PENGARUH METODE REPETISI DALAM LATIHAN PLYOMETRICS SINGLE-LEG SPEED HOP TERHADAP PENINGKATAN POWER ENDURANCE TUNGKAI PADA CABANG OLAHRAGA FUTSAL

Juskhia John, Dikdik Zafar Sidik

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh metode repetisi dalam latihan plyometrics single-leg speed hop terhadap peningkatan power endurance tungkai. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian adalah anggota ekstrakulikuler Futsal SMAK 2 BPK Penabur 2 Bandung sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan yaitu: multistage hurdle jump test. Hasil penelitian ini adalah metode repetisi dalam latihan plyometrics single-leg speed hop memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan power endurance tungkai. Berdasarkan hasil penelitian bahwa, metode repetisi dalam latihan plyometrics single-leg speed hop memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan power endurance tungkai pada cabang olahraga futsal. Disarankan kepada para pelatih untuk ikut mencoba metode repetisi dalam latihan plyometrics untuk peningkatan power endurance tungkai. Program latihan power dilakukan dengan bertahap, sistematis sesuai dengan kebutuhan periodisasi dan tujuan latihan.


Keywords


Metode Repetisi, Latihan Plyometrics, Single-Leg Speed Hop, Power Endurance Tungkai, dan Futsal.

Full Text:

PDF

References


Alat Ukur. Instrumen test Multi Stage Hurdle Jump Test. Tersedia: http://www.topendsports.com/testing/tests/multistage-hurdle.htm/

Apta, MyIsdayu & Kurniawan. (2015). Ilmu Kepelatihan Dasar. Bandung: Alfabeta,Cv.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bompa,Tudor. (1999). Periodezation Training For Sports. Human Kinetics.

Chu, Donald (1991). Jumping Into Plyometrics. Leisure Press Champaign.

Dikdik Zafar Sidik (2011). Manfaat Pelatihan Harness: Manfaat pelatihan Harness dalam Meningkatkan Kemampuan Fisik Anaerob dan Aerob. [Online].

Tersedia: http://dizas424starperformance.blogspot.com/

Harsono. (1988). Coaching dan aspek-aspek psikologis dalam coaching. Jakarta: CV Tambak Kusuma.

Lhaksana, Justinus. (2011). Taktik & Strategi Futsal Modern. Jakarta: BeChampion (Penebar Swadaya Group).

Mulyadi , S. ( 2011). Dampak Penerapan Pelatihan Complex Trainning Terhadap Peningkatan Kemampuan Power Endurance. Bandung. UPI.

Nurhasan. & Cholil, Hasanudin. (2007). Tes dan Pengukuran Olahraga. Bandung: FPOK UPI.

Radcliffe, James. (1999). Hight power plyometrics. Human kinetics.

Riduwan (2005). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan, dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Rizki, Mulyawan. (2014) Dampak Penerapan Pola Pelatihan Harness Menggunakan Metode Interval Dan Repetisi Terhadap Peningkatan

Kemampuan Power Endurance Tungkai [SKRIPSI]. Bandung: FPOK UPI.

Sidik, D Zafar. (2010). Pembinaan Kondisi Fisik (Dasar dan Lanjutan). Bandung. FPOK UPI.

Sugiyono, (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta: Bandung.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surakhmad, Winarno. (2004). Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik. Bandung: Tarsito.

Universitas Pendidikan Indonesia .(2013). Pedoman Karya Tulis Ilmiah. UPI Bandung.




DOI: https://doi.org/10.17509/jko-upi.v10i2.15724

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kepelatihan Olahraga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

View My Stats

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.