TARI RONGGENG LENCO DI DESA CURUGRENDENG

shafa Nurulia WIjaya, Ayo Sunaryo, Ace Iwan Suryawan

Abstract


Tari Ronggeng Lenco merupakan tari rakyat yang telah dikreasikan. Tari Ronggeng Lenco telah dipatenkan pada tahun 2012 di Desa Curugrendeng Kabupaten Subang. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan Ide Penciptaan, Koreografi dan Fungsi yang terdapat pada Tari Ronggeng Lenco di Desa Curugrendeng Kabupaten Subang. Tari Ronggeng Lenco digerlarkan di pelataran halaman rumah warga yang cukup luas, dimulai pada pukul 20.00 malam hingga dini hari. Pada ide penciptaan sebuah Tari Ronggeng Lenco, memiliki tiga tahapan yaitu: tahap eksplorasi, tahap improvisasi dan tahap pembentukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu melalui observasi, dokumentasi dan juga wawancara. Serta teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui reduksi data dengan cara memilah data yang telah diterima saat peneliti terjun langsung ke lapangan. Berdasarkan hasil data yang telah diterima pada saat peneliti, dapat dijelaskan bahwa ronggeng telah hidup pada masa kolonial Belanda di tahun 1839, namun hilang pada tahun 1944. Kemudian pada tahun 2012 ronggeng dihidupkan kembali sebagaimana di Kabupaten Subang terdapat ketuk tiluan dan dikembangkan kembali karena sebuah inovasi sehingga lahirlah nama ronggeng menjadi Ronggeng Lenco. Koreografi pada Tari Ronggeng Lenco memiliki tiga kategori gerak yaitu Pure Movement, Gesture dan Locomotion. Tari Ronggeng Lenco memiliki fungsi sebagai sarana hiburan di Desa Curugrendeng untuk masyarakat.

Keywords


Kabupaten Subang, Tari Rakyat, Tari Ronggeng Lenco

References


Dewi, W. Y. (2015). KREASI TARI RONGGENG

LENCO DI DESA CURUG RENDENG

KECAMATAN JALAN CAGAK

KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT.

Universitas Pendidikan Indonesia.

Iim Imadudin. (2014). Terhadap Perubahan

Kebudayaan. Patanjala, 6(1), 65–80.

Kayam, U. (1981). Seni, tradisi, masyarakat (Issue

. Penerbit Sinar Harapan.

Mariati, P. (2016). Proses Kreatif Ali Markasa

dalam Penciptaan Tari Remo Jombangan.

Seminar Nasional Seni Dan Desain, November,

–7.

http://repository.unusa.ac.id/2764/1/Proses

Kreatif Ali Markasa dalam Penciptaan Tari

Remo Jombangan.pdf

Marwani, R. (2020). Fungsi dan makna tari salapan

pada masyarakat melayu pesisir natal.

Muhadjir, N. (1996). Metode Penelitian Kualitatif.

Rake Sarasin.

Narawati, T. (2003). Wajah Tari Sunda dari Masa

Ke Masa. P4ST UPI.

Dewi, W. Y. (2015). KREASI TARI RONGGENG

LENCO DI DESA CURUG RENDENG

KECAMATAN JALAN CAGAK

KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT.

Universitas Pendidikan Indonesia.

Iim Imadudin. (2014). Terhadap Perubahan

Kebudayaan. Patanjala, 6(1), 65–80.

Kayam, U. (1981). Seni, tradisi, masyarakat (Issue

. Penerbit Sinar Harapan.

Mariati, P. (2016). Proses Kreatif Ali Markasa

dalam Penciptaan Tari Remo Jombangan.

Seminar Nasional Seni Dan Desain, November,

–7.

http://repository.unusa.ac.id/2764/1/Proses

Kreatif Ali Markasa dalam Penciptaan Tari

Remo Jombangan.pdf

Marwani, R. (2020). Fungsi dan makna tari salapan

pada masyarakat melayu pesisir natal.

Muhadjir, N. (1996). Metode Penelitian Kualitatif.

Rake Sarasin.

Narawati, T. (2003). Wajah Tari Sunda dari Masa

Ke Masa. P4ST UPI.




DOI: https://doi.org/10.17509/ringkang.v3i01.55640

Refbacks

  • There are currently no refbacks.