KONSEP PENDIDIKAN PADA KISAH NABI KHIDIR AS DENGAN NABI MUSA AS DALAM ALQURAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KONSEP PENDIDIKAN ISLAM

Ahmad Syaripudin, Abas Asyafah, Udin Supriadi

Abstract


Essentially, education is the process of optimally guiding and developing human potentials, both the soul and mind or heart. Alquran provides comprehensive and integrative guidance for human beings in terms of their education, where there is no dichotomy, but rather unity and totality. The proof of this perfection of Alquran is reflected in the education concept from history of Nabi Khidir as with Nabi Musa as. In this research, the researcher attempts to explore and understand the education concept from history of Nabi Khidir as with Nabi Musa as in Alquran by referencing Tafsir Mu’tabaroħ. It adopted qualitative approach, employing the procedural methods of tahlīlī  and muqāran, with literature review as data collection technique. The data were analyzed textually, employing dilālaħ and munāsaba. The implications of this history of Nabi Khidir as with Nabi Musa as concept on Islamic education concep apply to: educators, students, goals, roles, principles, methods, materials, and media of education.

Pendidikan merupakan proses pembinaan dan pengembangan potensi manusia secara optimal, baik menyangkut jiwa, akal dan hatinya. Alquran memberikan bimbingan secara komprehensif dan integratif terhadap manusia dalam kaitannya terhadap pendidikan, di mana tidak ada dikotomi, melainkan kesatuan dan keseluruhan dalam pendidikan. Bukti dari kesempurnaan Alquran tersebut tergambar pada konsep pendidikan pada kisah Nabi Khidir as dengan Nabi Musa as. Di dalam penelitian ini, peneliti berupaya menggali dan memahami konsep pendidikan pada kisah Nabi Khidir as dengan Nabi Musa as dalam Alquran dengan merujuk kepada Kitab Tafsir  Mu’tabaroħ. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan secara prosedural metode yang digunakan adalah metode tahlīlī dan muqāran, dengan teknik studi pustaka dalam pengumpulkan data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis teks dengan menggunakan dilālaħ dan munāsaba. Adapun implikasi konsep pendidikan pada kisah Nabi Khidir as dengan Nabi Musa as dalam Alquran terhadap konsep pendidikan Islam meliputi; pendidik, peserta didik, tujuan, metode, materi dan media pendidikan.


Keywords


Education Concept, History of Nabi Khidir as with Nabi Musa as, and Islamic Education Concept

Full Text:

PDF

References


Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Daradjat, Z. (2009). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Daradjat, Zakiah. (2004). ilmu pendidikan islam. jakarta: Bumi Aksara.

Katsir, Abul Fida Al Hafizh Ibnu Katsir, (2010). Tafsir Al Quranul ‘Azhim. Berut-Libanon: Dar Al Fikr.

Muslih, 2008, Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Kenakalan RemajaJakartaRaja Grafindo Persada

Nasional, D. P. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Nata, Abuddin. (2003). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.

Nata, A. (2008). Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.

Purwanto, Y. (2015). Analisis terhadap Metode Pendidikn Menurut Ajaran Al-Quran dalam Membentuk Karakter Bangsa. Jurnal Pendidikan Agama Islam - Ta'lim Vol.13 No.1 .

Ramayulis. (2011). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Rizal, A. S. (2014). Filsafat Pendidikan Islam Sebagai Landasan Membangun Sistem Pendidikan Islami. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta'lim Vol.12 No.1 .

Rizal, A. S. (2015). Orientasi Konteks Sosial Pendidikan Islam . Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta'lim Vol.13 No.1 .

Rizal, A. S. (2014). Perumusan Tujuan Sebagai Basis Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam- Ta'lim Vol.12 No. 2.

Shihab, M. Q., & dkk. (2008). Sejarah dan Ulum Al-Qur`an. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Stennbrink, K. (1995). Qur'an Interpretations of Hamzah Fansuri and Hamka: A Comparison. Jurnal Studi Islamika, Vol 2. No.2 , 83.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suherman, A. (2012). Diktat Psikolinguistik. Bandung: Jurusan Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI: tidak diterbitkan.

Supadie, D. A. (2011). Pengantar Studi Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Surajiyo. (2010). Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Suyanto. (2008). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Syahidin, D. H. (2009). Menelusuri Metode Pendidikan dalam Al-Quran. Bandung: CV ALFABET.

Syurbasyi, A. (1999). Study Tentang Sejarah Perkembangan Tafsir Al-Qur`an Al-Karim. Jakarta: Kalam Mulia.

Tafsir, A. (2000). Filsafat Umum . Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2010). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2011). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Umar, B. (2012). Hadis Tarbawi Pendidikan dalam Perspektif Hadis . Jakarta: Amzah




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/t.v5i2.16750

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.17509/t.v5i2.16750.g9356

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

           
 
 
 
 
Tarbawy is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.