The Potential of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) for the Phytoremediation of Curug Sigay Domestic Wastewater Using a Retention Pond
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Audiyanti, S., Hamdani, H., and Herawati, H. (2019). Efektivitas eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan kayu apu (Pistia stratiotes) sebagai agen fitoremediasi limbah Sungai Citarum. Jurnal Perikanan Kelautan, 10(1).
[BPK] Badan Pemeriksa Keuangan. (2024). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. https://peraturan.bpk.go.id/Details/40497/uu-no-7-tahun-2004.
[BPS] Badan Pusat Statistik. (2023). Statistical data of Bandung in Figure 2023. https://bandungkota.bps.go.id/.
Deffy, T., Nilandita, W., and Munfarida, I. (2020). Bioremediasi limbah cair industri tahu menggunakan larutan EM4 secara anaerob-aerob. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 17(3), 233–241. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v17i3.233-241.
Dewi, Y. S. (2012). Efektivitas jumlah rumpun tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solm) dalam pengendalian limbah cair domestik. Jurnal Teknik Lingkungan, 2(13), 151–158.
[DISLHK] Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. (2018). Pengaruh limbah rumah tangga bagi lingkungan. https://dislhk.badungkab.go.id/artikel/17899-pengaruh-limbah-rumah-tangga-bagi-lingkungan.
[EPA] Environmental Protection Agency. (2023). Indicators: Dissolved oxygen. https://www.epa.gov/national-aquatic-resource-surveys.
Goel, P. K. (2006). Water pollution: Causes, effects and control. New Age International.
Haddad, O. B., Delpasand, M., and Loaiciga, H. A. (2021). Economical, political, and social issues in water resources. In Water Resources (pp. xx–xx). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-90567-1.00008-5.
Haryoto, K. (1999). Kebijakan dan strategi pengolahan limbah dalam menghadapi tantangan global. Dalam Teknologi Pengolahan Limbah dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan: Prosiding Seminar Nasional (Jakarta, 13 Juli 1999). BPPT.
Kalsum, U. (2014). Efektivitas pengolahan limbah cair domestik dengan fitoremediasi secara kontinyu menggunakan eceng gondok (Eichhornia crassipes), hydrilla (Hydrilla verticillata), dan rumput payung (Cyperus alternifolius) [Tesis, Universitas Sriwijaya]. Palembang.
Mirwan, M., and Puspita, I. (2021). Fitoremediasi limbah laundry menggunakan tanaman mensiang (Actinoscirpus grossus) dan lembang (Typha angustifolia L.). EnviroUS, 2(1), 61–66.
Moosavi, S., and Mohamd, J. S. (2013). Phytoremediation: A review. Journal of Advanced in Agriculture and Biology, 18, 103–109.
Okonkwo, N.J. (1998). Respiration in plants. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/284023726.
Platenik, J. (2018). pH calculations. https://ulbld.lf1.cuni.cz/file/3186/calculations-ph1819-web.pdf.
Purwandari, A. R. (2009). Efektifitas penggunaan tanaman kangkung (Ipomoea aquatica), kayu apu (Pistia stratiotes), dan eceng gondok (Eichhornia crassipes) terhadap penurunan kadar nitrat dan fosfat pada limbah cair PT. Sasa Inti Gending Probolinggo [Skripsi, Universitas Brawijaya]. Malang.
Rai, P. K., and Singh, M. M. (2016). Eichhornia crassipes as a potential phytoremediation agent and an important biosource for Asia-Pacific region. Environmental Skeptics and Critics, 5(1), 12–19.
Retnosarri, A. M. (2013). Kemampuan isolat Bacillus sp. mendegradasi limbah tangki aseptik. Tosepu.
Utami, P. (2016). Pengolahan limbah cair tahu menggunakan metode elektrokoagulasi [Laporan akhir]. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang.
DOI: https://doi.org/10.17509/jobs.v2i2.93173
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JoBS is under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


