HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN RASA PERCAYA DIRI WASIT BOLA BASKET

Hernawan Rosyadi, Mulyana Mulyana, Dadan Mulyana

Abstract


Tugas wasit tidaklah mudah dalam memimpin pertandingan, apalagi dengan waktu pertandingan cukup lama, dan pengambilan keputusan dalam hitungan detik, maka timbul masalah yang berhubungan dengan percaya diri dan kebugaran jasmani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan rasa percaya diri wasit bola basket. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel adalah wasit yang berlisensi B yang berada di PERBASI Jawa Barat. Alat ukur yang digunakan adalah test lari multi tahap dan angket percaya diri, uji presentase, uji t, dan uji korelasi. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh temuan bahwa, tingkat kebugaran jasmani wasit basket PERBASI Jawa Barat berada pada kategori tinggi, dan tingkat percaya diri wasit bola basket PERBASI Jawa Barat berada pada kategori baik, dan hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan rasa percaya diri wasit bola basket PERBASI Jawa Barat adalah memiliki nilai r=0.79 dengan koefisien korelasi kuat atau tinggi. Atas temuan yang didapat, disarankan wasit bola basket mempunyai tingkat kebugaran jasmani yang tinggi agar mobilitas wasit teratur dalam melihat kejadian diatas lapangan dan percaya diri memimpin pertandingan.

Keywords


Kebugaran Jasmani, Percaya Diri, dan Wasit Bola Basket.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik,

Jakarta: Rineka cipta.

Darmadi, Hamid. (2012). Dimensi-dimensi metode penelitian pendidikan dan

sosial. Bandung: Alfabeta.

FIBA. (2013). Phsycal Fitness Referee. [Online]. Diakses dari

www.FIBA.com/phsycal Fitness Referee.htm.

FIBA. (2013). Official Basketball Rules [Online]. Diakses dari

www.FIBA.com/official basketball rules.htm.

Frahmawati, Ima (2014). Pengaruh Kepercayaan Diri Wasit Terhadap

Keberhasilan Memimpin Pertandingam Futsal. [Artikel] Bandung: FPOK

UPI.

Ghufron dan Risnawati. (2010). Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Griwijoyo (2004). Ilmu kesehatan Olahraga. Bandung: Bookmart Indonesia.

Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta:

C.V. Tambak kusuma.

Husdarta, dkk. (2010). Psikologi Olahraga. Bandung: FPOK UPI.

Ibrahim, Rusli. (2007). Psikologi olahraga. Bandung : FPOK UPI.

Komarudin. (2015). Psikologi Olahraga Latihan Keterampilan Mental dalam

Olahraga Kompetitif . Bandung: PT Remaja Rosdakarya Bandung.

Matjan, Bastinus. (2010). Kesehatan Olahraga. Bandung: FPOK UPI.

Narti, Aulia. (2005). Makna Kepercayaan Diri . PT Indahjaya Adipratama.

Nazir, Moh. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nurhasan. (2007). Tes dan Pengukuran Keolahragaan. Bandung: FPOK UPI.

Oliver, J. (2007). Dasar-Dasar Bola Basket. Bandung: PT Intan Sejati.

PERBASI. (2012). Kurikulum Nasional Penataran Wasit. [Online]. Diakses dari

www.PERBASI.com/kurikulum nasional penataran wasit.htm.

PERBASI. (2011). Laws of The Game (peraturan permainan). Jakarta: PERBASI.

Setyobroto, Sudibyo. (2005). Psikologi Olahraga. Jakarta: PT Anem Kosong

Anem.

Sudjana. (2005). Metode statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiono. Dendy (2008). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukintaka. (1983). Permainan. Jakarta: Depdikbud.

Surakhmad, Winarno. (1989). Pengantar penelitian ilmiah, dasar, metode,

teknik. Bandung: Tarsito.

Wissel, H. (1996). Bola Basket. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.




DOI: https://doi.org/10.17509/jko-upi.v10i2.16142

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kepelatihan Olahraga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

View My Stats

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.