Liu, F., & Hoard, M. K. (2000). Sex Difference in Spatial Cognition, Computational Fluency, and Arithmetical Reasoning. 77, 337–353. University of Missouri at Columbia

Jamaris, M. (2013). Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Bogor: Ghalia Indonesia.

Jufri, W. (2017). Belajar dan Pembelajaran Sains Modal Dasar Menjadi Guru Profesional. Bandung: Pustaka Reka Cipta

Mulyasa, H. E. (2015). Guru Dalam Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Noor Syam, Muhammad. (1999). Pengantar Filsafat Pendidikan. Malang: FIP IKIP Malang Nurhayati, E. (2011). Psikologi Pendidikan Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : RinekaCipta

Nurhayati, E. (2011). Psikologi Pendidikan Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Soekanto, Soerjono. (2007). Sosiologi suatu Pengantar. Jakarta: P.T.Raja Grafindo

Sudjana, N dan Ahmad Rivai. (2001). Media Pengajaran. Bandung: Sinar baru Algensindo

Surna, I. N., & D, P. O. (2014). Psikologi Pendidikan. (A. Maulana, Ed.). Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama

Pike, Tim. (2011). How Smartphone Technology Affects Society. University of Plymouth

Pratiwi, N., & Restuati, M. (2014). Perbedaan Hasil Belajar Siswa Berdasarkan Jenis Kelamin Yang Diajar Menggunakan Multimedia manusia. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan, 20(1), 8–15

Uno, H. B. (2012). Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Zulkifli. (2009). Psikologi Perkembangan. (T. Surjaman & D. Pakar, Eds.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/pdgia.v16i1.10739

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY

 

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.