ANALISIS SPASIAL KUALITAS AIR TELUK JAKARTA BERBASIS K-MEANS DAN SIG
Abstract
Teluk Jakarta menerima tekanan lingkungan dari aktivitas perkotaan, industri, pelabuhan, serta aliran sungai yang membawa bahan pencemar ke wilayah pesisir. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas air berbeda pada setiap lokasi sehingga diperlukan analisis yang mampu mengelompokkan karakteristik perairan sekaligus menampilkan pola persebarannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kualitas air Teluk Jakarta, mengelompokkan titik pengamatan menggunakan K-Means Clustering, dan memetakan hasil pengelompokan dengan Sistem Informasi Geografis. Data yang digunakan berupa hasil pemantauan kualitas air tahun 2023 dari 53 titik sampling dengan sembilan parameter, yaitu BODâ‚…, DO, nitrat, ortofosfat, pH, salinitas, suhu, amonia, dan Total Suspended Solids. Tahapan analisis meliputi pemeriksaan data, perubahan format, standardisasi Z-Score, penentuan jumlah cluster dengan Elbow Method dan Silhouette Score, analisis K-Means, serta pemetaan menggunakan ArcGIS Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat cluster merupakan jumlah yang paling sesuai dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,4731. Cluster tersebut terdiri atas Zona Perairan Relatif Baik, Zona Perairan Transisi, Zona Tekanan Nutrien Tinggi, dan Zona Tekanan Sedimen Tinggi. Wilayah laut terbuka dan sebagian Kepulauan Seribu cenderung berada pada zona relatif baik, sedangkan tekanan nutrien dan sedimen lebih banyak ditemukan di wilayah pesisir yang dekat dengan muara sungai dan sistem drainase. Integrasi K-Means dan SIG dapat membantu menyederhanakan data kualitas air serta mendukung penentuan lokasi prioritas pemantauan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) is published by UPI.



