EFEKTIVITAS EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI (Studi Kasus Analisis SWOT dan Perencanaan Strategis)

Silmi Amrullah

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena penanaman budaya mutu di perguruan tinggi, oleh karena itu kesadaran akan kualitas harus ditingkatkan. Fokus dalam penelitian ini adalah efektivitas evaluasi diri program studi dengan pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, studi kasus di program studi S1 akuntansi Universitas Katolik Parahyangan, proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, dengan pengambilan sampel berdasarkan proposive sampling. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa; Pertama, evaluasi diri dilaksanakan oleh semua elemen yang terkait dalam program studi, untuk mengetahui secara menyeluruh kinerja program studi dilihat dari pencapaian SPM Dan SNP. Kedua, Tujuan dilaksanakannya evaluasi diri adalah untuk mengetahui: (1) Kekuatan (Strenght), (2) Kelemahan (Weakness), (3) Peluang (Opportunity) dan (4) Ancaman (Threats). Ketiga, Faktor Penunjang diantaranya; (1) Sumber daya manusia, (2) Pemahaman konsep, (3) Mekanisme pelaksanaan evaluasi diri (4) Evaluasi diri yang berkelanjutan. Faktor Penghambat dirasa sangat minim, kendala yang dihadapi seperti adanya konplik antara anggota yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Rekomendasi; meningkatan pengawasan oleh ketua program studi pada pelaksaan evaluasi diri dan melibatkan pakar sejawat dari luar program studi sehingga evaluasi diri dapat dilaksanakan secara objetif.

References


Agung, Kurniawan. (2005). Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaharuan.

Agus Salim C. (2018). Evaluasi Diri dan Perencanaan Kerja Pendidikan Bagi Peningkatan Mutu Sekolah/Madrasah. Jurnal Ar’Rihla: Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah: IAINU Kebumen, Vol. 3, No. 1, hlm 5.

Association of Professionals in Education and Childern’s Trusts Aspect 2005.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN- PT) 2001.

Basukiyatno. (2005). Peran Evaluasi Diri dalam Pengembangan dan Peenyelenggaraan Program Pendidikan Tenaga Kependidikan. Cakrawala Jurnal pendidikan, Vol. 1 No. 1. hlm 2.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tahun 2006.

Hendraman. (2014). Kendala-Kendala Pelaksanaan Evaluasi Diri Sekolah.

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol 20, No 1, hlm 74.

Hessel, Nogi S. Tangkilisan. (2005). Manajemen Publik. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia : Jakarta.

Lubis, Hari. S.B. dan Martani Husaini. (1987). Teori Organisasi (Suatu Pendekatan Makro), Jakarta: Pusat Antar Universitas Ilmu-ilmu Sosial Universitas Indonesia.

MacBeath, J. & Oduro, G. (2005). Self-Evaluation and Inspection: A New Relationship? London: National Union of Teachers.

Pedoman Evaluasi Diri Tahun 2011.

Slameto. (2011). Evaluasi Diri Sekolah dan Monitoring Sekolah oleh Pemerintah Daerah. Scolaria, Vol. 1, No. 2, hlm 1-12.

Subangun & Lally. (2018). Penerapan Evaluasi Diri Sekolah Dasar Model EMI di Kabupaten Ponorogo Tahun 2017. Jurnal Pendidikan Edutama. Vol. 5, No. 1, hlm 82-83.

Yusuf, Farida. 2000. Evaluasi Program. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukesti, Kusma. P. (2013). Pelaksanaan Evaluasi Diri Sekolah Bagi Satuan Pendidikan. Jurnal Ilmiah Tutwuri Handayani. Vol. 2, No. 2.




DOI: https://doi.org/10.17509/jap.v28i1.18125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Administrasi Pendidikan



ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007
Jurnal Administrasi Pendidikan is issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
free
hit counter
View My Stats