Pengaruh Kinerja Musyrif Terhadap Motivasi Belajar Peserta Lansia (Survey pada Peserta Lansia di Pesantren Masa Keemasan Daarut Tauhid Bandung, 2016)

Intan Yulia Belani

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi karena populasi lansia yang semakin bertambah dari tahun ke tahun, hal itu berdampak pada masalah-masalah lain jika tidak ditangai. Salah satu solusi adalah dengan menyediakan program pendidikan yang khusus untuk orang lanjut usia. Tantangan selanjutnya di dalam sebuah program yang di selenggarakan adalah pemenuhan kebutuhan khusus bagi orang yang berusia lanjut. Maka dari itu peneliti memfokuskan masalah penelitian ini dalam: bagaimana pengaruh kinerja musyrif terhadap motivasi belajar peserta lanisa. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh kinerja musyrif terhadap motivasi belajar peserta lanisa. Metode penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebar kepada 30 peserta lansia di Pesantren Masa Keemasan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kinerja musyrif di pesantren masa keemasan berada di kategori “Sangat Baik”. Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja musyrif dalam aspek disiplin, kualitas kerja dan keterampilan kerja berada di kategori maksimal. Begitu pula motivasi belajar peserta lansiadi pesantren masa keemasan berada pada kategori “Sangat Tinggi”,  hal ini menunjukkan bahwa motivasi intrinsik maupun ekstrinsik peserta dalam keadaan baik dan sudah siap untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Sedangkan hasil pengolahan data mengenai pengaruh kinerja musyrif terhadap motivasi belajar peserta lansia mempunyai hasil  51,5%. Nilai tersebut mempunyai arti bahwa kinerja musyrif memberikan konstribusi sebesar 51,5% terhadap motivasi peserta lansia di program pesantren masa keemasan. Adapun yang perlu ditingkatkan pada program ini adalah penambahan musyrif, hal ini bertujuan agar dapat memaksimalkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.


Keywords


Pengaruh Musyrif, motivasi belajar.

Full Text:

PDF

References


Dessler, Gary. (2006). MSDM, Jilid II. Jakarta: PT. Indeks.

Hamzah B. Uno, (2008), Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di BidangPendidikan.Jakarta: Bumi Aksara.

Hamzah B. Uno dan Nina Lamatenggo. (2012). Teori Kinerja dan Pengukurannya. Jakarta : Bumi Aksara.

Herzberg. (1979).The Scribner-Bantam English DictionaryAmerika Serikat.

KamusBesarBahasa Indonesia TentangKinerja.

Mangkunegara. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Edisi Kesepuluh,Bandung:PT. Remaja Rosda Karya.

____________. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

MangkuprawiraShafridan Aida VitayalaHubeis. (2007).ManajemenMutuSumberDayaManusia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Mangkuprawira. (2002).Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sardiman. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Singarimbun. (2011). MetodePenelitianSurvai. Jakarta: LP3ES.

Winardi. (2001). Motivasi & Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada

Undang-undangNo 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.