Ethnic Diversity in Teaching Sorogan of Pesantren

Ummah Karimah

Abstract


This study aims to describe the teaching of sorogan in the pursuit of books in Pesantren (Islamic boarding schools) with ethnic diversity. Ethnic diversity of the kyai (teacher) and the santri (student). This research explains the implementation of sorogan teaching to produce a product in santri. This research is descriptive qualitative research. In collecting data used the interview method and observation. The results of this study are that in the learning process using the Sorogan method there are problems in the adjustment of santri in taking lessons and the cultural language of the pesantren itself as a learning process of the santri in Islamic boarding schools.


Keywords


Ethnic Diversity; Pesantren; Sorogan

Full Text:

PDF

References


Ahmad, M. A. (2012). Liberalisasi Islam di pesantren (Refleksi pemikiran santri). Kediri: Pustaka Sidogiri.

Basuki. (2003). Pesantren dan pendidikan kecakapan hidup (Life skills). Jurnal Cendikia, 5(2), 292-310.

Dhofier, Z. (2015). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Djuhan, W. M. (2006). Urgensi materi sejarah dalam pengembangan kurikulum pesantren. Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, Cendekia, 4(2), 1-12.

Munjahid. (2011). Sekularisasi pesantren. Jurnal Cendekia, 9(1), 15-26.

Noor, A. S. (2009). Orientasi pengembangan pendidikan pesantren tradisional. Jakarta: Prenada Media Group.

Nuryadin. (2014). Pendidikan multikultural di pondok pesantren karya pembangunan puruk cahu kabupaten Murung Raya. Tesis: Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

Rinaningsih. (2014). Implementasi model perkuliahan terpadu sorogan-bandongan untuk menentukan pemahaman mahasiswa dalam mempelajari mekanisme reaksi. Jurnal Pengajaran MIPA, 19(2), 266-274.

Sopidi, S. (2014). Integrasi modal sosial dan budaya dalam pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter di pondok pesantren modern as-sakinah sliyeg indramayu. Holistik, 15(2), 287-308.

Soyomukti. (2010). Teori-teori pendidikan. Yogyakarta: Ar-ruz Media.

Sugiati. (2016). Implementasi metode sorogan pada pembelajaran tahsin dan tahfidz pondok pesantren. QATHRUNÂ, 3(1), 135-160.

Tamam, B. (2015). Pesantren nalar dan tradisi (Geliat santri menghadapi ISIS, terorisme, dan transnasionalisme Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zuhriy, M. S. (2011). Budaya pesantren dan pendidikan karakter pada pondok pesantren salaf. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 287-310.




DOI: https://doi.org/10.17509/jomsign.v2i2.10826

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats