PROGRAM GERAKAN CINTA ALQURAN “GENTA” DALAM MENGOPIMALKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH (Studi Deskriptif Di SMP Unggulan Al-Amin Ngamprah)

Ray Anjarsari, Syahidin Syahidin, Elan Sumarna

Abstract


Alquran al-karim adalah kitab Allah Swt. yang merupakan petunjuk bagi manusia. Manusia tidak akan mampu menjadikan Alquran sebagai petunjuk manakala ia tidak paham isi dan makna Alquran. Langkah awal untuk memahami Alquran adalah dengan mempelajari Alquran. Akan tetapi, pada kenyataannya para pelajar saat ini masih banyak yang belum mampu membaca Alquran dengan baik. berdasarkan hasil tes BAQI UPI tahun 2015/2016 mahasiswa yang belum bisa membaca Alquran masih 77,55%. Kondisi ini sangat memprihatinkan dengan banyaknya pelajar yang belum mampu membaca Alquran, apalagi menjadikan Alquran sebagai petunjuk dalam hidupnya.salah stu penyebabnya adalah kurangnya rasa cinta terhadap Alquran. Untuk mengatasi kondisi tersebut peneliti melakukan penelitian di sebuah lembaga pendidikan yakni SMP Unggulan Al-Amin yang difokuskan pada program Gerakan Cinta Alquran “GENTA”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari program Gerakan Cinta Alquran “GENTA” dapat mengoptimalkan pendidikan agama Islam di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dari data tersebut di analisis  dengan mereduksi data, penyanjian data, triangulasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa program Gerakan Cinta Alquran “GENTA” memiliki serangkaian kegiatan, kegiatan tersebut diantaranya; murojaah Alquran, tadarus Alquran, tahsin Alquran, tahfidz Alquran, tafhim Alquran, ceramah, sidang komprehensif dan wisuda tahfidz. selanjutnya, dalam oprasionalisasi setiap kegiatan, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi dinilai baik dan cukup baik bila ditinjau dari Permendiknas Nomor 47 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Nonformal. Program Gerakan Cinta Alquran ini menghasilkan siswa memiliki kemampuan membaca Alquran yang baik, hafidz Alquran 1-2 Juz dan siswa memiliki sifat sopan santun, jujur dan terbiasa berbuat baik dalam kesehariannya sebagai pengamalan terhadap Alquran. Dengan demikian program Gerakan Cinta Alquran dapat mengoptimalkan Pendidikan Agama Islam di sekolah.


Keywords


Alquran,Cinta Alquran, Optimalisasi, Pendidikan Agama Islam

Full Text:

PDF

References


Al-Qari', A. A. (2010). Cara Mudah Belajar Tajwid. (A. Aziz, Penerj.) Jakarta Selatan: PT Embun Publishing.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Haeri, S. F. (2001). Cahaya Alquran. Jakarta Timut: Serambi Ilmu Semesta.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nawawi, R. S. (2011). Keperibadian Qur'ani. Jakarta: Amzah.

Shihab, Q. (1992). Membumikan Alquran. Bandung: Mizan.

Sudianto, M. (2006). Optimalisasi Pembelajaran Muatan Lokal dan Relevansinya Dengan Kebutuhan Lapangan Kerja Pada Pendidikan Dasar 9 Tahun. Jurnal Pendidikan Dasar, 7.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Syahidin. (2009). Menelusuri Metode Pendidikan Dalam Alquran. Bandung: Alfabeta.

Syarbini, A., & Jamhari, S. (2012). Kedahsyatan Membaca Alquran. Bandung: RuangKata.

Yulianti, T. (2012). Penggunaan Metode Terpadu Bil Hikmah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Siswa Terhadap Bacaan Mad Far'i di SMP Negeri 2 Ujung Jaya. (Skripsi, FPIPS, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung).

Yusuf, K. M. (2012). Studi Alquran. Jakarta: Amzah.




DOI: http://dx.doi.org/10.17509/t.v4i1.6992

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.17509/t.v4i1.6992.g4711

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.