Filosofi dari Gaya Arsitektur Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis makna serta filosofi yang terkandung dalam ornamen, ukiran, motif, dan patung pada rumah adat Lamin milik suku Dayak Kenyah, khususnya di Desa Budaya Pampang, Kalimantan Timur. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana elemen-elemen arsitektur pada Lamin, baik eksterior maupun interior, tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga merepresentasikan kepercayaan, adat istiadat, serta penghormatan terhadap leluhur. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan semiotika, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat, serta studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis konten untuk menggali makna simbolis dari setiap ornamen, ukiran, dan motif pada Lamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur Lamin mencerminkan identitas budaya lokal Dayak Kenyah yang kaya akan nilai-nilai spiritual dan tradisional. Ornamen dan ukiran pada Lamin menjadi media untuk menghormati leluhur dan menjaga warisan budaya, serta mengintegrasikan kearifan lokal dengan lingkungan alam sekitar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya pelestarian nilai budaya dan arsitektur tradisional dalam kehidupan masyarakat modern.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.17509/jodie.v4i2.78551
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Philip Yusup

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







