Work Ethic Values in Pappaseng and its Implications for Career Guidance in Schools

Syahril Syahril

Abstract


The aims of this study was to reveal the work ethic values in the Bugis tribal pappaseng and the implications of work ethic values in pappaseng in career guidance. This type of research is descriptive qualitative research. The location of the study was conducted in Bone and Wajo District, South Sulawesi. Data collection is done through interviews with the number of respondents as many as four people consisting of two cultural people, one community leader and one academic. The results showed that Pappaseng reso, getteng, lempu, green tea idipa najaji, sipakainge, sipakatau, sipakalebbi, sipakainge malilu, mali siparappe, rebba sipatokkong, and siri were work ethic values in pappaseng which had implications for the development of career guidance services for student.


Keywords


21st Century Skills; MEA; Pappaseng; Work Ethics

Full Text:

PDF

References


Abbas, I. (2013). Pappaseng: Kearifan lokal manusia bugis yang terlupakan. Sosiohumaniora, 3(15), 272-284.

Abdullah, E. (2014). Mengungkap rahasia etos kerja orang bugis. Jakarta: Kompasiana.

Abidin, A. Z. (1983). Persepsi orang Bugis, Makassar tentang hukum, negara, dan dunia luar. Bandung: Alumni.

Amir, J., & Dalle, A. (2010). Pappaseng Alempureng sebagai sarana pengendalian diri pada masyarakat Bugis. In Seminar Internasional Bahasa dan Sastra Se-Asia Tenggara, di Trang-Thailand (pp. 1-18). Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Kesuma, A. I. (2012). Moral ekonomi (Manusia) bugis. Makassar. Rayhan Intermedia.

Arifah, Diyah Fatwati. (2015) Peran Layanan Bimbingan & Konseling untuk Mempersiapkan Tenaga Kerja Berkualitas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). In Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling, Profesi BK di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) (pp. 170-176). Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Buchori, S. (2014). Program bimbingan karier untuk peningkatan core work skills mahasiswa (studi eksperimen kuasi terhadap mahasiswa semester akhir program studi manajemen Universitas Pendidikan Indonesia). Tesis. Bandung: UPI.

Chester, E. (2012). Reviving Work Ethic: A Leader’s Guide to Ending Entitlemeny and Restoring Pride in thne Emerging Workforce. Austin: Greenleaf Book Group Press.

Czerw, A., & Grabowski, D. (2015). Work attitudes and work ethic as predictors of work engagement among Polish employees. Polish Psychological Bulletin, 46(4), 503-512. doi: 10.1515/ppb-2015-0057

Depdiknas. (2007). Rambu-Rambu Penyelenggaraan Bimbingan Dan Konseling Dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta: Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.

Desyanti, P. (2017). Meningkatkan etos keja di era MEA. Retrieved December 20th, 2017, from http://news.unair.ac.id/2017/05/22/meningkatkan-etos-kerja-di-era-mea/

Evienia, B., Aldi, E., & Madhyaratri, A. (2014). Pandangan pelaku pendidikan di universitas terhadap pemberlakuan masyarakat ekonomi ASEAN 2015. Bina Ekonomi, 18(2), 105-116.

Faraby, M. E., & Faiza, S. I. (2015). Etos kerja pedagang etnis Madura di pusat grosir Surabaya ditinjau dari etika bisnis Islam. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 1(3), 178-193.

Fatkuroji, F. (2015). Kesiapan pendidik dan tenaga kependidikan dalam menyonsong masyarakat ekonomi ASEAN. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(01), 101-114.

Hill, R. B., & Petty, G. C. (1995). A new look at selected employability skills: A factor analysis of the occupational work ethic. Journal of Vocational Education Research, 20(4), 59-73.

Hill, R. B. (1997). Demographic differences in selected work ethic attributes. Journal of Career Development, 24(1), 3-23.

Ingsih, K. (2011). Menerapkan etos kerja profesional dalam meningkatkan kinerja (Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan). Semarang: Universitas Dian Nuswantoro.

Jemmain, N. F. N. (2017). Aktualisasi nilai pappaseng dalam rangka pembangunan karakter bangsa. SAWERIGADING, 17(3), 357-364.

Maida, Nur (2016). Pengasuhan Anak dan Budaya 3S (Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi) Di Perkotaan. Seminar Nasional “Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Membentuk Karakter Bangsa Dalam Rangka Daya Saing Global tanggal 29 Oktober 2016

Nahari, M. F. (2012) Nilai budaya suku bugis yang mempengaruhi etos kerja. Thesis. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Nawawi, N. (2015). Asimilasi lontara pangadereng dan syari'at Islam: Pola perilaku masyarakat bugis-wajo. Al-Tahrir: Journal of Islamic Thought, 15(1), 21-41.

Pelras, C. (2006). Manusia Bugis. Jakarta: Nalar dan Forum Jakarta-Paris.

Punagi, A. Abu Bakar, Dkk. (1983). Pappaseng (Wasiat Orang Tua Dulu). Ujung Pandang: YKSS.

Rusli, M. (2015) Impelementasi nilai Siri’ Napacce dan agama di tanah rantau; Potret Suku Bugis-Makassar Di Kota Gorontalo. Jurnal al-Asas, 3(2), 133-148

Saepudin, E., & Syah, W. F. (2015). Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ditinjau dari perspektif Islam (Pendekatan surat al Jumuah/62 Ayat 10-11). In Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian (pp. 6-15). Purwokerto: Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Selegi, S. F. (2015) Evaluasi peran perguruan tinggi dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA). In Seminar Pendidikan Nasional Peluang dan Tantangan Dunia Pendidikan dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) (pp. 1735-1750). Palembang: Universitas PGRI Palembang.

Sikki, M. (1998). Nilai dan manfaat Pappaseng dalam sastra Bugis. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Syamsuddin, M. M. (2010). Pendekatan fenomenologis dalam studi perbandingan etos kerja manusia Bugis-Makassar dan bangsa Jepang. Jurnal Filsafat, 2(20), 183-196.

Syarif, E., Sumarmi, S., Fatchan, A., & Astina, I. K. (2016). Integrasi nilai budaya etnis bugis makassar dalam proses pembelajaran sebagai salah satu strategi menghadapi era masyarakat ekonomi Asean (MEA). Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(1), 13-21.

Ter Bogt, T., Raaijmakers, Q., & Van Wel, F. (2005). Socialization and development of the work ethic among adolescents and young adults. Journal of vocational behavior, 66(3), 420-437.

Utomo, P. (2014). Kesiapan sumber daya manusia (tenaga kerja) bidang konstruksi di indonesia menghadapi masyarakat ekonomi Asean. Qistie Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 85-97.

Winanda, R. V., Ham, D., & Nugraha, P. (2015). Analisis Kesiapan Sumber Daya Manusia Pada Kontraktor Di Surabaya Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 4(2), 1-8.

Yulianty, R. T., & Octaviani, M. (2014). Pengaruh agama dan budaya terhadap etos kerja pebisnis muslim suku bugis di kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Jurnal Millah, 14(1), 1-20.




DOI: https://doi.org/10.17509/jomsign.v2i2.10827

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats