KEMANDIRIAN BERWIRAUSAHA PEMUDA PRODUKTIF MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (Studi Kasus Pada Kelompok Usaha Kecimpring Binaan PKBM Ash-Shoddiq Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat)

Neng Nisa A. Firdani

Abstract


Pengangguran di kalangan pemuda produktif sudah menjadi masalah besar di masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini dilatarbelakangi dari pentingnya pelaksanaan program pendidikan kecakapan hidup guna memberikan seseorang bekal pengetahuan, kemampuan fungsional praktis dan perubahan sikap untuk berusaha mandiri. Tujuan penelitian yaitu memperoleh data tentang gambaran kemandirian berwirausaha warga belajar, penerapan strategi 4P dalam program pendidikan kecakapan hidup dan hasil program pendidikan kecakapan hidup terhadap kemandirian berwirausaha warga belajar di PKBM Ash-Shoddiq. Landasan teori penelitian ini yaitu: konsep kemandirian, kewirausahaan, strategi marketing mix (4P), pemuda produktif, pendidikan kecakapan hidup dan pendidikan luar sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah empat partisipan yaitu satu orang penyelenggara, satu orang narasumber dan dua orang warga belajar. Berdasarkan kajian penelitian diperoleh hasil, yakni: 1) Gambaran kemandirian berwirausaha warga belajar program pendidikan kecakapan hidup belum memenuhi kriteria wirausaha yang mandiri secara keseluruhan, 2) Penerapan strategi 4P masih belum maksimal karena terkendala oleh modal dan kualitas dari sumber daya manusia yang masih terkungkung dengan pola lama. 3) Hasil pelaksanaan pembelajaran terhadap peningkatan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yaitu: pertama, peningkatan pengetahuan warga belajar terhadap manajemen kewirausahaan, manajemen keuangan, etika bisnis, teknik pengembangan keterampilan kecimpring dengan 4P. Kedua, munculnya motivasi dari warga belajar untuk melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi. Ketiga, dalam bentuk pengembangan produk.

Keywords


kemandirian berwirausaha, pendidikan kecakapan hidup

Full Text:

PDF

References


Abdullah, T. (1994). Pemuda Dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES.

Ali, M. (2005). Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta Didik). Jakarta: Rineka Cipta.

Alma, B. (2009). Kewirausahaan. Bandung: ALFABETA.

Anwar. (2006). Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills Education). Bandung: ALFABETA.

Badudu, J (1998). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Kasmir. (2009). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kasmir. (2004). Manajemen Perbankan. Jakarta : PT. Raja Grarfindo Persada.

Lutfiansyah, D. (2010). Pendidikan Kecakapan Hidup dalam Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga untuk Peningkatan Pendapatan dan Kemandirian Berwirausaha. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Nawawi & Martini. (1994). Penelitian Terapan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Putra, dkk. (2014). Hubungan Kemandirian Dengan Intensi Berwirausaha Pada Mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang [Online]. Diakses pada 5 Januari 2017, dari http://psikologi.ub.ac.id/wp content/uploads/2014/09/JURNAL-FIXED.pdf

Steinberg. (2002). Adolescence.6th Ed. USA: McGraw Hill Higher Education.

Sudjana, D. (2004). Pendidikan Luar Sekolah, Wawasan, Sejarah, Perkembangan, Falsafah, Teori Pendukung, Asas. Bandung: Falah Production.

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Depdiknas.

http://www.bkkbn.go.id/

http://www.bps.go.id/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.