KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENUJU MASYARAKAT MADANI

Mia Fitriah Elkarimah

Abstract


Masyarakat madani merupakan masyarakat yang sadar akan hak-hak warga masyarakat dan melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara, masyarakat yang terbuka, toleran, menghargai hak asasi manusia dan yang paling menonjol dalam ciri masyarakat madani adalah baldatun toyyibatun warobbun gofur. Tuntutan perubahan menuju masyarakat madani di Indonesia memerlukan berbagai perubahan pada semua aspek kehidupan masyarakat, serta sangat membutuhkan individu dan masyarakat dengan kemampuan yang tinggi. Pendidikan sebagai sarana terbaik untuk membentuk suatu generasi, dituntut untuk peran sertanya dalam membangun masyarakat. Oleh karena itu, konsep-konsep pendidikan Islam memiliki peran yang strategis dan fungsional dalam upaya membangun masyarakat madani di Indonesia. Dalam tulisan ini, penulis akan memaparkan konsep pendidikan seperti apakah yang ditawarkan oleh Islam dalam mewujudkan masyarakat madani di Indonesia.

Keywords


Baldatun Toyyibatun Warobbun Gofur, Masyarakat Madani, Pendidikan Islam

Full Text:

PDF

References


A. Ubaidillah dkk. (2007). Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani. Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah.

al-Alusi, A. a.-F.-D.-S.-B. (t.t.). Rûh al-Ma’âni fi Tafsîr Al-Qur’ân al-‘Azîm wa al-Sab’i al-Matsâni. t.t.p.: Dar al-Fikr.

al-Asfahani, R. (t.t.). al-Mufradat li Gharib al-Qur’an. Beirut: Dar al-Ilmiah.

Amin, A. (1975). Fajrul Islam. Beirut: Dar al-Kutub.

Chamim, A. i. (2002). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Lembaga Penelitian Taniredja dan Pengembangan Pendidikan (LP3) UMY.

Engineer, A. A. (2006). Islam dan Teologi Pembebasan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Galigo, S. B. (t.thn.). Perpaduan Umat dan Piagam Madinah. Dipetik Oktober 4, 2009, dari http://alfatihah.virtualave.net/pustaka/writers/syamsulbahri/perpaduanummatdan2.html

Hakim, M. (2003). Model Masyarakat Madani. Jakarta: Inti Media.

Hatta, A. (2001). Peradaban yang Bagaimana? Rincian Misi Negara Tauhid Madinah. Retrieved from rully-indrawan.tripod.com

Ibrahim, H. (1967). Tarikhul Islam. Kairo: Maktabah al-Nahdah al-Misriyyah.

Karni, A. S. (1999). Civil Society dan Ummah (Sintesa Diskursif Rumah Demokrasi). Jakarta: PT Logos Wacana Ilmu.

Latif, Y. (2007). Dialektika Islam (Tafsir Sosiologis Atas Sekulerisasi dan Islamisasi di Indonesia). Yogyakarta: Jalasutra.

Madjid, N. (1999). Budaya Nasional, Masyarakat Madani, dan Masa Depan Bangsa. Bandung: Pustaka Hidayah.

Madjid, N. (2007). Islam dan Humanisme (Aktualisasi Humanisme Islam di Tengah Krisis Humanisme Universal). Yogyakarta: IAIN Semarang dan Pustaka Pelajar.

Qardhawi, Y. (2010). Fiqih Jihad: Sebuah Karya Monumental Terlengkap tentang Jihad Menurut al-Quran dan Sunnah. Jakarta: Mizan Publika.

Quthub, M. (2001). Islam Agama Pembebas. (F. K. Timu, Penerj.) Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Raharjo, M. D. (2000). Sejarah Agama dan Masyarakat Madani. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sanaky, H. A. (2003). Paradigma Pendidikan Islam: Membangun Masyarakat Madani Indonesia. Yogyakarta: Safiria Insania Press.

Shihab, Q. (1999). Wawasan Al-Qur'an. Bandung: Mizan.




DOI: https://doi.org/10.17509/t.v4i1.6989

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

           

          

 

 

TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.