STUDI DESKRPTIF PROFIL KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP SALMAN ALFARISI BANDUNG

Husni Abdullah, Syahidin Syahidin, Aam Abdussalam

Abstract


Pengembangan kurikulum merupakan kegiatan yang penting yang harus dilakukan dalam rangka mengasilkan kurikulum yang baik, sebab kurikulum merupakan suatu komponen penting yang memiliki peran besar dalam mencapai tujuan pendidikan termasuk pendidikan agama Islam. Belakangan ini muncul permasalahan dekadensi moral di kalangan pelajar yang mengindikasikan kurang optimalnya PAI dilapangan. Minimnya upaya pengembangan kurikulum PAI di sekolah-sekolah disinyalir menjadi penyebab terjadinya permasalahan tersebut. Namun di tengah kondisi ini muncul beberapa lembaga pendidikan baru dengan ciri khas tertentu yang memiliki penekanan yang besar terhadap pengembangan kurikulum khusunya kurikulum pendidikan agama Islam. Salah satunya yaitu SMP Salman Al-Faris Bandung. Dalam kesempatan ini, peneliti berupaya untuk menggali dan memahami profil kurikulum PAI SMP Salman Al-Farisi Bandung. yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancawa, dan studi dokumen. Analisis data dengan cara mereduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dalam penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengembangan kurikulum PAI di SMP Salman Al-Farisi. Adapun implikasi dari pengembangan tersebut yaitu; tujuan PAI ditambah dengan dengan visi sekolah yaitu menjadikan khalifatullāh fil Arḍ yang raḥmatan lil’ālamīn, materi PAI diperluas yaitu; diintegrasikan nilai-nilai leadership, dan green education, baca tulis Alquran dengan metode tilawatī, taḥfiḍ juz 30 dan ayat-ayat pilihan, hafalan do’a-do’a,
hafalan hadiś ‘Arbaīn, dan pembiasaan ibadah. Kurikulum PAI, diorganisakikan kembali kedalam beberapa bentuk program, diataranya tilawatī, taḥfiḍ, matrikulasi, serta pembiasan ibadah wajib dan sunnah (seven sunnah).

Keywords


Kurikulum; Pendidikan Agama Islam; Profil

References


Arifin, Z. (2012). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Daradjat, Z. (2004). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Gunawan, H. (2013). Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Alfabeta.

Hamalik, O. (2014). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Pt. Bumi Aksara.

MKDP, T. P. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Muhaimin. (2009). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Ramayulis. (2012). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Sukaya. (2010). Pengembangan Kurikulum Berbasis Teknologi dan Informasi. Jurnal TeknologiInformasi dan Pendidikan , I, 100-112.

Sumantri, M. (1988). Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: DEDIKBUD.

Suryabrata, S. (2012). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Raja

Grafindo Persada.

Wahyudin, D. (2014). Manajemen Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/t.v3i2.4516

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.17509/t.v3i2.4516.g3141

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

                 
 
 
 
 
Tarbawy is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.