Penerapan Learning Cycle 5e untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

Sumarni Sumarni, Bana G. Kartasasmita, Tatang Mulyana

Abstract


Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil-hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis dan Self-regulated Learning (SRL) siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan SRL adalah Learning Cycle 5E (LC 5E). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan SRL sebagai akibat dari pembelajaran LC 5E.  Penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang menerapkan dua model pembelajaran yaitu LC 5E dan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bandung Barat. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan diperoleh kelas VIII D dan VIII E. Untuk kepentingan analisis masing-masing kelas penelitian dikategorikan menurut kemampuan awal matematis (KAM; tinggi, sedang, rendah). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis dan skala SRL. Analisis data ditinjau berdasarkan data keseluruhan dan kategori KAM. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan: 1) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran LC 5E lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; 2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran LC 5E dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional berdasarkan kategori KAM (tinggi, sedang, rendah).

Abstract. The research was grounded by the results of previous research which showed that mathematical communication ability and Self-regulated Learning (SRL) students are not as expected. One of models learning for enhancing  mathematical communication ability is Learning cycle 5E (LC 5E). The purpose of this research is to comprehensively describe the enhancement of students’ mathematical communication ability as a result of LC 5E. This research is a quasi-experiment study that applies two learning models: LC 5E and conventional learning. Population of this research is all student in one of SMP Negeri in Kabupaten Bandung Barat. Sampling used by purposive sampling, VIII D and VIII E represent as sampling. Each class is grouped based on mathematical prior ability (MPA: upper, middle, lower levels). Research instruments are mathematical communication test. The result obtained are: 1) the enhancement of students’ mathematical communication ability who were taught under LC 5E is better than those who were taught under conventional learning; 2) there is different enhancement mathematical communication ability who were taught under LC 5E and who were taught conventional learning based on MPA (upper, middle, lower levels).


Keywords


Learning Cycle 5E (engagement, exploraation, explanation, elaboration, evaluation), Kemampuan Komunikasi Matematis.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ajaja, O. P., & Eravwoke, U. O. (2004). Effects of 5E Learning Cycle on Students’ Achievement in Biology and Chemistry.Cypriot journal of Educational Science. Vol. 7, 244-262. [Online]. Tersedia: http://www.world-education-center.org/index.php/cjes/article/view/7.3.9 [12 Juni 2013].

Apriyani. (2010). Penerapan Model Learning Cycle “5E” dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP N 2 Sanden Kelas VIII pada Pokok Bahasan Prisma dan Limas. Skripsi UNY Yogyakarta: Tidak diterbitkan. [Online].Tersedia: http://eprints.uny.ac.id/1405/1/SKRIPSI_APRIYANI .pdf [12 Juni 2013].

Bybee, R. W., et al. (2006). The BSCS 5E Instructional Model: Origins, Effectiveness, and Applications. [Online]. Tersedia: http://www.bscs.org/pdf/bscs5eexemummary.pdf. [12 Juni 2013].

Daswa. (2013). Penerapan Model Sinektik untuk Menngkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Komunikasi Matematis Siswa Madrasyah Tsanawiyah (MTs). Tesis SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Ergin, I. (2012). Constructivist Approach Based 5E model and Usability Instructional Physiscs. Lat. Am. J. Phys. Educ. Vol. 6, No. 1, 14-20.

Fauzi, A. M. (2011). Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa dengan Pendekatan Pembelajaran Metakognitif di Sekolah Menengah Pertama. Disertasi SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. Woodland Hills: Dept. of Physics, Indiana University. [Online]. Tersedia: http://www.physics.indiana.du/~sdi/ AnaizyngChange-Gain.pdf [19 Maret 2013].

Hidayat, E. (2009). Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematik dan Kemandirian Belajar Siswa SMP dengan Menggunakan Pendekatan Matematika Realistik. Tesis SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Ibrahim. (2011). Peningkatan Kemampuan Komunikais, Penalaran dan Pemecahan Masalah Matematis serta Kecerdasan Emosional melalui Pembelajaran Berbasis-Masalah pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Disertasi SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Kadir. (2010). Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Potensi Pesisir Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik, Komunikasi Matematik, dan Keterampilan Sosial Siswa SMP. Disertasi SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Kusmayadi. (2011). Pembelajaran Matematika Realistik untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Tesis SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Kusuma, I. L. (2011). Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle “5E” untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SMP N 4 Sewon Kelas VIIIA”. Skripsi UNY: tidak diterbitkan. [Online]. Tersedia: http://eprints.uny.ac.id/ 1854/ [12 Juni 2013].

Lorsbach, A. W. (2002). The Learning Cycle as A tool for Planning Science Instruction. [Online]. Tersedia: (http://www.coe.ilstu.edu/scienceed/lorsbach/257lrcy.html). [12 Juni 2013].

Madu, B. C., & Amaechi, C. C., (2012). Effect of Five-Step Learning Cycle Model on Students’ Understanding of Concepts Related to Elasticity. Journal of Education and Practice. Volume 3, No. 9, 2012. [Online]. Tersedia:http://www.iiste.org/Journals/ index.php/JEP/article/viewFile/2418/2434 [12 Juni 2013].

Pugalee, D. A. (2001). Using Communication to Develop Student’s Mathematical Literacy. Journal Research of Mathematics Education 6(5), 296-299. [Online]. Tersedia: http://www.nctm.org/ercsources/article-Summary.asp?Uri=MtMS2001-01-296&from=B [12 November 2013].

Qohar, A. (2010). Mengembangkan Kemampuan Pemahaman, Koneksi dan Komunikasi Matematis serta kemandirian Belajar Matematika Siswa SMP melalui Reciprocal Teaching. Tesis SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Ruseffendi, E. T. (2005). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Sofyan, D. (2008). Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa SMP. Tesis SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Somakim. (2010). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Self-Efficacy Matematik Siswa Sekolah Menengah Pertama dengan Penggunaan Pendekatan Matematika Realistik. Disertasi SPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Syah. M. (2010). Psikologi Belajar. Bandung: Raja Grafindo Persada.

Tuna, A., & Kacar, A. (2013). The Effect of Learning Cycle 5E Model in teaching Trigonometri on Students’ Academic Achievment and the Permanence of Their Knowladge. International Journal on New Trends in Education and Their Implications January 2013 Volume: 4 Issue: 1 Article: 07 ISSN 1309-6249.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 p-ISSN: 2252-7435

Flag CounterCreative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.