Optimasi Frekuensi Sampling pada Lagu ‘Happy Birthday’ untuk Mengurangi Aliasing: Pendekatan Teoretis dan Praktis

Indira Salsa Yunika

Abstract


Kemajuan teknologi analog ke digital mengalami transformasi yang membawa revolusi besar di berbagai aspek kehidupan modern, khususnya di bidang industri musik. Transformasi tersebut memungkinkan reproduksi suara yang lebih baik dari segi kualitas, penyimpanan data yang efisien dan distribusi yang lebih mudah. Dibalik keunggulan dari transformasi juga terdapat tantangan teknis yang harus dihadapi untuk mendapatkan kualitas suara yang tinggi dan akurat. Salah satu kendala yang harus dihadapi yaitu fenomena aliasing. Penelitian ini berfokus pada optimasi frekuensi sampling untuk mengurangi efek aliasing dalam rekaman digital lagu "Happy Birthday" dengan menggunakan metode eksperimen dan membandingkan dua jenis file audio pada software MATLAB R2024a, yaitu notasi lagu dalam format .wav dan lagu dalam format .mp3, menggunakan frekuensi sampling 4000 Hz serta 8000 Hz yang menunjukkan kualitas audio yang lebih baik dibandingkan dengan 4000 Hz, hasil amplitudo sinyal yang lebih padat dan bentuk gelombang yang lebih stabil. Frekuensi sampling lebih tinggi dapat mengurangi distorsi dan aliasing, serta representasi sinyal audio yang lebih akurat. Penelitian ini memberikan wawasan dalam bidang digitalisasi sinyal audio serta menekankan pentingnya pemilihan frekuensi sampling yang tepat untuk mencapai kualitas audio digital yang optimal.


Full Text:

PDF

References


Z. Bonok, S. Abdussamad, Y. Mohamad, and A. P. P. Junus, “Transformasi Digital Media Pembelajaran Pada Jurusan Teknik Elektro dan Komputer,” Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering, vol. 6, no. 1, pp. 98–102, doi: https://doi.org/10.37905/jjeee.v6i1.23898.

Y. Syarif, “Rancangan Power Amplifier Untuk Alat Pengukur Transmission Loss Material Akustik Dengan Metode Impedance Tube,” JESCE, vol. 1, no. 2, Feb. 2018, doi: 10.31289/jesce.v1i2.1909.

R. Andersson, M. Nyström, and K. Holmqvist, “Sampling frequency and eye-tracking measures: how speed affects durations, latencies, and more,” JEMR, vol. 3, no. 3, pp. 1–12, Sep. 2010, doi: 10.16910/jemr.3.3.6.

N. D. Pah, Pemrosesan Sinyal Digital. Malang: Media Nusa Creative, 2018.

S. Gunawan and E. S. Rahman, “Metode Penentuan Perbaikan Noise Pada Data Musik Menggunakan Algoritma Least Mean Square,” Journal of Digital Technology and Computer Science, vol. 1, no. 1, pp. 48–56, 2023, doi: 10.61220/digitech.v1i1.

Z. Setiawan, I. P. Gunawan, I. K. Setiawan, H. H. Lukmana, Y. Angkawijaya, and I. N. A. Arsana, BUKU AJAR MULTIMEDIA. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.

M. C. Ghane, M. D. Uribarri, R. Djemai, D. Dunsin, and I. I. Araujo, “A Novel Hybrid Method for Effective Identification and Extraction of Digital Evidence Masked by Steganographic Techniques in WAV and MP3 Files,” JISCR, vol. 6, no. 2, pp. 89–104, Dec. 2023, doi: 10.26735/IZBK9372.

V. Valimaki and A. Huovilainen, “Antialiasing Oscillators in Subtractive Synthesis,” IEEE Signal Process. Mag., vol. 24, no. 2, pp. 116–125, Mar. 2007, doi: 10.1109/MSP.2007.323276.

F. Esqueda, S. Bilbao, and V. Valimaki, “Aliasing Reduction in Clipped Signals,” IEEE Trans. Signal Process., vol. 64, no. 20, pp. 5255–5267, Oct. 2016, doi: 10.1109/TSP.2016.2585091.

A. A. Havis and L. Fitria, “Filtering Sinyal Menggunakan Band Pass Filter,” Jurnal SIFO Mikroskil, vol. 19, no. 2, pp. 37–48, 2018, doi: 10.55601/jsm.v19i2.594.

E. Zamiri, A. Sanchez, M. S. Martínez-García, and A. De Castro, “Analysis of the aliasing effect caused in hardware-in-the-loop when reading PWM inputs of power converters,” International Journal of Electrical Power & Energy Systems, vol. 136, p. 107678, Mar. 2022, doi: 10.1016/j.ijepes.2021.107678.

R. A. Madden and R. H. Jones, “A Quantitative Estimate of the Effect of Aliasing in Climatological Time Series,” J. Climate, vol. 14, no. 19, pp. 3987–3993, Oct. 2001, doi: 10.1175/1520-0442(2001)014<3987:AQEOTE>2.0.CO;2.




DOI: https://doi.org/10.17509/telnect.v5i1.89910

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 CC BY SA

TELNECT https://ejournal.upi.edu/index.php/TELNECT/index di lisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.