Pelatihan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) dengan Metode Hidroponik sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat

Agara Dama Gaputra, Dian Fitria, Grace Agnes Helena Sibarani, Lucy Yosita, Fauzi Rahmanullah, R. Irawan Surasetja, Adi Ardiansyah

Abstract


Ancaman kelangkaan pangan di Kota Bandung direspon melalui program pertanian kota oleh pemerintah kota, termasuk di Kelurahan Jatihandap. Sebagai kelurahan yang memiliki tingkat kepadatan tinggi, ditemukan kendala akan ketersediaan lahan untuk kegiatan pertanian perkotaan, sehingga diperlukan alternatif inovasi. Pelatihan dan penerapan metode hidroponik lewat pemberdayaan masyarakat, bertujuan untuk optimalisasi program pertanian kota melalui pemanfaatan lahan-lahan secara maksimal, guna menghasilkan produk dan komoditas dalam memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi rumah tangga bagi masyarakat setempat. Proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research, yaitu tahap to know, tahap to understand, tahap to plan, tahap to act, dan tahap to change. Pengabdian ini menemukan bahwa wilayah berkepadatan tinggi memiliki potensi terkait penerapan metode pertanian perkotaan secara hidroponik, baik berdasarkan sumber daya alam maupun manusianya. Meski demikian, diperlukan pendekatan terhadap dan keterlibatan dari masyarakat dalam keseluruhan proses, dari perancangan hingga implementasi, khususnya untuk memastikan keberhasilan pemberdayaan masyarakat dalam suatu kegiatan pengabdian.

Full Text:

PDF

References


Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R. D. A., Nurdiyanah, Wahyudi, J., & Wahid, M. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Suwendi, A. Basir, & J. Wahyudi, Eds.; Cetakan I). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. http://diktis.kemenag.go.id

Badan Pusat Statistik Kota Bandung. (2024). Kecamatan Mandalajati dalam Angka 2024.

Izzuddin, A. (2016). Wirausaha Santri Berbasis Budidaya Tanaman Hidroponik. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan, 16(2), 351–366. https://doi.org/10.21580/DMS.2016.162.1097

Margareth, Abdullah, O. S., Cahyandito, M. F., & Safitri, K. I. (2021). Buruan Sae in the city of Bandung: Realizing ideas from urban society. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 918(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/918/1/012051

Putri, S. D. R., Yuningsih, N. Y., & Darmawan, I. (2023). IMPLEMENTASI PROGRAM BURUAN SAE (SEHAT, ALAMI, EKONOMIS) DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2020-2021 (STUDI PADA DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KOTA BANDUNG). JURNAL ADMINISTRASI PEMERINTAHAN (JANITRA), 3(1). https://bphn.go.id/data/documents/peningkatan_ked

Reftyawati, D., Rahman, M. A., & Alisha, A. D. (2024). Hidroponik Sebagai Alternatif Tanaman Unggulan Dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(4), 234–240.

Roidah, S. (2014). PEMANFAATAN LAHAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK. Jurnal BONOROWO, 1(2), 43–49. https://doi.org/10.36563/BONOROWO.V1I2.14

Satya, M. T., Tejaningrum, A., & Hanifah. (2017). MANAJEMEN USAHA BUDIDAYA HIDROPONIK. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 01(02), 2528–2190.




DOI: https://doi.org/10.17509/lekaedu.v4i3.76552

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats