Analisis Proses Pemebelajaran Pendidikan Jasmani di SDN se-Kecamatan Rancaekek

Irfan Nugraha, Yudha Munajat Saputra, Dinar Dinangsit

Abstract


Permasalahan yang ada di SDN se-Kecamatan Rancaekek adalah tidak diketahuinya proses pembelajaran pendidikan jasmnai. Proses pembelajaran adalah bagian dari proses interaksi serta komunikasi antara guru dan siswa dalam dalam suatu komunikasi yang timbal balik dalam pendidikan untuk mencapai tujuan belajar. Pendidikan jasmani menjadi bagian terpenting dari proses pendidikan. Kuncinya tidak sekedar melampirkan topic tambahan seperti peralatan tambahan ke kurikulum sekolah agar siswa tetap aktif, tetapi juga pendidikan jasmani merupakan bagian penting dari pembelajaran. Tidak hanya itu, jika disertifikasi dan dilatih dengan baik, siswa juga akan meningkatkan keterampilannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui atau memperjelas proses pembelajaran pendidikan jasmani di SDN se-Kecamatan Rancaekek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti. Dengan menggunakan survey beserta angket sebagai instrumennya. Sample yang di ambil yaitu guru penjas di SDN se-Kecamatan Rancaekek. Teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling yang mengambil 10 guru penjas secara acak sebagai perwakilannya. Berdasarkan hasil peneitian dan penyebaran angket jumlah persentase kategori cukup baik sebesar 80% dan sebanyak 20% masuk ke dalam kategori baik. Maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran pendidikan jasmani di SDN se-Kecamatan Rancaekek cukup baik.


Keywords


proses pembelajaran; pendidikan jasmani; guru penjas; survei

Full Text:

PDF

References


Amaliah, T. H. (2021). Peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan penulisan karya ilmiah dengan menggunakan metode kualitatif dalam masa pandemi covid-19. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 7(2), 89-93.

Aryadi, D. (2019). Perbandingan Sistem Penjas Dan Olahraga” Sistem Pendidikan Jasmani Di Perancis”. Indonesian Education, Management and Sports Anthology.

Astuti, R. D. (2017). Survei Pelaksanaan Pendidikan Jasmani Adaptif di SMPLB se-Kabupaten Bantul Tahun Ajaran 2016/2017. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, 6(3).

Culpan, I., & Bruce, J. (2007). New Zealand physical education and critical pedagogy: Refocusing the curriculum. International Journal of Sport and Health Science, 5, 1-11.

Faizah, S. N. (2017). Hakikat belajar dan pembelajaran. At-Thullab: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 175-185.

Gunawan, F. (2014). Survei pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif sekolah dasar luar biasa se-kabupaten Gunungkidul. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 3(2).

Harjasuganda, D. (2008). Pengembangan Konsep Diri yang Positif pada Siswa SD Sebagai Dampak Penerapan Umpan Balik (Feedback) dalam Proses Pembelajaran Penjas. Dalam Jurnal Pendidikan Dasar Nomor, 9(8), 4-5.

Istiningrum, A. A. (2011). Implementasi penilaian risiko dalam menunjang pencapaian tujuan instansi pendidikan. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 9(2).

Istiningtyas, L. (2015). Survei Kepuasan Alumni terhadap Kualitas Pelayanan Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 1(2), 79-93.

Junaidi, R., & Susanti, F. (2019). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPTD Baltekkomdik Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.

Kilgore, D. W. (1999). Understanding learning in social movements: A theory of collective learning. International journal of lifelong education, 18(3), 191-202.

Mustafa, P. S., Winarno, M. E., & Supriyadi, S. (2019). Penilaian pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan pada sekolah menengah pertama negeri kota Malang. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(10), 1364-1379.

Nurgita, A. (2018). Survei Pemahaman Siswa Sd Kelas Iv Tentang Kearifan Lokal (Local Wisdom) Tutur Kata Pada Muatan Lokal Bahasa Jawa Se-Dabin 3 Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas (Doctoral dissertation, Universitas Peradaban).

Putra, D. S., Irawan, H., & Zulfikar, A. (2015). Keanekaragaman Gastropoda Di Perairan Litoral Pulau Pengujan Kabupaten Bintan. Repository UMRAH.

Theodosiou, A., & Papaioannou, A. (2006). Motivational climate, achievement goals and metacognitive activity in physical education and exercise involvement in out-of-school settings. Psychology of Sport and Exercise, 7(4), 361-379.

Tomoliyus, T., Margono, M., & Sujarwo, S. (2013). Tingkat Kemampuan Guru Penjas Sekolah Dasar Di Kabupaten Bantul. Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pembelajaran, 43(2).

Wiarisfani, M. (2011). Survei Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Penjasorkes Kelas Vii Sekolah Menengah Pertama Negeri Dan Swasta Se–Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun 2010/2011 (Doctoral dissertation, Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Yeoh, P. L. (2004). International learning: antecedents and performance implications among newly internationalizing companies in an exporting context. International Marketing Review, 21(4/5), 511-535.

Yuliawan, D. (2016). Pembentukan karakter anak dengan jiwa sportif melalui pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jurnal Sportif, 2(1), 101-112.




DOI: https://doi.org/10.17509/jopes.v2i1.37796

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Journal of Physical Education and Sport Pedagogy

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Lisensi Creative Commons
JoPES is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.