Buruan SAE merupakan program urban farming terintegrasi yang ditujukan untuk menanggulangi ketimpangan permasalahan pangan yang ada di kota Bandung. Lahan pertanian yang terbatas di Kota Bandung dan inflasi yang tinggi pada komoditas hasil perkebunan menjadi latar belakang munculnya program ini. Program Buruan SAE sudah banyak dilaksanakan oleh para penggiat lingkungan di berbagai area di Kota Bandung. Akan tetapi taman Buruan SAE belum ideal dan masih sangat apa adanya. Fokus masyarakat terutama penggiat adalah pada pelaksanaan kegiatan bercocok tanam, namun untuk desainnya sendiri masih belum teratur, kurang luas, kurang nyaman dan bukan diperuntukkan untuk lahan perkebunan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan desain yang telah digagas pada kegiatan sebelumnya dan telah disesuaikan dengan karakteristik lahan sisa perkotaan. Selain itu, pengembangan desain didasari oleh masukan-masukan para penggiat urban farming, masyarakat sekitar, dan praktik baik yang sudah dilakukan pada area Buruan SAE lain di Kota Bandung. Berdasarkan diskusi bersama penggiat dan masyarakat setempat, maka ditentukan prioritas desain diimplementasikan yaitu pemasangan pagar pembatas lahan. Pemilihan ini atas pertimbangan keamanan, legalitas batas lahan, desain taman yang lebih tertata serta estetika.
DKPP Kota Bandung. 2020. Buruan Sae, Integrated Urban Farming. Tersedia:
https://buruansae.bandung.go.id/
Diskominfo Kota Bandung. (2024). Buruan SAE Berperan Penting Turunkan Stunting dan Kendala Inflasi. Diunduh pada Januari 2025 dari https://jabarprov.go.id/berita/buruan-sae-berperan-penting-turunkan-stunting-dan-kendalikan-inflasi-12419
Fauziya, Z. 2018. Menakar Ketahanan Pangan Kota Bandung. Website Kota Bandung. Tersedia: https://www.bandung.go.id/news/read/5104/menakar-ketahanan-pangan-kota-band ung Soraya, D. A
Suherman, Irwan. (2024). Ketahanan Pangan Kota Bandung: 96,4 Persen dari Luar Kota, Bahaya bila Terjadi Bencana". Diunduh pada Januari 2025 dari https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-018705345/ketahanan-pangan-kota-badung-964-persen-dari-luar-kota-bahaya-bila-terjadi-bencana?page=all&utm_source=chatgpt.com