Pelatihan Pemanfaatan Limbah Bunga Mawar dan Bunga Krisan Menjadi Sabun Mandi Padat Kepada Petani Bunga Lembang

Yan Nurcahya, Siti Mudjalipah, Lucy Yosita, Mardiani Mardiani

Abstract


Abstract: An economic increase in a city that is getting better, has an impact on visiting tourist areas in a city and its surroundings. Bandung city which has many tourist destinations, making the tourist destination increase tourists and increase the activity and the need for consumptive products including agro products. through the activities carried out, we convey how to process flower waste owned in the Cihideung village area with agro-industrial techniques into solid soap, so that flower waste can be utilized properly.

Abstrak: Peningkatan ekonomi yang semakin meningkat, berdampak pada kunjungan Kawasan wisata di suatu kota dan sekitarnya. Kota bandung yang memiliki banyak tujuan wisata, menjadikan wisatawan dan aktifitasnya berdampak pada konsumsi indsutri termasuk produk agro. Melalui kegiatan yang kami lakukan, kami memberikan pembelajaran pengolahan limbah bunga yang dimiliki petani di Kawasan Desa Cihideung dengan Teknik agro industry menjadi sabun padat, sehingga limbah bunga yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan baik.

Keywords:  Training, Bandung City, Tourist Area, Agro-industrial Techniques, Solid Soap, Flower waste

 

Kata Kunci:  Pelatihan, Kota Bandung, Kawasan Wisata, Teknik Agro Industri, Sabun Padat, Limbah Bunga


Full Text:

PDF

References


Amiarsi, D. et al. 2006. Pengaruh Jenis dan Perbandingan Pelarut terhadap Hasil Ekstraksi Minyak Atsiri Mawar. In J.Hort 16(4): 356-359.

Buku Profil Desa Cihideung, 2020.

Damayanti A. dan Fitriana, E. A. 2012.Pemungutan Minyak Atsiri Mawar (Rose Oil) Dengan Metode Maserasi. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 1(2) : 1 – 8.

Lavid, N., J. Wang, M. Shalit, I. Guterman, E. Bar, T. Beuerle, N. Menda, Sharoni, D. Zamir, Z. Adam, A. Vainstein, D. Weiss, E. Pichersky dan E. Levinsohn. 2002. O – Methyltransferases Involved in the Biosynthesis of Volatile Phenolic Derivatives in Rose Petals. Plant Physiology. August 2002 Vol.12.

Marwoto, B. 2005. Standar Prosedur Operasional budidaya krisan potong. Direktorat Budidaya Tanaman Hias. Direktorat Jenderal Hortikultura. Departemen Pertanian. Jakarta.

Nurcahya, Y. 2021. Revitalisasi Skywalk. http://dx.doi.org/10.17632/d9wvsvtyrp.2

Permana, A. Y., Srihartati, R. D., Akbardin, J., Setiawan, A., Jatnika, D., & Rustandi, W. (2020). Technopreneur Training Model in Building an Entrepreneurship. Journal of Architectural Research and Education, 2(2), 190–197. https://doi.org/10.17509/jare.v2i2.29258

Puspitawati, H. 2012. Gender dan Keluarga: Konsep dan Realita di Indonesia. PT IPB Press. Bogor.

Ribkahwati, Purnobasuki, H., Isnaeni, dan Utami, E. S. W. 2014. Profil Minyak Atsiri Mahkota Bunga Mawar (Rosa Hybrida L.) Kultivar Lokal. Makalah Prosiding, Universitas Airlangga.

Sukardi, Rizka, dan Pulungan, M. H. 2018. Ekstraksi Minyak Atsiri Bunga Mawar dengan Metode Pelarut Menguap Menggunakan Perlakuan PEF (Pulsed Electric Field). Indonesian Journal Of Essential Oil, 3 (1) : 26 – 36.

Yajun, W., Guo, Q.S., Yang, S., dan Xu, W. 2008. Characterization of chemical components of essential oil from flowers of Chrysanthemum morifolium produced in Anhui province. China journal of Chinese materia medica, 33(19) : 7 - 11

Yang, L., Nuerbiye, A., Cheng, P., Wang, J. dan Li, H. 2017. Analysis of Floral Volatile Components and Antioxidant Activity of Different Varieties of Chrysanthemum morifolium. Molecules, 22 : 2 – 14

Yosita, L. Strategi Perencanaan Perumahan Pada era Kontemporer : https://www.academia.edu/25790655/

Yulianingsih, D. Amiarsih, R. Tahir dan Sabari S.D. 2006. Seleksi Jenis Bunga untuk Produksi Mutu Minyak Mawar. Jurnal Hortikultura 16 (4) : 345 – 348.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats