PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL TAMBI-TAMBIAN PENELITIAN TINDAKAN PADA KELOMPOK A DI TK NASIONAL KPS BALIKPAPAN TAHUN 2018

Iis Verawati

Abstract


ABSTRACTThe aim of this research is to enhance the children’s gross motor skill through traditional games “Tambi-tambian”. Traditional games are very useful for the basic development of children and through it children recognize and preserving local culture. The research was conducted among 11 children of group A at TK Nasional KPS Balikpapan. The procedures for this action research using Kemmis and McTaggart’s model through four stages: planning, action and observation, reflection. The data were collected using interview, observation, and documentation. Data analysis is carried using both quantitative and qualitative analysis. The results of research show enhancement of gross motor skill through traditional games “Tambi-tambian”. Pre-intervensi, children’s gross motor skill is 53,41%, after the conducted action children’s gross motor skill increasing in the 1st cycle is 68,86% and 2ndcycle is 81,59%. Traditional games “Tambi-tambian” contributes to enhance children’s gross motor skill. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional “Tambi-tambian”. Permainan tradisional sangat bermanfaat bagi perkembangan dasar anak dan melaluinya anak-anak dapat mengenali dan melestarikan budaya lokal. Penelitian ini dilakukan pada 11 anak dari kelompok A di TK Nasional KPS Balikpapan. Prosedur untuk penelitian tindakan ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart melalui empat tahap: perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik kasar melalui permainan tradisional ”Tambi-tambian”. Pra tindakan, keterampilan motorik kasar anak adalah 53,41%, setelah dilakukan tindakan keterampilan motorik kasar anak meningkat pada siklus I adalah 68,86%, dan siklus II adalah 81,59%. Permainan tradisional “Tambi-tambian” berkontribusi untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak.

Keywords


keterampilan motorik kasar; permainan tradisional; anak usia 4-5 tahun

Full Text:

PDF

References


Achroni, Keen. Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Melalui Permainan Tradisional. Jogjakarta: Javalitera, 2012.

Akbari, H., Abdoli, B., Shafizadeh, M., Khalaji, H., Hajihosseini, S., Ziaee, V. (2009, Juni). The Effect of Traditional Games in Fundamental Motor Skill Development in 7-9 Years-Old Boys. Iran Journal of Pediatrics 19(2). 123-129. Retrieved from http://www.bioline.org.br/pdf?pe09019

Apriliawati, A. T. (2016). Penerapan Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, Kesehatan, Terhadap Kemampuan Motorik Siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan 4(2). 522-528. Retrieved from http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/download/19559/17877/ISSN: 2338-798X

Decaprio, Richard. Aplikasi Teori Pembelajaran Motorik Di Sekolah. Jogjakarta, DIVA Press, 2013.

Gallahue, David L dan John C. Ozmun. Understanding Motor Development Infant, Children, Adolescents, Adults Sixth Edition. America: Mc Graw Hill, 2006.

Hamzuri dan Tiarma Rita Siregar. Permainan Tradisional Indonesia. Jakarta: Direktorat Permuseuman dan Museum Negeri Provinsi seluruh Indonesia, 1998.

Hurlock, Elizabeth B. Perkembangan Anak Jilid I Edisi Keenam, terjemahan Meitasari Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih. Jakarta: Erlangga. 1978.

Khasanah, I., Prasetyo, A., dan Rakhmawati, E. (2011). Permainan Tradisional Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian PAUDIA, 1(1), 91-105. doi: http://dx.doi.org/10.26877/paudia.v1i1.261

Liu, T., Hamilton, M., dan Smith, S. (2015, April). Motor Proficiency of The Head Start and Typically Developing Children on MABC-2. Journal of Child & Adolescent Behavior, 3(2), 1-4. doi: 10.4172/2375-4494.1000198

Madya, Suwarsih. Teori dan Praktik Penelitian Tindakan (Action Research). Bandung: Alfabeta, 2006.

Papalia, Diane E, Sally Wendkos Old, dan Ruth Duskin Feldman. Human Development Edisi Kesembilan, terjemahan A. K. Anwar. Jakarta: Prenadanedia Group, 2008.

Sudaryono. Classroom Action Research Teori dan Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Lentera Ilmu Cendekia, 2014.

Sujiono, Yuliani Nurani. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks, 2012.

Suyadi dan Maulidya Ulfah. Konsep Dasar Paud. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015.

Tedjasaputra, Mayke S. Bermain,Mainan dan Permainan. Jakarta: Grasindo, 2005.

Zawi, K., Lian, D. K. C., Abdullah, R. T. (2014). Gross Motor Development of Malayasian Hearing Impaired Male Pre and Early School Children. International Education Studies 7(13). http://dx.doi.org10.5539/ies.v7n13p242




DOI: https://doi.org/10.17509/jpa.v2i1.24389

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

©All rights reserved 2017. Jurnal PAUD AGAPEDIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, ISSN: 2580-9679 (online); 2581-2823 (print).


Program Studi PGPAUD 
UPI Kampus Tasikmalaya
Jalan Dadaha No. 18 Kota Tasikmalaya
Telp : (0265) 331860
Hanphone : 085223275336
email: jurnalagapedia@gmail.com