ANALISIS FILOSOFI BENTUK ATAP MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON
Abstract
Masjid Agung Sang Cipta Rasa, yang merupakan salah satu masjid agung tertua di Kota Cirebon, memiliki sejarah dan arsitektur yang unik. Dibangun oleh para Wali pada masa Sunan Gunung Jati sebagai sultan pertama di Kesultanan Cirebon, masjid ini menjadi simbol dari kekayaan budaya dan warisan spiritual yang terus dijaga dan dilestarikan. Arsitektur masjid ini dipengaruhi oleh akulturasi budaya, yang mencerminkan pengaruh budaya yang kaya dan beragam dari Sunda dan Jawa. Salah satu aspek yang menarik untuk diteliti adalah filosofi atap Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Bentuk atap limasan dengan tiga lapisan yang unik ini memiliki makna filosofis dan simbolik yang mendalam. Atap tersebut bukan hanya sebagai elemen fisik bangunan, tetapi juga sebagai representasi dari nilai-nilai spiritual dan budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode observasi, pengukuran, dan analisis teks untuk mengungkap filosofi bentuk atap tumpang tiga pada Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pesan yang ingin disampaikan melalui struktur atap Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan mengungkap nilai-nilai yang tersembunyi di balik arsitektur masjid tersebut. Dengan demikian, studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang arsitektur fisik sebuah bangunan, tetapi juga mengajak untuk merenungkan dan memahami hubungan antara arsitektur, budaya, dan spiritualitas dalam konteks Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Muffid, M., dkk. (2014). Konsep Arsitektur Jawa dan Sunda pada Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon. ISSN : 0853-2877. Vol.14 No 2, 65-70.
Supriatna, C., Handayani, S. (2021). Ungkapan Bentuk dan makna Filosofi Atap Masjid Raya Sumatera Barat. Jurnal Arsitektur ZONASI. 4(2), 307-312.
Schiffer, L., dkk. (2019). Pengaruh Akulturasi pada Makna Ornamen Bunga Teratai Di Mihrab Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon. Jurnal Ilmiah Desain dan Konstruksi. Vol. 18 No 2, 124-139.
Kartika, N., dkk. (2020). The Visual Arts of Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon: Hybrid Culture Identity. Harmonia: Journal of Arts Research and Education. 20 (1) (2020), 95-107.
Zainuri, A. (2020). Integrasi Islam Dan Budaya Lokal Dalam Seni Arsitektur Masjid Kuno Di Jawa: Sebuah Tinjauan Umum. Heritage: Journal of Social Studies. Vol. 2 No 2, 125-144.
Budi, B. (2004). A Study on the History and Development of the Javanese Mosque Part 1: A Review of Theories on the Origin of the Javanese Mosque. Journal of Asian Architecture and Building Engineering. Vol.3 No 1, 189-195.
Alamsyah, S. (2010). Nilai Budaya Arsitektur Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon Provinsi Jawa Barat. Patanjala. Vol. 2 No 2, 172-190.
Ashadi. (2017). Makna Sinkretisme Bentuk Pada Arsitektur Mesjid-Mesjid Walisanga. Arsitektur UMJ Press.
DOI: https://doi.org/10.17509/jare.v6i2.71280
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Journal of Architectural Research and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






