STANDARISASI VO2MAX ATLET BULUTANGKIS KATEGORI TUNGGAL REMAJA PUTRA DI JAWA BARAT

Budiman Faza Nugraha

Abstract


Standarisasi adalah sebuah acuan atau patokan yang bersifat wajib. VO2Max merupakan ukuran mengenai kemampuan gabungan dari otot-otot yang berkontraksi untuk mengonsumsi oksigen bagi keperluannya mengolah sumber daya (energi) dengan kemampuan sistema hemo-hidro-limfatik, sistema respirasi dan sistema kardiovaskular (Ergosistema II) mengangkut oksigen ke mitochondria otot untuk melakukan aktivitas dalam waktu tertentu tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Bulutangkis merupakan olahraga yang menuntut untuk terus bergerak mengejar shuttlecock ke segala arah dengan cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat standarisasi VO2Max untuk atlet bulutangkis kategori tunggal remaja putra di Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi merupakan seluruh atlet tunggal remaja putra di club Jawa Barat dengan sampel penulis mengambil beberapa elemen dari populasi menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah Bleep test. Untuk membuat standarisasi VO2Max, peneliti mencari nilai rata-rata, simpangan baku, dan menggunakan teknik Penilaian Acuan Norma. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penelitian yang diperoleh, hasil penelitian ini menunjukan standarisasi VO2Max untuk atlet bulutangkis kategori tunggal remaja putra di Jawa Barat, terbagi ke dalam lima kategori, yaitu Baik Sekali (61-68), Baik (53-60), Cukup (45-52), Kurang (37-44), dan Kurang sekali (29-36).

Keywords


Vo2Max, Atlet Bulutangkis, dan Kategori Tungal

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Cholil, D.H dan Hidayah, N. (2013). Mata Kuliah Statistika. Bandung : FPOK UPI.

Giriwijoyo, H.Y.S. S. dan Sidik, D.Z. (2013). Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga). Bandung: Rosda.

Giriwijoyo, Y.S.S. dkk. (2005). Manusia Dan Olahraga. Bandung : ITB.

Harsono. (1988). Coaching Dan Aspek-aspek Psikologis Dalam Coaching. Jakarta : CV. Tambak Kusuma.

Kurniasari, D.P. (2015). Jurnal : Profil Kondisi Fisik Atlet Pelatda Softball Putri Daerah Istimewa Yogyakarta, hlm. 1 – 8.

Lhaksana, J. (2011). Taktik dan Strategi Futsal Modern. Jakarta: Be Champion

Nurhasan, H. dan Cholil D.H. (2014). Tes dan Pengukuran Keolahragaan. Bandung : FPOK UPI.

Rusli, I. (2015). Psikologi Kepelatihan. Bandung: CV.Nurani.

Satriya, Subarjah. (2013). Kepelatihan Permainan Bulutangkis, Bandung : CV.Nurani.

Satriya, Sidik, D.Z. & Imanudin, I. (2014). Teori Latihan Olahraga. Bandung : CV Nurani.

Sudijono, A. (2012). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wiarto, Giri. (2013). Fisiologi Dan Olahraga. Yogyakarta : Graha Ilmu.

eprints.uny.ac.id. (2013). Pengertian Identifikasi. [Online]. Diakses dari

http://www.eprint.uny.ac.id/7723/3/BAB%202%20-%2008601244012.Pdf.

repository.ipb.ac.id. . (2008). Pengertian standarisasi. [Online]. Diakses dari

http://www.repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789.

repository.ekuitas.ac.id. (2008). Pengertian standarisasi. [Online]. Diakses dari

http://www.repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789.




DOI: https://doi.org/10.17509/jko-upi.v10i2.15925

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kepelatihan Olahraga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

View My Stats

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.