PROFIL KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM

Anti Haryanti, Irma Rahma Suwarma

Abstract


ABSTRAK

 

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang pesat menuntut manusia untuk tidak hanya memiliki kemampuan kognitif namun juga memiliki keterampilan lain yang dituntut di abad 21. Terdapat 4 keterampilan yang dituntut dimiliki oleh manusia di abad 21 ini, salah satu diantaranya adalah keterampilan berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil keterampilan komunikasi siswa SMP pada pembelajaran IPA berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 16 orang siswa kelas VIII yang mengikuti ekstrakurikuler STEM di salah satu SMP negeri di Kota Bandung. Keterampilan komunikasi siswa ini dibagi ke dalam komunikasi lisan dan komunikasi secara tertulis. Pengumpulan data dilakukan melalui proses presentasi dan pembuatan laporan yang dinilai berdasarkan rubrik yang telah ditentukan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada keterampilan komunikasi lisan terdapat 43,75% siswa berada pada kategori ‘Sesuai Standar’ dan 56,25% siswa berada pada kategori ‘Tidak Memenuhi Standar.’ Sementara itu, pada keterampilan komunikasi secara tertulis ditemukan bahwa: (1) Terdapat 56,25% siswa berada pada kategori Intermediate, (2) Terdapat 31,25% siswa berada pada kategori Emerging, (3) Terdapat 12,50% siswa berada pada kategori Basic, dan (4) Tidak tedapat siswa yang berada pada kategori Advance. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa mayoritas siswa masih berada pada kategori Intermediate untuk komunikasi tertulis dan ‘Tidak Memenuhi Standar’ untuk keterampilan komunikasi lisan. Hal tersebut menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi lisan siswa dalam pembelajaran IPA berbasis STEM masih perlu dioptimalkan.

 

Kata Kunci:  Pembelajaran STEM; Keterampilan Komunikasi; Komunikasi Lisan; Komunikasi Tertulis

 

ABSTRACT

 

Science and technology which are rapidly growing demanded human resources to have not only cognitive ability but also another skills that are required in the 21st century. There are 4 skills that is required by humans in the 21st century and one of them is communication skill. This study aims to analyze the profile of junior high school students communication skill with a STEM-based science learning. Sample of this study were 16 junior high school student who’s involved in STEM extracuricullar in Bandung. This student communication skills are divided into oral communication and written communication. The data were collected through the process of presentation and making reports assessed based on the rubric that has been determined. Results showed that on oral communication skills there are 43.75% of students are in the category of meeting the standards or  average and 56.25% of students are in the category of ‘doesn’t meet the standards’. Meanwhile, on written communication skills showed that: (1) 56.25% of students are in the category of intermediate, (2) 31.25 of students are in the category of emerging, (3) 12.50% of students are in the category of basic, and (4) There are no students in the category of advance. Based on the data, majority of students are in the category of intermediate in written communication skills and doesn’t meet the standards in oral communication skills. These results indicate that the oral communication skills with STEM-based science learning stills need to be optimalized.

 

Keywords: STEM-based Science Learning; Communication Skill; Oral Communication; Written Communication

References


Bybee, R. W. (2013). The Case for STEM Education - Challenges and Opportunities. Virginia: NSTA Press.

Andrew, De Rocco & Taylor. (2009). The Innovation Imperative in Manufacturing: How the United States Can Restore Its Edge. Amerika: The Boston Consulting Group.

Iriantara, Y., Syaripudin, U. (2013). Komunikasi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Permendiknas No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.

Taryono. (2016). Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek Dan Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Mata Pelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21 (4cs) Siswa SMP. Tesis, Program Studi Pendidikan IPA Konsentrasi Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia.

Fan, S.-C. C., & Ritz, J. M. (2014). International Views of STEM Education. Pupil's Attitudes Toward Technology Conference Proceedings, (pp. 7-14). Orlando.

Sugiyono. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Fraenkel, J.R danWeelen, N.E. 2008. How to Design and Evaluate research in Education. New York: McGraw-Hill.

University of Baltimore. Assesment Rubric




DOI: https://doi.org/10.17509/wapfi.v3i1.10940

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Wahana Pendidikan Fisika



The Journal Wahana Pendidikan Fisika http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

The Journal WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika).

All rights reserverd. pISSN 2338-1027 eISSN 2685-4414

Copyright © Faculty of Mathematics and Science Education (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)