PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI ENERGI BUNYI

Hani Nur’Azizah, Asep Kurnia Jayadinata, Diah Gusrayani

Abstract


Kemampuan yang menekankan pada sesuatu yang dapat diterima oleh akal dan mempertimbangkan segala alternatif sebelum mengambil keputusan merupakan kemampuan yang dibutuhkan saat ini untuk filter informasi yang aksesnya semakin mudah dan tanpa batas, oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi energi bunyi. Metode dan desain dalam penelitian ini adalah eksperimen dan pretes-postes control group design dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Corenda dan Nanggerang Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan: model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi energi bunyi secara signifikan dan peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan perlakuan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik secara signifikan daripada pembelajaran konvensional. Siswa merespon positif dan guru melakukan kegiatan positif dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, namun, guru masih kurang optimal dalam mengelola kelas.

Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Berpikir Kritis, Energi Bunyi.


Full Text:

PDF

References


Ardiyanti, F. & Winarti. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Fenomena untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kaunia. Vol. IX (2).

Dahar, R. W. (1996). Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.

Hamdayama, J. (2014). Model dan Metode Pembelajaran Kreatif dan Berkarakter. Bogor: Ghalia Indonesia.

Idrisah, I. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. (Skripsi). Sekolah Sarjana, Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah, Jakarta.

Maulana. (2009). Memahami Hakikat, Variabel, dan Instrumen Penelitian Pendidikan dengan Benar: Panduan Sederhana bagi Mahasiswa dan Guru Calon Peneliti. Bandung: Learn2Live n Live2Learn.

Mulyasa, E. (2012). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Saputri, N. I. (2014). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V melalui Inkuiri Terbimbing pada Mata Pelajaran IPA di SDN Punukan, Wates, Kulon Progo Tahun Ajaran 2013/2014. (Skripsi). Sekolah Sarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Sujana, A. (2014). Pendidikan IPA Teori dan Praktik. Bandung: Rizqi Press.

Wijayanti, D. A. I., Pudjawan, K., & Margunayasa, I. G. (2015). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V dalam Pembelajaran IPA di 3 SD Gugus X Kecamatan Buleleng. e-Jurnal PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD, ١ (٣).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pena Ilmiah Licensed under a creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Copyright © 2016 Program Studi PGSD Kelas Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. All rights reserved.

e-ISSN 2540-9174