NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL SI ANAK BADAI KARYA TERE LIYE DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA SISWA SMA

Tevi Septyani Putri, Yulianeta Yulianeta, Dheka Dwi Agustiningsih

Sari


Abstrak

Salah satu novelis yang banyak menyisipkan nilai-nilai sosial dalam karyanya adalah Tere Liye. Salah satu karyanya tersebut adalah novel yang berjudul Si Anak Badai. Novel tersebut menceritakan perjuangan warga kampung Manowa dalam mempertahankan tanah kelahirannya. Novel ini dianalisis secara mendalam menggunakan pisau analisis sosiologi sastra untuk menemukan nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Hasil analisis tersebut kemudian diolah menjadi alternatif bahan ajar sastra bagi siswa SMA. Salah satu jenis bahan ajar yang dapat menjawab perkembangan IPTEKS sekaligus akan memberikan pengalaman baru dan unik bagi siswa dalam mempelajari novel adalah pembelajaran menggunakan CD Interaktif berbentuk audio-visual. Materi yang terdapat dalam CD Interaktif mengacu pada novel yang telah dianalisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan nilai-nilai sosial dalam novel Si Anak Badai, serta merancang bahan ajar dalam bentuk CD Interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa novel berjudul Si Anak Badai karya Tere Liye. Hasil analisis terhadap novel menujukkan bahwa terdapat 325 sekuen serta 130 fungsi utama. Temuan nilai-nilai sosial dalam novel ini antara lain: (1) nilai cinta dalam bentuk cinta dan kasih sayang, dedikasi, saling tolong menolong, kekerabatan, dan kepedulian; (2) nilai tanggung jawab yang terdiri dari kewajiban, rasa penerimaan dan kepemilikan, dan disiplin; serta (3) nilai harmoni kehidupan yakni keadilan, kerja sama, dan santun. Adapun perancangan bahan ajar ini berangkat dari analisis terhadap kompetensi inti dan kompetensi dasar, perumusan kompetensi dasar yang harus dikuasai, penyusunan materi, dan penyusunan alat evaluasi.

Kata kunci: bahan ajar, novel, Si Anak Badai, sosiologi sastra, Tere Liye

Abstract

One of novelists with social values embraced into his works is Tere Liye. Among his works is a novel entitled Si Anak Badai (The Storm Child). The novel is about the struggle of Manowa villagers in defending their homeland. This novel was analyzed in depth by means of sociological analysis of literature to reveal social values contained. The result of the analysis was then processed as an alternative of literature teaching materials for high school students. One type of teaching materials to respond the development of science and technology and to provide new and unique experiences for students in learning novels is learning using an audiovisual interactive CD. The material contained in the Interactive CD referred to the novel analyzed. The purpose of this research was to describe the structure and social values in the novel Si Anak Badai, and to design teaching materials in the form of an interactive CD. The research was conducted using the qualitative descriptive method with Tere Liye’s novel as the data source. The analysis result disclosed that there are 325 sequences and 130 main functions. Social values noticed in the novel included: (1) the value of love in the form of love and affection, dedication, mutual help, kinship, and caring; (2) the value of responsibility which consists of obligation, sense of acceptance and belonging, and discipline; and (3) the value of life harmony, namely justice, cooperation and courtesy. The design of this teaching material departs from an analysis of core competencies and basic competencies, formulation of basic competencies that must be mastered, preparation of materials, and preparation of evaluation tools.

Keywords: teaching material, novel, Si Anak Badai, literature sociology, Tere Liye


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aisah, S. (2015). Nilai-Nilai Sosial yang Terkandung dalam Cerita Rakyat Ence Sulaiman

pada Masyarakat Tomia. Jurnal Humanika, Vol. 3 No. 15.

Aminuddin. (1995). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Biru.

Aziez & Hasim, A. (2012). Analisis Fiksi. Jakarta: Multi Kreasi Satudelapan.

Damono, S. D. (2002). Pedoman Penelitian Sosiologi Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa

Departemen Pendidikan Nasional.

Depdiknas. (2008). Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional

Pendidikan. Jakarta Depdiknas.

Emzir & Rohman, S. (2016). Teori dan Pengajaran Sastra. Jakarta: Rajawali Press.

Escarpit, R. (2008). Sosiologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Faruk. (2005). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Iskandarwassid & Sunendar, D. (2011). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Rosda.

Mukhtar. (2013). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: GP Press Group.

Nawawi, H. & Martini, M. (1996). Penelitian Terapan. Yogyakarta: Gadjah Mada University

Press.

Noor, R. (2003). Pengantar Pengkajian Sastra. Semarang: Fasindo.

Noor, R. (2017). Sastra Populer dan Masalah Mutu Penelitian Sastra di Perguruan Tinggi.

Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, Vol. 12 No. 4, 265-275. doi:

https://doi/10/14710/nusa.12.4.265-275.

Nurgiyantoro, B. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

Press.

Nurlaela & Laelasari. (2008). Kamus Istilah Sastra. Bandung: Nuansa Aulia.

Pakpahan, H. (2014). Nilai-nilai Sosial dalam Novel Opera Indonesia karya Joko Santoso

HP (Kajian Struktual). (Skripsi). Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan.

Persulessy, S. I., Emzir & Rahmat, A. (2018). Social Values in Charles Dickens’s Novel

Oliver Twist. Advances in Language and Literary Studies, Vol. 9 No.5, 136-142. doi:

http://dx.doi.org/10.7575/aiac.alls.v.9n.5p.136.

Ratna, N. K. (2010). Metodologi Penelitian: Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora

Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santoso, A. D. (2018). Prosa Fiksi. Yogyakarta: Intan Pariwara.

Sauri, S. (2020). Nilai-nilai Sosial dalam Novel Hujan Karya Tere Liye sebagai Bahan

Pembelajaran Kajian Prosa pada Mahasiswa Program Studi DIKSATRASIADA

Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Jurnal Literasi, Vol. 4 No. 1, 38–45.

Siswanto, W. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo.

Sumarjo, J. (1980). Novel Populer Indonesia. Yogyakarta: Nur Cahaya.

Sumaryanto. (2019). Karya Sastra Bentuk Prosa. Semarang: Mutiara Aksara.

Teeuw, A. (1984). Sastera dan Ilmu Sastera. Jakarta: Pustaka Jaya.

Todorov, T. (1985). Tata Sastra. Jakarta: Djambatan.

Wellek, R. & Warren, A. (1989). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.