KARYA SHORT DANCE FILM ‘’PATAH’’ SEBAGAI BENTUK TRANSFORMASI DIGITAL TARI KONTEMPORER

Dinda Ajeng, Saian Badaruddin, Muhammad Rifky

Abstract


Dalam gelombang digitalisasi yang kian masif hari demi hari, seni dan budaya khususnya seni tari mulai meluntur dewasa ini. artikel ini merupakan bentuk sikap terhadap kelunturan produk produk kebudayaan dalam gelombang digitalisasi yang kian masif. karya short dance film "PATAH'' menjadi bentuk realisasi dari sikap tersebut. Artikel ini bertujuan untuk membuktikan bahwa seni budaya khususnya seni tari yang konservatif dan sulit merelevansikan diri terhadap perkembangan zaman menjadi seni budaya yang adaktif dan terbuka. Artikel ini dtulis menggunakan metode deskriptif kualitatatif yaitu dengan cara observasi, analisis visual, analisis konten, studi banding hingga wawancara terpusat. Artikel ini tentu mendapatkan hasil yang diantaranya seni dan budaya khususnya seni tari dapat tetap relevan dan terbuka terhadap transformasi digitalisas, tentu pula hasil ini bersamaan dengan tantangan yang mesti dihadapi. Karya short dance film "PATAH" Berhasil menembus nilai-nilai konservatif dan kuno yang selama ini melekat pada seni dan kebudayaan khususnya seni tari berkat kolaborasinya dengan produk digitalisasi, karya ini pula menunjukan keberpihakan seni dan kebudayaan terhadap transformasi digitalisasi. Tantangan yang dihadapi bukanlah hal yang mudah seperti halnya seni dan kebudayaan yang tidak tebuka terhadap perkembangan zaman, nilai-nilai konservatif dan sebagainya. Tetapi dengan karya short dance film "PATAH" Adalah bentuk jawaban dari tantangan tersebut sekaligus secara intrinsik merupakan bentuk ajakan bahwasanya ketika gerakan kolaborasi ini dijalankan secara bersama-sama, akan perlahan menghapus tantangan ini.

Keywords


Short Dance Film, Transformasi Digitalisasi, Contemporary dance.

References


Badaruddin, S., & Meirilani, W. Short Dance

Movie" Renung" as a Media for

SelfIntrospection

in

Increasing

Moral

Values. Journal of Dance and Dance

Education Studies, 3(2), 70-83.

Badaruddin, S. The Developments Of Performing

Arts Technology In Indonesia. IRAMA:

JURNAL

SENI

DESAIN

PEMBELAJARANNYA, 5(1), 1-8.

DAN

Badaruddin, S., Masunah, J., & Milyartini, R.

(2023, September). Two Cases of Dance

Composition Learning Using Technology in

Dance Education Study Program in

Indonesia. In Fifth International Conference

on Arts and Design Education (ICADE

(pp. 549-561). Atlantis Press.

Hoed, Benny H. Semiotika dan Dinamika

Sosial Budaya. Jakarta; Komunitas

Bambu; 2011.

Indriani, 2021. Program Pemajuan Kebudayaan

Desa dilaksanakan dalam Tiga Tahapan,

Pewarta Antara News, 13 April 2021.

Metodologi Penelitian: Pengertian, Jenis,

Manfaat, dan Tujuan." (nd). Gramedia

Literasi. Diakses

dari https://www.gramedia.com/litera

si/metodologi-penelitian/

Kuncie. (2023, 10 Mei). Tips & Trik Cara

Membuat Alur Cerita yang Menarik

Pembaca. Diakses

dari https://www.kuncie.com/posts/m

embuat-alur-cerita-menarik/

Kuncie. (2023, 09 Mei). Mengenal Jenis &

Struktur Alur Cerita yang Wajib

Diketahui. Diakses

dari https://www.kuncie.com/posts/je

nis-dan-struktur-alur-cerita/

Desain Komunikasi Visual S1. (2022, 11

Maret). 12 Tips Membuat Alur Cerita

yang

Menarik

Pembaca. Diakses

dari https://desain-komunikasi-visual

s1.stekom.ac.id/informasi/baca/12-Tips

Membuat-Alur-Cerita-yang-Menarik

Pembaca/904b0e8f3145f797aef7ac698f33

ee623b86ab91




DOI: https://doi.org/10.17509/ringkang.v4i1.67590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.