PROFIL LITERASI PESERTA DIDIK TERHADAP MITIGASI BENCANA GUNUNG BERAPI DI DAERAH SUKARATU TASIKMALAYA

Fuji Aulia Al-Maraghi, Chaerul Rochman, Herni Yuniarti Suhendi

Abstract


Tasikmalaya adalah salah satu daerah yang memiliki gunung berapi masih aktif di Indonesia yaitu gunung Galunggung. Selain menjanjikan potensi alam yang menguntungkan, Galunggung juga masih berpotensi mendatangkan bencana. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat akan datangnya bencana gunung berapi mutlak diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil literasi masyarakat (peserta didik) di sekitar gunung Galunggung dalam memahami mitigasi bencana gunung berapi. Subjek  penelitian adalah 29 peserta didik dari SMA IT Riyadlussholihin yang berjarak 9,1 km dari gunung Galunggung. Penjaringan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen literasi yang meliputi konten, proses, konteks dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata literasi peserta didik adalah 25 pada skala 0-100 (kategori rendah). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengembangan desain pembelajaran dan pengembangan bahan ajar SAINS di SMP dan pembelajaran Fisika, Kimia dan Biologi di SMA berbasis mitigasi bencana gunung berapi untuk sekolah di sekitar gunung Galunggung.

Kata Kunci: literasi; mitigasi bencana, gunung berapi.

 

Tasikmalaya is one of area which has a still active volcano in Indonesia, Mount Galunggung. Besides promising favorable natural potential, Galunggung also still potentially disastrous. Therefore, society awareness of impending volcanic eruptions absolutely necessary. The aim of the research is to describe the profile of literacy society (students) around Mount Galunggung in understanding the volcano disaster mitigation. The subject of the research are 29 students of SMA IT Riyadlussholihin within 9.1 km from Galunggung mount. The netting of data is done by distributing literacy instrument covering the content, process, context and attitude. The result shows that the average of students science literacy  was 25 on a scale of 0100 (lower category). Tthe result of the study can be used as a reference in the development of instructional design and development of teaching materials of SCIENCE in junior high school and learning Physics, Chemistry and Biology in senior high school based disaster mitigation volcano to schools around Mount Galunggung.

Keywords: literacy; disaster mitigation, volcano


References


Adiputra, Y., Suhendi, E., & Samsudin, A. (2013). Penerapan Model Guided Inquiry Dalam Pembelajaran Induksi Magnet Untuk Meningkatkan Kecakapan Akademik Dan Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Pengajaran MIPA, 18(2), 201-206.

I, M. I. S., Setiawan, A., & Rusnayati, H. (2013). PF-24 : Analisis Buku Ajar Fisika SMA Kelas X Di Kota Bandung Berdasarkan Komponen Literasi Sains, 94–102. Retrieved from http://snfunj.ac.id/files/8414/2345/2854/prosiding_fisika_2014_fix17.pdf

Mahmudi, K., Mustopa, E. J., & Hendrajaya, L. (2015). Fisika Gunung Api : Mengapa Gunung Raung Meraung ?, 2015 (SNIPS), 117–120.

National Science Education Standards. (1996). National Committee on Science Education Standards and Assessment, National Research Council. Washington, DC 20418: the National Academy Press. Retrieved from http://www.nap.edu/catalog/4962.html

OECD. (2012). PISA 2012 Assessment and Analytical Framework PISA 2012 Assessment and Analytical Framework;Mathematics, Reading, Science, Problem Solving and Financial Literacy. OECD Publishing. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1787/9789264190511-en

Rochman, C. (2015). Penerapan Pembelajaran Berbasis Scientific Approach Model 5M dan Analisis Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik pada Sekolah Mitra Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, 435–440.

Rt. Maharani Kusuma, Wahidin, R. Y. G. (2015). Penerapan Pembelajaran Terpadu Tipe Nested (Tersarang) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Pada Konsep Ekosistem Di Kelas X SMA Negeri 5 Kota Cirebon, 5. Retrieved from www.syekhnurjati.ac.id

Nugraha, A. B., Ramalis, T. R., & Purwanto, P. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Web Fisika SMP Berorientasi Literasi Sains Pada Materi Kalor. Wahana Pendidikan Fisika, 2(1).

Utari, S., Karim, S., Setiawan, A., Nugraha, M. G., Saepuzaman, D., & Prima, E. C. (2015). Designing Science Learning for Training Students’ Science Literacies at Junior High School Level. In Int. Conf. on Mathematics, Science, and Education (pp. 1-6).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD). (2011). Jurnal penanggulangan bencana, 2, 1–51.




DOI: https://doi.org/10.17509/wapfi.v2i2.8275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.