PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR LARI CEPAT

Warti Manalu

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara metode pembelajaran bermain dan metode pembelajaran latihan dan  motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar lari cepat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Santa Maria Jakarta. Penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 82 dan menggunakan sampe 44 siswa. Teknik analisa data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Turkey pada tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai hasil belajar lari cepat pada perlakukan metode pembelajaran bermain  (A1) lebih rendah dari nilai metode latihan  (A2) di SD Santa Maria Jakarta (2). Terdapat interaksi antara metode bermain (A)  dan motivasi belajar (B) terhadap hasil belajar lari cepat di SD Santa Maria Jakarta (3). Nilai hasil belajar pada perlakuan metode latihan motivasi belajar (A1B1) lebih tinggi dari nilai metode bermain percaya diri tinggi (A2B1) di SD Santa Maria Jakarta. Nilai hasil belajar lari cepat pada perlakukan metode bermain percaya diri rendah (A1B2) lebih rendah dari pendekatan bermain percaya diri rendah (A2B2) di SD Santa Maria Jakarta.


Keywords


Metode Bermain, Metode Latihan & Motivasi Belajar Pada Lari Cepat

Full Text:

PDF

References


A. Widya, Mochamad Jumidar, Atletik Dalam Bermain, Jakarta: Direktoral Olahraga, Depdiknas, 2007.

Abdurrahman, Mulyono. Anak Berkesulitan Belajar, Jakarta: Rineka Cipta, 2012.

Arikunto, Suharsimi. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2012.

Arikunto, Suharsimin. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakti. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2013.

Asep, Jihad dan Abdul Haris, Evaluasi Pembelajaran, Yogyakarta: Multi Pressindo,2008.

D. Gunarsa, Singgih. Psikologi Olahraga Prestasi, Jakarta: Psikologi Olahraga Prestasi, 2008.

Dadan Heryana & Giri Verianti. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Jakarta: Penerbit Acarya Media Utama, 2010.

Dikdik Zafar Sidik. Mengajar dan Melatih Atlelik, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Dimyati dan Mudjiono, Belajar dan Pembelajaran, 2011.

Ega Trina Rahayu. Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Bandung: Alfabeta, 2013.

Eko Harsono & Muh Marlin. Gemar Berolahraga untuk Kelas III SD dan MI, Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Gerry A, Carr, Atletik Untuk Sekola, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

Henjilito, Raffly. Pengaruh Daya Ledak Otot Tungkai, Kecepatan Reaksi dan Motivasi Terhadap Kecepatan Lari Jarak Pendek 100 Meter Pada Atleit PPLP Pekanbaru, Jakarta : PPs UNJ, 2015.

Kasim, Anwar, Psikologi Pendidikan, Jakarta: Universitas Negeri Jakarta, 2010.

Khairuddin. Perbedaan Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Kebugaran Jasmani, Disertasi, Jakarta: PPs UNJ Jakarta, 2011.

Komarudin, Psikologi Olahraga, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015.

M. Saputra, Yudha. Pembelajaran Atletik di Sekolah Dasar, Jakarta: Direktoral Jenderal Olah Raga, Depdiknas, 2011.

Margiyani. Penjasorkes, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk Kelas 2, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2008.

May Sumarya & Eso Suwarso. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas 1, Depok : Arya Duta, 2007.

Mitranto, Edy Sie dan Slamet. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Jakarta:Pusat Perbukuan, 2010.

Mu’arifin. Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Malang: Universitas Negeri Malang, 2009.

Mu’arifin, dkk. Penjaskes SD, Malang: Universitas Negeri Malang, 2011.

Purnomo, Eddy & Dapan, Dasar-dasar Gerakan Atletik, Yogjakarta: Penerbit Alfamedia 2011.

Rohman, Muhammad. Kurikulum Berkarakter, Jakarta: Prestasi Pustaka 2012.

Rosdiani, Dini. Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Bandung, Alfabeta, 2013.

Saiful Sagala. Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, 2009.

Samsudin. Kurikulum Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Jakarta: Universitas Negeri Jakarta 2013.

Sukintaka. Teori Bermain untuk D2 PGSD Penjaskes, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direkterat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2007.

Sukirno, Psikologi Olahraga dan Kepelatihan, Palembang : Universitas Sriwijaya, 2014.

Sudjana. Desain dan Analisis Eksperimen Edisi II, Bandung: Tarsito, 2006.

Sudjana, Desain dan Analisis Eksperimen, Edisi IV, Bandung Tarsito: 2002.

Sudjana. Metode Statistik, Bandung: Tarsito, 2005.

Sudjana. Metoda Statistika, Bandung: Tarsito, 2009.

Supriyanto, Joko. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas 2, Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2012.

Tangkudung, James dan Puspitorini, Wahyuningtias, Kepelatihan Olahraga.”Pembinaan Prestasi Olahraga” , Jakarta: Penerbit Cerdas Jaya, 2012.

Widiastuti. Tes dan Pengukuran Olahrga, Jakarta: PT Bumi Timur, 2011.

Wibowo, R. (2017) ‘Correlation between Jump Performances and Phases of Sprinting in Indonesian Sprinters’, 1st Annual Applied Science and Engineering Conference, 12222, pp. 8–13. doi: 10.1088/1742-6596/755/1/011001.

Wibowo, R., Sidik, D. Z., Hendrayana, Y. and Indonesia, U. P. (2017) ‘The impact of assisted sprinting training (as) and resisted sprinting training (rs) in repetition method on improving sprint acceleration capabilities’, Jurnal Pendidikan Jasmani dan OlahragaAN OLAHRAGA, 9(april), pp. 79–86.

Yudha M. Saputra. Dasar-Dasar Keterampilan Atletik, Pendekatan Bermain Untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Cetakan Pertama, Jakarta: Direktoral jenderal olahraga, dekdiknas, 2001.

Zafar Sidik, Dikdik. Mengajar dan Melatih Atletik, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/jpjo.v2i2.8179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA

                                                                Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

                                                               web
statistics View My Stats