Penerapan Penganggaran Berbasis Kinerja Dalam Rangka Mewujudkan Good Financial Governance

Antonius Adikusuma Mulyono, Ayuningtyas Hertianti

Abstract


Abstract. Financial reform mandates the importance of good financial governance, one of which is performance budgeting. The performance budgeting system is very concerned about the relationship between funding (input) and performance (output). The root of the problem in this study is the inconsistency between budget realization (92.72%) and output achievements (75%) in the implementation of performance budgeting in the Indonesian Ministry of Industry. This study aims to analyze the root causes of the problem. The theory of New Public Management (NPM) is used to see whether performanc budgeting is in accordance with the characteristics of the NPM, as measured by budget realization compared to the output achievements. The research approach is qualitative with a single case study method at the Indonesian Ministry of Industry. The results of the study show (1) the budget does not focus on supporting outputs but is used for other activities; (2) the targets set is not on target.These results indicate that the implementation of performance budgeting in the central government, especially in the Indonesian Ministry of Industry, has not been maximized and there are still several obstacles that have not been able to improve good financial governance.

Keywords. Performance budgeting; good financial governance; and new public management.

Abstrak. Reformasi keuangan negara mengamanatkan pentingnya good financial governance, salah satunya adalah penganggaran berbasis kinerja. Sistem penganggaran berbasis kinerja sangat memperhatikan keterkaitan antara pendanaan (input) dengan kinerja (output). Akar permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya inkonsistensi antara realisasi anggaran (92,72%) dengan capaian output (75%) dalam penerapan penganggaran berbasis kinerja di Kementerian Perindustrian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab akar permasalahan. Teori New Public Management (NPM) digunakan untuk melihat apakah penerapan penganggaran berbasis kinerja telah sesuai dengan karakteristik NPM, yang diukur dari realisasi anggaran dibandingkan dengan capaian output. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode single case study di Kementerian Perindustrian. Hasil penelitian menunjukkan (1) anggaran tidak fokus mendukung output tetapi digunakan untuk kegiatan lainnya; (2) target yang ditetapkan tidak tepat sasaran.Hasil tersebut menunjukkan penerapan penganggaran berbasis kinerja di pemerintah pusat terutama di Kementerian Perindustrian belum maksimal dan masih terdapat beberapa kendala sehingga belum dapat meningkatkan good financial governance.

Kata kunci.  Penganggaran Berbasis Kinerja; Tata Kelola Keuangan Pemerintah yang Baik; New Public Management.


Keywords


penganggaran berbasis kinerja; tata kelola keuangan pemerintah yang baik;dan new public management

Full Text:

PDF

References


Denzin, N. K. (1970). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods. New York: Taylor & Francis.

Ellet, W. (2007). The Case Study Handbook: How to Read, Discuss, and Write Persuasively About Cases. Massachusetts: Harvard Business School Press.

Gómez, J., & Willoughby, K. (2008). Performance informed budgeting in US State governments. Presupuesto y Gasto Público, 51(January 2008), 287–303.

Hood, C. (1991). A Public Management For All Seasons? Public Administration, 69, 3–20.

Kementerian Keuangan. (2017). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 94/PMK.02/2017 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelahaan Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Dan Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran.

Kementerian PAN-RB. (2018). Permasalahan Manajemen Kinerja di Indonesia dan Upaya Kementerian PAN-RB untuk Mengatasinya. Retrieved from https://rbkunwas.menpan.go.id/artikel/artikel-rbkunwas/434-permasalahan-manajemen-kinerja-di-indonesia-dan-upaya-kementerian-panrb-untuk-mengatasinya

Kementerian Perindustrian. (2016). Rencana Strategis Kementerian Perindustrian 2015-2019 Perubahan.

Kementerian Perindustrian. (2017a). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kementerian Perindustrian Tahun 2017.

Kementerian Perindustrian. (2017b). Rencana Kerja 2017 Kementerian Perindustrian.

Mir, M., & Sutiyono, W. (2013). Public Sector Financial Management Reform: A Case Study of Local Government Agencies in Indonesia. Australasian Accounting, Business and Finance Journal, 7(4), 97–117.

Prastowo, D. S. (2017). Pengelolaan Keuangan Desa Bangunharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul. Adinegara, 205–214.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Taylor, S. J., Bogdan, R., & DeVault, M. (2015). Introduction to Qualitative Research Methods: A Guidebook and Resource. New Jersey: John Wiley & Sons.

Wijayanti, A. W., Rahman, M. R. K., & Nurpratiwi, R. (2012). Perencanaan Anggaran Berbasis Kinerja di Kabupaten Pasuruan. Wacana, Jurnal Sosial Dan Humaniora, 15(3), 10–17.

Yin, R. K. (2009). Case Study Research: Design and Methods (Vol. 5th). California: SAGE Publication, Inc.




DOI: https://doi.org/10.17509/jrak.v7i2.16961

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats