Periodisasi Latihan Konvensional (Linier) Di Tahapan Persiapan Umum Aspek Daya Tahan Kardiovaskular (VO2 Max)

Unun Umaran

Sari


Dalam upaya untuk mencapai prestasi yang tinggi, atlet butuh latihan. Latihan tersebut perlu memiliki sebuah pedoman sebagai pegangan dalam latihan, pedoman tersebut adalah periodesasi latihan, yang mana didalamnya merupakan rencana latihan dan pertandingan yang akan di hadapi oleh atlet itu sendiri. Oleh karena itu periodesasi latihan perlu di buat secermat mungkin supaya puncak prestasi bisa di dapat pada waktu yang telah di rencanakan. Periodesasi tersebut perlu metode latihan sebagi Implentasi di lapangan, salah satu metode untuk meningkatkan kondisi fisik daya tahan umum adalah continuous running.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana dampak dari metode latihan countinus running dan penerapannya dalam periodesasi latihan terhadap peningkatan VO2 Max di tahapan persiapan umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, data di dapat dari tes awal dan tes akhir setelah diberikan perlakuan metode latihan.

Hasil dari penelitain ini adalah bahwa latihan konvensional (linier) memberikan pengaruh terhadap peningkatan VO2max di tahapan persiapan umum (TPU). Dari hasil penelitian ini perlu di fahami oleh seluruh pelatih bahwa penerapan program latihan dan tepatnya memilih metode latihan yang digunakan dengan memperhatikan tahapan latihan sangat mempengaruhi terhadap hasil latihan.


Kata Kunci


Periodesasi Latihan, Tahapan Persiapan Umum, VO2 Max

Referensi


D. Berdejo-del-Fresno, R. Moore, M. W. Laupheimer. (2015). VO 2 max Changes in English Futsal Players after a 6-Week Period of Specific Small-Sided Games Training. American Journal of Sports Science and Medicine 3(2):28-34. DOI: 10.12691/ajssm-3-2-1.

Freankle J. R, Wellen N. E (2015). How to Design and Evaluate Rearch In Education. San Fransisco: State Univercity.

Honceriu, C., & Trofin, P. F. (2014). Study on the aerobic effort capacity in soccer players , at the beginning and at the end of the competitive period. Sport Society International Journal of Physical Education and Sport, 14(2), 97–105.

Iaia, F. M., Rampinini, E., & Bangsbo, J. (2009). High-Intensity Training in Football. International Journal of Sports Physiology and Performance, 4, 291–306.

Ishee, J. H., & Foster, B. (2003). Aerobic Endurance Training Improves Soccer Performance. Journal of Physical Education, Recreation & Dance;74(1), 8– 8. https://doi.org/10.1080/07303084.2003.10608354.

Markus Antretter, Sebastian Fa¨rber, Lorenz Immler, Matthias Perktold, Doris Posch, Christian Raschner, Felix Wachholz and Martin Burtscher. (2018). The Hatfield-system versus the weekly undulating periodised resistance training in trained males. International Journal of Sports Science & Coaching 2018, Vol. 13(1) 95–103 ! The Author(s) 2017 Reprints and permissions: sagepub.co.uk/journals Permissions.nav. DOI: 10.1177/1747954117746457.

NACLERIO, Fernando; MOODY, Jeremy; CHAPMAN, Mark. (2013). “Applied periodization: a methodological approach”. Journal of Human Sport and Exercise [en línea]. Vol. 8, No. 2 (2013). ISSN 1988-5202, pp. 350-366. http://www.jhse.ua.es/jhse/article/view/553.

Ramirez-Campillo, R., Gonzalez J, J. A., Martinez, C., Yuzo, F., Pe, L., Meylan, C. M. P., … Izquierdo, M. (2015). Effects of plyometric training and creatine supplementation on maximal-intensity exercise and endurance in female soccer players. Journal of Science and Medicine in Sport. http://doi.org/10.1016/j.jsams.2015.10.005.

Raiola, Gaetano & D'Isanto, Tiziana. (2016). Assessment of periodization training in soccer. Journal of Human Sport and Exercise. 2016, 11(Proc1): S267-S278. doi:10.14198/jhse.2016.11.Proc1.19.

Rhea, M. R., Phillips, W. T., Burkett, L. N., Stone, W. J., Ball, S. D., Alvar, B. A., & Thomas, A. B. (2003a). A comparison of linear and daily undulating periodized programs with equated volume and intensity for local muscular endurance. Journal of Strength and Conditioning Research, 17(1), 82–87. https://doi.org/10.1519/1533-4287(2003)017<0082:ACOLAD>2.0.CO;2

Santosa, Singgih. (2009). Panduan Lengkap Menguasai Statistik dengan SPSS 18. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sidik, Dikdik Zafar. (2010). Pembinaan Kondisi Fisik. Bandung: FPOK UPI Bandung.

Stølen, T., Chamari, K., Castagna, C., & Wisløff, U. (2005). Physiology of Soccer. Sport Med.

Vladimir B Issurin. (2008). Block periodization versustraditional training theory:a review. J SPORTS MED PHYS FITNESS 2008;48:65-75.

Wiarto, Giri. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Williams, T. D., Tolusso, D. V., Fedewa, M. V., & Esco, M. R. (2017). Comparison of Periodized and Non-Periodized Resistance Training on Maximal Strength: A Meta-Analysis. Sports Medicine. 2017;47(10), 2083–2100. https://doi.org/10.1007/s40279-017-0734-y.




DOI: https://doi.org/10.17509/jtikor.v6i1.48762

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##